Warga Solo Deklarasi Tolak Demo Anarkis Masyarakat Solo deklarasi menolak anarkisme, kekerasan dan kerusuhan di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (18/10). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Ratusan elemen masyarakat Solo menggelar deklarasi menolak anarkisme, kekerasan dan kerusuhan di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (18/10).

Deklarasi digelar terkait maraknya aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law yang berakhir anarkis di sejumlah daerah.

Deklarasi tersebut dihadiri Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo unsur Forkopimda dan perwakilan elemen dan komponen kemasyarakatan di Kota Solo.

Baca Juga:

Jokowi Perintahkan Cegah Lonjakan COVID-19 Saat Libur Panjang Oktober

Kapolresta Surakara Kombes Ade Safri Simanjuntak, mengatakan melalui aksi ini mempertegas tindakan anarkis tidak ada tempat di Solo. Warga Solo menginginkan adanya kedamaian dan menolak segala bentuk anarkisme dan kekerasan serta kerusuhan dalam penyampaian pendapat di muka umum.

"Kami melalui deklarasi ini ingin menyamakan visi serta persepsi, agar penyampaian pendapat di muka umum dapat dilakukan dengan azas berimbang antara hak dan kewajiban serta bertanggung jawab dan mengutamakan musyawarah untuk mufakat," ujar Ade.

Ia menegaskan, pihaknya bersama masyarakat Solo tidak ingin kejadian aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh terjadi di Solo. Deklarasi ini sekaligus sebagai upaya antiasipasi adanya pihak yang berupaya menyusupi demo di Solo agar berakhir rusuh.

Ratusan elemen masyarakat Solo deklarasi menolak anarkisme, kekerasan dan kerusuhan di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (18/10). (MP/Ismail)
Masyarakat Solo deklarasi menolak anarkisme, kekerasan dan kerusuhan di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (18/10). (MP/Ismail)

"Penyampaian aspirasi masyarakat itu ada aturannya, selain hak, juga ada kewajiban yang harus dilakukan. Kami melarang menyampaikan aspirasi dengan cara-cara anarkisme, karena anarkisme sudah masuk di ranah pidana," kata dia.

Mantan Kapolres Karanganyar ini berharap, setiap unjuk rasa ada partisipasi aktif dari semua pihak untuk bisa menjamin berjalan aman. Di tengah pandemi ini, semua pihak bisa mengantisipasi pelaksanaan kegiatan yang berpotensi mengakibatkan kerumunan massa, karena rentan terhadap penyebaan virus COVID-19 secara masif.

"Kami ajak masyarakat agar dalam penyampaian pendapat di muka umum ditangah pandemi ini diutamakan dengan cara audiensi maupun daring," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Mendagri Wanti-wanti Libur Panjang Jangan Sampai Terjadi Lonjakan Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI Prihatin Indonesia Urutan Ke-26 Kasus COVID-19 Dunia
Indonesia
Wagub DKI Prihatin Indonesia Urutan Ke-26 Kasus COVID-19 Dunia

hmad Riza Patria menyampaikan bahwa Indonesia menempati urutan ke-26 kasus virus corona di dunia.

Bantah Ada Pencekalan, Menkopolhukam Minta Rizieq Melapor ke Pemerintah
Indonesia
Bantah Ada Pencekalan, Menkopolhukam Minta Rizieq Melapor ke Pemerintah

Berita Harian Rizieq Shihab, Terbaru Hari Ini, Berita Terbaru Rizieq Shihab, Rizieq Syihab, Berita Harian Rizieq shihab Terbaru dan Terlengkap Berita Terkait Muhammad Rizieq Shihab Begini Cara Rizieq Shihab Bertahan Hidup di Mekkah Muhammad Rizieq Husein Syihab Drama Pencekalan Rizieq Shihab Jika Rizieq Shihab Ingin Pulang Kumpulan berita habib rizieq shihab

Kabareskrim Baru Listyo Sigit Ditantang Selesaikan Kasus Novel Baswedan
Indonesia
Kabareskrim Baru Listyo Sigit Ditantang Selesaikan Kasus Novel Baswedan

Listyo merupakan sosok yang masih muda yang memiliki kemampuan dengan pengalamannya selama lebih dari 10 tahun di dunia reserse.

Masjid Istiqlal tak Gelar Salat Idul Adha karena Berpotensi Jadi Klaster COVID
Indonesia
Masjid Istiqlal tak Gelar Salat Idul Adha karena Berpotensi Jadi Klaster COVID

“Mencermati perkembangan pandemi COVID-19 di Indonesia, khususnya DKI Jakarta, Istiqlal tidak akan menggelar Salat Idul Adha 10 Zulhijjah 1441H," tegas Fachrul

Cakada Bawa Massa Saat Daftar ke KPU, Begini Respon Bawaslu
Indonesia
Cakada Bawa Massa Saat Daftar ke KPU, Begini Respon Bawaslu

Dugaan pelanggaran ini terkait dengan jumlah massa yang datang ke kantor KPU setempat saat hendak mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada Serentak 2020.

 Gerindra Dorong Anies Agar Berani Tutup Diskotek yang Edarkan Narkoba
Indonesia
Gerindra Dorong Anies Agar Berani Tutup Diskotek yang Edarkan Narkoba

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini juga mendesak Pemprov DKI untuk menghentikan operasional diskotek di Jakarta bila manajemennya terlibat mendistribusikan barang haram itu.

Saat Megawati Sebut Jakarta Amburadul
Indonesia
Saat Megawati Sebut Jakarta Amburadul

"Sekarang Jakarta ini jadi amburadul. Karena apa? Seharusnya jadi city of intellect bisa dilakukan. Tata kota, masterplan nya, siapa yang buat? Tentu akademisi, insinyur, dan sebagainya," ujarnya.

Pasien yang Dirawat di RS Wisma Atlet Nyaris 1.000 Orang
Indonesia
RSUD Depok Disiapkan Jadi Tempat Perawatan Sementara Warga Terindikasi Corona
Indonesia
RSUD Depok Disiapkan Jadi Tempat Perawatan Sementara Warga Terindikasi Corona

Jika pasien dinyatakan negatif maka akan diobservasi selama 14 hari

KPK Perpanjang Penahanan Sejumlah Tersangka Korupsi PT DI
Indonesia
KPK Perpanjang Penahanan Sejumlah Tersangka Korupsi PT DI

KPK memperpanjang penahanan tiga tersangka kasus dugaan korupsi penjualan dan pemasaran PT Dirgantara Indonesia (DI).