Warga Taman Cikande Tangerang Dikepung Banjir 2 Meter, Butuh Logistik & Obat-obatan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Warga Taman Cikande Tangerang Dikepung Banjir 2 Meter, Butuh Logistik & Obat-obatan

Perumahan Taman Cikande terendam banjir dengan ketinggian 2 meter akibat luapan Sungai Cidurian sejak Minggu (11/1). (ANTARA/Azmi Samsul M)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perumahan Taman Cikande, Desa Cikande, Kabupaten Tangerang, Banten, terendam banjir dengan ketinggian hingga dua meter akibat luapan Sungai Cidurian pada Rabu (14/1).

Banjir yang melanda sejak Minggu (11/1) telah berdampak pada ratusan hunian dengan jumlah lebih dari 222 Kepala Keluarga (KK).

“Yang terdampak banjir ini mencakup RT 04 sebanyak 17 KK, RT 05 sebanyak 62 KK. Namun untuk total keseluruhan yang terdampak sekarang ini 222 KK,” Ketua RW 03, Fiktor Silaen, saat ditemui media, Rabu (14/1).

Baca juga:

6 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Dilanda Banjir, Ada 18 Titik

Berdasarkan pantauan di lokasi, warga RW/RT 03/05 mulai menyelamatkan barang berharga ke tempat yang lebih aman. Untuk menuju rumah mereka, warga harus menggunakan perahu rakit sederhana dari susunan galon air dan tong plastik.

“Ketinggian air sampai dua meter, untuk update sekarang kondisi banjir ini khusus yang di Perumahan Taman Cikande terus meluas,” ungkapnya.

Baca juga:

Sungai Cidurian Tangerang Meluap, Banjir Rendam Pemukiman Sampai 2 Meter

Warga Butuh Bantuan Logistik

Fiktor menegaskan ratusan korban banjir membutuhkan bantuan logistik, terutama makanan pokok dan obat-obatan. "Kebutuhan makanan, seperti mi instan, telur, dan lainnya. Paling utama dulu itu obat-obatan,” imbuhnya, dikutip Antara.

Untuk sementara, Fiktor mengungkapkan warga secara swadaya telah membangun tenda dan dapur darurat bagi para pengungsi. Namun, diakuinya, hingga kini belum ada bantuan dari pemerintah.

Baca juga:

Warga Pesisir Diminta Waspada Banjir Rob hingga 20 Januari 2026

“Hingga saat ini belum ada sama sekali bantuan pemerintah. Kami berharap agar segera mengirim kebutuhan para korban banjir seperti bahan pokok,” tandas Pak RW. (*)

#Banjir # Kabupaten Tangerang #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
BMKG ungkap penyebab cuaca panas ekstrem dan gerah di Jakarta dan Pulau Jawa yang tembus 37 derajat Celsius. Simak 4 faktor utama & tipsnya di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
BMKG mengingatkan potensi cuaca signifikan 8 Oktober, mulai awan Cb, hujan petir, gelombang 2,5-4 meter hingga banjir rob.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
Indonesia
Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Capai 30 Ribu Kasus
Angka itu merupakan temuan sepanjang periode Januari hingga September 2026.


Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Capai 30 Ribu Kasus
Indonesia
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Cek prakiraan cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026. BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem, hujan lebat, dan dampak kemarau. Siapkan dirimu sekarang!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Bagikan