Warga Lebak Tewas Terjatuh ke Sungai Saat Menyeberang  Jembatan gantung Gelagar Besi yang dibangun PT Chandra Asri di Desa Sukajaya, Lebak, Banten, Senin (30/1). (Foto Antara/Mohammad Iqbal)

Jembatan gantung di Kabupaten Lebak, Banten yang kondisinya rusak parah "dimakan" usia menelan korban. Warga Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten, Kokom (31), tewas setelah terjatuh.

Menurut Camat Sobang, Kabupaten Lebak Yadi jembatan gantung tersebut memang kondisinya sudah rusak parah. Jembatan di Kampung Lebak Dalem Desa Cikawah Kecamatan Sobang itu sudah tidak layak dilintasi warga setempat.

"Kondisi jembatan gantung itu rusak parah bagian papan penyangga patah dan banyak berlubang-lubang," katanya di Lebak, Minggu (19/2).

Peristiwa kecelakaan itu terjadi, Sabtu (18/2) pagi berawal korban bersama suaminya bernama Edi (37) hendak ke kebun yang lokasinya di Desa Jagaraksa, Kecamatan Muncang. Korban bersama suami mengendarai sepeda motor dan melintasi jembatan gantung yang menghubungkan antarkecamatan Sobang dan Kecamatan Muncang.

Namun, saat melintasi jembatan gantung tersebut tiba-tiba papan penyangga patah sehingga korban dan kendaraannya terjatuh ke sungai.

Saat itu, permukaan sungai naik dan debit air cukup kencang. "Masyarakat setempat sempat memberikan pertolongan, namun Kokom dalam kondisi meninggal setelah kepal dan wajah terbentur bebatuan, sedangkan suaminya luka patah tulang," katanya.

Seorang anggota DPRD Lebak Dian Wahyudi mengaku prihatin kerusakan jembatan gantung yang berlokasi di Kecamatan Sobang memakan korban jiwa.

Semestinya, jembatan gantung itu diperbaiki agar tidak menimbulkan kecelakaan kepada masyarakat yang melintasinya.

"Kami berharap pemerintah daerah segera membangun jembatan gantung itu," katanya.

Sumber: ANTARA



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH