Warga Klaten Tewas Usai Minum Racun Ikan, Pelaku Diduga Salah Targetkan Korban Warga melayat di rumah korban pembunuhan karena diracun di Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (2/11). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Kasus dugaan pembunuhan terjadi di Klaten, Jawa Tengah.

Korban pembunuhan adalah Hani Dwi Susanti (30), warga Dusun Panggang Welut, Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Ia tewas setelah minum air racun apotas atau racun ikan, Senin (1/11).

Suami korban Sigit Nugroho (39) mengaku kaget mendapati istrinya lemas membujur kaku di rumah usai minum air putih di dalam kulkas. Ia pun melapor ke polisi terdekat.

Baca Juga:

Enam Atlet Klaten Wakili Kontingen Jateng di PON Papua, Cabor Panahan Mendominasi

"Saya menemukan minuman berbau aneh. Diduga air itu berisikan racun," kata Sigit, Selasa (2/11).

Polres Klaten, kata dia, juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara pada Senin malam. Ia mengaku juga sempat meminum air tersebut, tetapi hanya mual-mual saja.

"Itu minuman di taruh di dalam kulkas. Airnya sangat pahit. Saya minta tolong warga, tetapi istri saya sudah membujur kaku tidak bergerak," kata dia.

Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo membenarkan adanya peristiwa kasus dugaan pembunuhan di Juwiring, Klaten.

Ia mengaku baru dapat laporan pengamanan terduga pelaku.

"Alhamdulilah kita langsung amankan terduga pelaku," kata Eko, Selasa (2/11).

Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo, Selasa (2/11). (MP/Ismail)
Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo. (MP/Ismail)

Terduga pelaku berinisial S diamankan Polres Klaten adalah kakak ipar korban sendiri.

Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus ini. Di mana dalam kasus ini terduga pelaku salah dalam menargetkan korban.

Eko mengatakan, saat saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk penetapan tersangka belum dilakukan karena masih dilakukan penyidikan

"Baru kita amankan terduga pelaku, sekarang dalam proses penyidikan," kata dia

Ia menegaskan, motif pelaku adalah balas dendam. Diduga pelaku ini menggunakan apotas atau racun ikan untuk membunuh korban.

"Motif pembunuhan karena balas dendam. Sekarang terduga pelaku kita amankan ke Mapolres Klaten untuk kita periksa," katanya

Baca Juga:

Polres Klaten Selidiki Raibnya Saldo Rekening ASN di Bank Jateng

Dikatakannya dalam penyidikan kasus ini terduga pelaku Sarbini salah menargetkan korban. Terduga pelaku sebenarnya menargetkan suami korban, Sigit Nugroho (39).

"Seharusnya yang dibunuh terduga pelaku adalah Sigit, tetapi malah kena Hani," kata dia.

Ia menambahkan, olah tempat kejadian perkara (TKP) sudah dilakukan Satreskrim Polres Klaten pada Senin (1/11) malam. Barang bukti diamankan berupa sisa minuman berisikan racun.

"Sebanyak empat orang saksi kita periksa, salah satunya penjual racun apotas. Terduga pelaku ditangkap di Wonogiri," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga:

Wahid Foundation Libatkan Pokja Desa dalam Mitigasi COVID-19 Kepada Masyarakat Klaten

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mendag Lutfi Pastikan Stok Minyak Goreng Berlimpah, Distribusi DMO Capai 573.890 Ton
Indonesia
Mendag Lutfi Pastikan Stok Minyak Goreng Berlimpah, Distribusi DMO Capai 573.890 Ton

Pendistribusian minyak goreng dalam waktu 23 hari terakhir ini sudah melebihi kebutuhan.

Cara Pemprov DKI Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi
Indonesia
Akhir Tahun, Indonesia Dapat Pasokan Obat Antivirus dari AS
Indonesia
Akhir Tahun, Indonesia Dapat Pasokan Obat Antivirus dari AS

Molnupiravir diklaim perusahaan farmasi Merck, mampu mengurangi risiko kematian dan rawat inap warga yang terinfeksi virus corona hingga 50 persen.

Desa Harus Bangkit dengan Stimulus Dana Desa
Indonesia
Desa Harus Bangkit dengan Stimulus Dana Desa

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Nyalla Mattalitti, menegaskan bahwa desa harus bisa bangkit dengan adanya stimulus dana desa.

Satgas Minta Warga yang Penuhi Syarat Datangi Sentra Vaksinasi Booster
Indonesia
Satgas Minta Warga yang Penuhi Syarat Datangi Sentra Vaksinasi Booster

Presiden sudah mengumumkan bahwa vaksin booster akan diberikan secara gratis

Anggota Brimob Keserempet Peluru, Kontak Tembak KKB-Satgas Nemangkawi Tak Terelakkan
Indonesia
Anggota Brimob Keserempet Peluru, Kontak Tembak KKB-Satgas Nemangkawi Tak Terelakkan

Bharatu Bachtiar dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura

Mabes Polri Minta Tommy Sumardi yang Mengaku Diancam Irjen Napoleon untuk Bikin Laporan
Indonesia
Mabes Polri Minta Tommy Sumardi yang Mengaku Diancam Irjen Napoleon untuk Bikin Laporan

Mabes Polri meminta kepada terdakwa Tommy Sumardi dan semua pihak yang merasa haknya dilanggar agar membuat laporan polisi.

Menkes Pastikan Pemerintah Mati-matian Pertahankan Landainya Kasus COVID-19
Indonesia
Menkes Pastikan Pemerintah Mati-matian Pertahankan Landainya Kasus COVID-19

Menjelang akhir tahun 2021, kasus harian dan kasus kematian pasien akibat terpapar COVID-19 masih bertambah.

Gubernur Khofifah Tidak Aspiratif, Ribuan Buruh Ancam Nginap di Gedung Grahadi
Indonesia
Gubernur Khofifah Tidak Aspiratif, Ribuan Buruh Ancam Nginap di Gedung Grahadi

"Persoalannya, sampai sekarang gubernur tidak mau menemui buruh. Hari ini kita akan bertahan sampai malam, jika perlu menginap jika tetap tidak ditemui," kata Ahmad Fauzi.

Jabar - Jateng Jajaki Kerja Sama Pengembangan UMKM
Indonesia
Jabar - Jateng Jajaki Kerja Sama Pengembangan UMKM

"Kami ingin berbagi pengalaman dengan Jawa Tengah khususnya di sektor industri kreatif. Termasuk rencana menambah investasi di bidang kuliner, di Kota Lama Semarang saat ini sudah ada ikan bakar Cianjur," ujar RK.