Warga KTP Non DKI Ingin Vaksin? Begini Caranya Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Sinovac kepada warga saat mobil vaksin keliling singgah di Kantor Kelurahan Cipedak, Jakarta, Selasa (13/7). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berupaya segera menyelesaikan pandemi COVID-19 dengan menggalakan vaksin corona. DKI juga kini menyasar program vaksinasi bagi warga non KTP Jakarta.

Vaksinasi sasaran luar warga Jakarta ini merupakan kolaborasi antar Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama dengan Jakarta Experience Broad.

Baca Juga

Anies Targetkan Sehari Seribu Orang Per Kelurahan Divaksin COVID-19

"Santai, jangan sedih, jangan bimbang dan jangan bingung! Kamu bisa tetap ikut vaksin di Sentra Vaksinasi Jakpro bersama JXB kok," tulis Jakarta Experience Broad melalui akun Facebooknya @jxboard, Kamis (22/7).

Pendaftaran pun dimudahkan bagi warga luar Jakarta, mereka hanya mendaftar melalui aplikasi resmi vaksinasi Pemprov DKI yaitu JAKI.

Bagi yang mendaftar via JAKI nantinya hanya menunjukkan hasil pre-screening yang sudah dicetak sebagai bukti pendaftaran.

"Gimana tuh min caranya? Caranya gampang! Kamu cukup daftar via JAKI minimal H-1 sebelum tanggal pelaksanaan vaksin," tuturnya.

Masyarakat pun diminta untuk secepatnya mendaftar vaksin untuk menerima suntikan vaksin. Hal ini bertujuan agar wabah corona cepat selesai dan Indonesia bisa kembali hidup normal seperti sedia kala.

"Tunggu apalagi? Buruan daftar sekarang biar besok kamu bisa vaksin!," pintanya. (Asp)

Baca Juga

Anies Sebut Hanya Sedikit Orang Sudah Divaksin Terpapar COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penanganan COVID-19 Masuk Dalam Agenda Forum Kebencanaan Dunia 2022
Indonesia
Penanganan COVID-19 Masuk Dalam Agenda Forum Kebencanaan Dunia 2022

Dalam forum ini akan dibahas mengenai bencana alam dan nonalam

Ketua KPK Sebut Penjualan Vaksin Berbayar Melalui Kimia Farma Berisiko Tinggi
Indonesia
Ketua KPK Sebut Penjualan Vaksin Berbayar Melalui Kimia Farma Berisiko Tinggi

"KPK tidak mendukung pola vaksin GR (Gotong Royong) melalui Kimia Farma karena efektifitasnya rendah sementara tata kelolanya berisiko," kata Firli dalam keterangannya, Rabu (14/7).

Polda dan Polres Harus Seragam Saat Terima Perkara UU ITE
Indonesia
Polda dan Polres Harus Seragam Saat Terima Perkara UU ITE

Kapolri sudah memerintahkan pembentukan virtual police, yang nantinya, menegur orang yang diduga pelanggar UU ITE dan menjelaskan potensi pelanggaran pasal di UU ITE sebelum memproses terduga pelanggar.

Mendagri Sebut Percuma Jika Sudah Divaksin Namun Tak Patuh Protokol Kesehatan
Indonesia
Mendagri Sebut Percuma Jika Sudah Divaksin Namun Tak Patuh Protokol Kesehatan

Setelah itu, vaksinasi dilanjutkan di daerah pada hari berikutnya secara serentak

Dinkes DKI Minta Mendikbud Masukkan Gerakan Cuci Tangan ke Ekstrakurikuler
Indonesia
Dinkes DKI Minta Mendikbud Masukkan Gerakan Cuci Tangan ke Ekstrakurikuler

Bebiasaan rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir saat ini wajib dilakukan guna menurunkan risiko penularan COVID-19 dan penyakit lainnya.

Legislator PDIP Ihsan Yunus Irit Bicara Usai Diperiksa KPK
Indonesia
Legislator PDIP Ihsan Yunus Irit Bicara Usai Diperiksa KPK

Ihsan Yunus irit bicara usai diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kasus Penabrak dengan Todong Senjata di Duren Sawit Berakhir Damai
Indonesia
Kasus Penabrak dengan Todong Senjata di Duren Sawit Berakhir Damai

Untuk kasus kepemilikan senjata api oleh MFA tidak dihentikan. Polisi sendiri telah menetapkan MFA sebagai tersangka terkait ini.

Okupansi Tempat Tidur Pasien Corona di DKI Capai 83 Persen
Indonesia
Okupansi Tempat Tidur Pasien Corona di DKI Capai 83 Persen

"Jumlah tempat tidur isolasi sebanyak 4.508 di 67 RS rujukan, hingga 20 September, persentase keterpakaiannya sebesar 83 persen," ujar Dwi

MK Diyakini Tolak Permohonan Sengketa Pilkada Surabaya di Putusan Sela
Indonesia
MK Diyakini Tolak Permohonan Sengketa Pilkada Surabaya di Putusan Sela

Ambang batas selisih suara yang bisa diajukan gugatan maksimal 0,5 persen. Sedangkan, Eri-Armuji menang dengan selisih 13,8 persen.

COVID-19 Meningkat, Aceh Minta RS Lapangan
Indonesia
COVID-19 Meningkat, Aceh Minta RS Lapangan

Paling tidak, Aceh membutuhkan rumah sakit lapangan, dengan memiliki 200 lebih tempat tidur.