Warga Tangsel Sudah Banyak yang Kenal Benyamin Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie yang juga calon petahana di Pilkada Tangsel. (ANTARA)

Merahputih.com - Pengamat politik Wempy Hadir menilai senyapnya kampanye Benyamin dan Siti Nur Azizah dibandingkan dengan kontestan lainnya dalam Pemilihan walikota Tangerang Selatan 2020 karena mereka lebih memanfaatkan ruang media sosial.

"Bisa saja dia melakukan virtual meeting. Walaupun memang kesan bertemu secara langsung jauh lebih touchable dibanding melalui virtual meet," kata Wempy kepada Merahputih.com di Jakarta, Kamis (1/10).

Baca Juga:

Tarung Bebas Sarah Vs Nur Azizah di Pilwakot Tangerang Selatan

Selain itu, sebagai Incumbent, Benyamin sudah banyak dikenal oleh warga. "Jadi mungkin saja dia memanfaatkan teknologi untuk bisa menyapa dengan masyarakat," ungkap Wempy.

Sementara, sebagai pendatang baru dalam pilwali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati mesti lebih banyak melakukan blusukan kepada warga agar bisa menaikan tingkat popularitasnya.

"Harapannya dengan naiknya tingkat popularitas, bisa mempengaruhi juga kenaikan terhadap tingkat kesukaan (liketability) dan tingkat keterpilihan (elektabilitas)," sebut Wempy.

Siti Nur Azizah bersama Ruhamaben mendapat nomor urut 2 dalam Pilwalkot Tangsel. (Foto: MP/Instagram @sitinurazizah_maruf)
Siti Nur Azizah bersama Ruhamaben mendapat nomor urut 2 dalam Pilwalkot Tangsel. (Foto: MP/Instagram @sitinurazizah_maruf)

Ia melihat, dalam melakukan kampanye, tentu setiap calon mempunyai strateginya masing-masing. Ada yang memaksimalkan serangn udara.

Namun ada juga yang memaksimalkan serangkan darat melalui door to door campaign. "Tujuannya satu yakni meraih dukungan yang sebanyak-banyaknya dari warga," terang Wempy

Apalagi dengan pandemi COVID-19 seperti ini, pilihan metode serangan udara dengan memanfaatkan media sosial menjadi salah satu pilihan yang efektif dan efisien.

Baca Juga:

Bertarung di Pilkada Tangsel, Berapa Harta Kekayaan Anak Wapres Ma'ruf Amin?

Dalam berbagai survei persepsi publik yang dilakukan, lanjut Wempy, publik lebih menginginkan pertemuan tatap muka dengan pasangan calon kepala daerah.

"Hal ini mungkin karena bertemu calon kepala daerah adalah sebuah kebanggaan dan bisa menyampaikan secara langsung aspirasi warga," imbuh Direktur Indo Polling Network ini.

Wempy memprediksi, apa yang dilakukan oleh Saraswati bisa mendongkrak elektabilitas pasangan calon tersebut dalam pilwali Kota Tangerang Selatan. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH