Warga Kasihan Lihat Pije, Si Pembakar Mobil Via Vallen Via Vallen (Foto: Instagram)

Merahputih.com - Adik Pije, pembakar mobil Alphard Via Vallen, terungkap bahwa saat ini berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) COVID-19.

Sari (38), warga Desa Kalitengah-Tanggulangin, Sidoarjo saat dikonfirmasi merahputih.com mengatakan adik pelaku merupakan PDP yang saat ini sedang diisolasi oleh pihak RSUD Sidoarjo. Warga menjadi iba kepada Pije.

Baca Juga

Hasto: Teguran Presiden Jokowi Wajar, Sense of Crisis Wajib Dimiliki Para Menteri

"Yah sebenarnya kasihan juga melihat Pije yang memang kondisi kejiwaannya kadang nggak stabil. Apalagi adiknya sedang berstatus PDP, yah mungkin ada beban mental sehingga Pije berlaku aneh sampai bakar mobilnya Mbak Via," ungkap Sari, Selasa (30/6).

Sementara, Polda Jatim segera memanggil Via Vallen untuk diperiksa serta dimintai keterangan sebagai saksi korban terkait mobil Alphard miliknya yang terbakar.

"Untuk saksi korban tentunya akan kami lakukan pemeriksaan, mengingat Via Vallen adalah korban dan ada saksi, semua akan kami ambil keterangan. Dalam hal ini kami akan memanggil saksi korban," katanya.

Mobil Via Vallen dibakar (Ist)

Dalam video yang diunggah, kobaran api membakar bagian atas mobil putih milik Via Vallen.

Dalam video beredar, terdengar Via Vallen panik karena api tiba-tiba saja sudag membesar. Terlebih, pemadam kebakaran yang sudah dihubungi, tak kunjung datang.

"Tolong pemadam kebakaran di daerah Sidoarjo tolong cepet ke Tanggulangin. Tadi sudah ditelepon tapi nggak ke sini-sini. Itu ada kebakaran di samping rumah. Kalau nggak segera dipadamin takutnya kena ke sebelah-sebelah rumah," teriak suara dalam video.

Baca Juga

Ancam Reshuffle Kabinet, Jokowi Cuma Gertak Sambal

"Ini pemadam kebakaran tolong cepat ke sini po'o. Aku takut nyebar ke rumah dan ke tetangga sebelah juga. Ini katae tadi ada yang bakar. Awas kamu yang bakar tak laporin ke polisi," kata dia. (Andika/Surabaya)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
ESDM Targetkan Sampai Akhir 2021 Terbangun 763.968 Jaringan Gas Rumah
Indonesia
ESDM Targetkan Sampai Akhir 2021 Terbangun 763.968 Jaringan Gas Rumah

Pembangunan jargas tahun 2021 ini diperkirakan menyerap kurang lebih 12.000 pekerja. Sebagian besar jargas yang akan dibangun ini berlokasi di Jawa Timur dan Jawa Barat.

Eks Simpatisan FPI Diajak Tebarkan Kebaikan Tanpa Bikin Gaduh dan Berdakwah Santun
Indonesia
Eks Simpatisan FPI Diajak Tebarkan Kebaikan Tanpa Bikin Gaduh dan Berdakwah Santun

Sikap tegas pemerintah ini sudah lama ditunggu rakyat Indonesia

Cuaca Tak Pengaruhi Penularan COVID-19
Indonesia
Cuaca Tak Pengaruhi Penularan COVID-19

Memasuki musim hujan ini, ibu kota kerap mengalami banjir dan warga terpaksa harus mengungsi. Berkaca pada hal tersebut pemerintah harus memperhatikan tempat penampungan korban banjir.

Polresta Yogyakarta Gelar Operasi Perut di Malioboro
Indonesia
Polresta Yogyakarta Gelar Operasi Perut di Malioboro

Rata-rata 100 sampai 200 bungkus

Polda Metro Selidiki Tiga Anggota Polisi yang Kawal Iring-iringan Moge di Serpong
Indonesia
Polda Metro Selidiki Tiga Anggota Polisi yang Kawal Iring-iringan Moge di Serpong

Iring-iringan moge itu viral di media sosial karena aksinya menerobos lampu lalu lintas.

Revisi UU Pemilu Belum Tentu Lebih Baik, PAN: Sebaiknya Tidak Membahas Itu
Indonesia
Revisi UU Pemilu Belum Tentu Lebih Baik, PAN: Sebaiknya Tidak Membahas Itu

UU Pemilu yang ada saat ini dirancang untuk 4-5 kali pelaksanaan Pemilu

Soal Video TikTok Viral, BIN Bantah Pernah Undang Hana Hanifah
Indonesia
Soal Video TikTok Viral, BIN Bantah Pernah Undang Hana Hanifah

Tampak Hana Hanifah berama tiga orang pria yang ikut bergoyang mengikuti irama.

Epidemiolog UI: Memangnya Luhut Ngerti Kesehatan?
Indonesia
Epidemiolog UI: Memangnya Luhut Ngerti Kesehatan?

"Seharusnya yang ditugaskan Menkes. Kementerian yang mengerti tupoksinya. Memangnya Pak Luhut ngerti? Ngerti, ngerti merintah," kata Pandu

Ini Pendapat Warga Soal Vaksin Dalam Negeri Nusantara
Indonesia
Ini Pendapat Warga Soal Vaksin Dalam Negeri Nusantara

Vaksin Nusantara yang diprakarsai mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat ini masih untuk kepentingan penelitian dan pelayanan.

Polisi Ringkus 3 Calo Rapid Tes di Stasiun Senen
Indonesia
Polisi Ringkus 3 Calo Rapid Tes di Stasiun Senen

Kronologi pencaloan rapid test terendus pada Sabtu (19/12) kemarin sekitar pukul 23.00 Wib, pelapor memberkan informasi bahwa telah terjadi praktik percaloan hasil rapid tes.