Warga Jalur Gaza Butuhkan 100 Truk Bantuan Setiap Hari

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Oktober 2023
Warga Jalur Gaza Butuhkan 100 Truk Bantuan Setiap Hari
Arsip - Human Initiative salurkan bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza Palestina (ANTARA/Foto: istimewa)

MerahPutih.com - Israel telah melancarkan serangan bom tanpa henti di Jalur Gaza sebagai balasan dari serangan lintas batas yang diluncurkan kelompok Hamas Palestina ke kota-kota perbatasan Israel pada 7 Oktober 2023.

Pertempuran itu menyebabkan 2,3 juta penduduk di Gaza menghadapi blokade serta menipisnya makanan, bahan bakar, dan pasokan medis.

Baca Juga:

23 Jurnalis Tewas selama Konflik di Gaza

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera untuk meringankan “penderitaan besar umat manusia.”

Hampir 6.500 korban tewas dalam konflik tersebut, termasuk sedikitnya 5.087 warga Palestina dan lebih dari 1.400 warga Israel per Senin (21/10).

Sementara itu, Konvoi ketiga yang terdiri dari 20 truk bantuan memasuki perbatasan Rafah dari Mesir ke Jalur Gaza yang diblokade.

“Dua puluh truk yang membawa bantuan kemanusiaan diizinkan masuk ke Gaza melalui perbatasan Rafah,” kata juru bicara Palestina Wael Abu Mohsen, kepada Anadolu.

Sementara kantor berita Mesir MENA mengonfirmasi, konvoi ketiga truk bantuan memasuki terminal Gaza. MENA melaporkan truk-truk tersebut memuat bahan makanan, air, obat-obatan, dan pasokan medis lainnya.

"Sepuluh truk bantuan lainnya sedang dipersiapkan," kata MENA.

Sebelumnya, dua konvoi yang terdiri dari 34 truk bantuan telah memasuki Gaza dari Mesir dalam dua hari terakhir.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan Jalur Gaza membutuhkan sekitar 100 truk bantuan setiap hari untuk mengatasi meningkatnya kebutuhan kemanusiaan di daerah kantong itu. (*)

Baca Juga:

Israel Disebut Gunakan "Senjata Tidak Biasa" ke Wilayah Gaza

#Jalur Gaza #Perang #Israel #Palestina
Bagikan
Bagikan