Warga Ragukan Kualitas Vaksin Sinovac, Wagub DKI: Pemerintah Siap Bertanggung Jawab Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta warga ibu kota tidak khawatir untuk disuntik vaksin Sinovac pada pertengahan Januari 2021 mendatang.

Riza memaklumi bila ada masyarakat yang masih ragu untuk divaksin. Tapi, kata Riza, vaksinasi itu penting untuk kekebalan daya tahan tubuh manusia dalam melawan virus COVID-19.

Baca Juga

Awal Vaksinasi COVID-19, Jabar Dapat Jatah 97.080 Dosis

Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, jika ada efek yang ditimbulkan vaksin Sinovac itu pemerintah siap bertanggungjawab.

"Kalau terkait keraguan vaksin, tak usah khawatir, kami pemerintah pusat dan pemda bertanggungjawab," jelas Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (6/1).

Lanjut dia, Presiden Jokowi pun menjadi orang yang pertama siap disuntik vaksin Sinovac dari Tiongkok. Dengan begitu, Riza meminta masyarakat untuk mengikuti jejak pemimpin Indonesia itu.

"Bahkan pak Jokowi menjadi orang yang pertama yang ingin disuntik. Jadi warga negara gak perlu khawatir atau takut terkait vaksin," terangnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Pemprov DKI juga telah membuat aturan bagi warga menolak divaksin dengan dikenakan denda sebesar Rp5 juta. Hal ini tertuang dalam Perda Penanggulangan COVID-19.

Pada pasal 30 perda tersebut dinyatakan: Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi COVID-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah).

"Kami bertanggungjawab sepenuhnya atas nama negara terhadap kesehatan dan keselamatan warga," ungkapnya.

Jadi, kata Riza, Pemerintah DKI mendorong warga Jakarta untuk secara sukarela mau disuntik vaksin COVID-19. Apalagi negara sudah menggratiskan biaya vaksinasi.

"Jadi kami minta seluruh warga Jakarta bisa patuh dan taat. Memang ada beberapa yang menyampaikan menolak karena ini HAM, soal sukarela, kami memahami sebagai warga ada yang masih ragu," tutupnya. (Asp)

Baca Juga

Selain Vaksin, Jabar Distribusikan Logistik Pendukung Vaksinasi COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Tidak Dibenarkan Agama
Indonesia
Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Tidak Dibenarkan Agama

Menag mengajak semua pihak untuk mengutamakan jalan damai dalam menghadapi persoalan seperti dengan dialog, diskusi, silaturahmi dan lain sebagainya.

[Hoaks atau Fakta]: Petugas Yang Kawal Sidang Rizieq Terbaring Sakit
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Petugas Yang Kawal Sidang Rizieq Terbaring Sakit

Selain itu, klaim bahwa petugas yang mengawal Rizieq di persidangan menyeret dan menganiaya Rizieq tidak terbukti.

Berikut Empat Kawasan di Jakarta Terapkan Crowd Free Night
Indonesia
Berikut Empat Kawasan di Jakarta Terapkan Crowd Free Night

Polda Metro Jaya kembali menerapkan aturan crowd free night (CFN) di wilayah DKI Jakarta.

Polresta Surakarta Gencarkan Patroli K9 di Gereja
Indonesia
Polresta Surakarta Gencarkan Patroli K9 di Gereja

Polresta Surakarta, Jawa Tengah melakukan patroli K-9 di Gereja Maria Regina Purbowardayan, Kelurahan Tegalharjo, Kecamatan Jebres, Solo, Rabu (31/3).

Wagub DKI Imbau Reuni 212 Tak Digelar saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Wagub DKI Imbau Reuni 212 Tak Digelar saat Pandemi COVID-19

Pemprov DKI Jakarta meminta pihak Persaudaraan Alumni 212 untuk menimbang kembali acara reuni akbar yang rencananya digelar awal Desember bulan depan.

Vaksin COVID-19 Belum Dapat Disuntikkan ke Anak SD dan TK
Indonesia
Vaksin COVID-19 Belum Dapat Disuntikkan ke Anak SD dan TK

Anak-anak umumnya yang terkena COVID-19 sangat kecil. Andai terpapar corona biasanya anak-anak hanya orang tanpa gejala (OTG) dan tidak masuk RS.

6 Orang Tertipu ASN Makelar CPNS Kalteng, 1 Korban Disuruh Bayar Rp 68 Juta
Indonesia
6 Orang Tertipu ASN Makelar CPNS Kalteng, 1 Korban Disuruh Bayar Rp 68 Juta

Tersangka YA, perempuan 45 tahun, tercatat sebagai ASN aktif di Pemprov Kalteng.

[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Petugas Kebersihan Pertamina Rp 13,6 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Petugas Kebersihan Pertamina Rp 13,6 Juta

Pekerjaan pendukung di Pertamina, seperti petugas kebersihan, dikelola oleh pihak ketiga, bukan oleh pihak Pertamina langsung.

Vaksinasi Usia 18+ di Solo, Dinkes Tunggu SE Gibran
Indonesia
Vaksinasi Usia 18+ di Solo, Dinkes Tunggu SE Gibran

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah terus memperluas sasaran vaksinasi corona. Kali ini yang menjadi sasaran adalah remaja hingga anak muda mulai usia 18 tahun ke atas.

DPD Minta Pemerintah Waspadai Ekses Kesenjangan Sosial-Ekonomi RI
Indonesia
DPD Minta Pemerintah Waspadai Ekses Kesenjangan Sosial-Ekonomi RI

impinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin, meminta pemerintah untuk mewaspadai dampak buruk kesenjangan sosial-ekonomi RI yang kian melebar di tengah pandemik COVID-19.