Warga Jakarta Ramai Libur ke Bodetabek, Ini Tanggapan Wagub DKI Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan kepala daerah penyangga ibu kota terkait warga DKI yang saat ini ramai berlibur ke Jabodetabek.

Menurut dia, kondisi itu memang pasti akan terjadi lantaran di Jakarta masih dalam masa pengetatan aktivitas warga.

"Memang itu suatu konsekuensi ya, makanya kita terus berkoordinasi dengan daerah-daerah sekitar Jakarta supaya bisa bersinergi positif," ujar Riza di Jakarta, Selasa (29/9).

Baca Juga

Pemprov DKI Tutup 113 Perkantoran Selama PSBB Ketat

Riza pun mengakui, bila masyarakat DKI lebih memilih pergi ke daerah penyangga ibu kota hanya untuk sekedar makan dan berkegiatan lain. Hal itu lantaran Pemprov DKI membuat aturan tak mengizinkan restoran atau tempat makan melayani pengunjung makan di tempat dan harus take away.

"Memang temen-teman kita di Jakarta mau makan ke tangerang, ke bekasi, ke depok, Bogor. Bikin acara ke daerah-daerah itu," paparnya.

Apalagi, kata dia, kawasan Bogor Depok Tangerang, dan Bekasi tidak menutup restoran atau memperbolehkan warga makan di lokasi. Begitu juga hiburan mal yang saat ini masih beroperasi.

"Karena daerah situ kan tidak menutup restoran seperti di Jakarta. Mal tidak ditutup seperti di jakarta. kalo di jaksrta kan dibuka tapi tak boleh makan di tempat," paparnya.

Menurutnya, pembahasan hal semacam ini akan terus dikoordinasikan untuk mencari jalan keluar. Sebab bila warga masih abai dalam menjalankan protokol kesehatan kasus corona akan terus melonjak.

Baca Juga

Pemprov DKI Siapkan 166 Kamar Isolasi Tambahan Buat Orang Tanpa Gejala

"Inilah yang sedang kita koordinasikan untuk mencari solusi yangg terbaik," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jawa Timur Dominasi Pertambahan Kasus Corona, Ini Alasannya
Indonesia
Jawa Timur Dominasi Pertambahan Kasus Corona, Ini Alasannya

Penambahan terjadi karena jumlah spesimen yang diperiksa juga semakin meningkat

Bentrok di Medan Merdeka Selatan, Massa Merangsek ke Kantor Anies
Indonesia
Bentrok di Medan Merdeka Selatan, Massa Merangsek ke Kantor Anies

Dari halaman polisi itu, massa berhamburan ke arah Tugu Tani dan masuk merangsek ke Balai kota DKI.

Pengamat Minta Anies Tambah dan Perdalam Waduk Antisipasi Banjir
Indonesia
Pengamat Minta Anies Tambah dan Perdalam Waduk Antisipasi Banjir

Rissalwan bilang, wilayah Jakarta belum masuk dalam puncak musim penghujan atau masih dalam era perubahan iklim yang biasa disebut pancaroba

Sejumlah Ormas dan Kelompok Masyarakat Deklarasi Lawan Paham Radikalisme
Indonesia
Sejumlah Ormas dan Kelompok Masyarakat Deklarasi Lawan Paham Radikalisme

"Sehingga tercipta rasa aman bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutup Boy Rafli Amar.

New Normal, Pengembang Properti Diharapkan Bikin Terobosan
KPR
New Normal, Pengembang Properti Diharapkan Bikin Terobosan

Seluruh tahapan transaksi lainnya di bidang perumahan mulai dari permohonan, pencarian rumah, hingga akad kredit juga telah dalam bentuk digital.

PKS, Hingga Demokrat Diprediksi Bakal Punya Catatan Khusus Buat Listyo Sigit
Indonesia
PKS, Hingga Demokrat Diprediksi Bakal Punya Catatan Khusus Buat Listyo Sigit

Jika Listyo Prabowo jadi Kapolri, maka sejarah saat Tito Karnavian menjadi kapolri akan terulang

Jakarta Diprakirakan Hujan Disertai Petir, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Jakarta Diprakirakan Hujan Disertai Petir, Masyarakat Diminta Waspada

Pada malam hingga dini hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan

Polda Metro Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Pengungsi di Sulbar dan Kalsel
Indonesia
Polda Metro Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Pengungsi di Sulbar dan Kalsel

Polda Metro Jaya mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk para korban bencana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan.

Pasien COVID-19 Solo Raya Tambah Terus, RSUD Moewardi Perluas Ruang Isolasi
Indonesia
Pasien COVID-19 Solo Raya Tambah Terus, RSUD Moewardi Perluas Ruang Isolasi

Eko mengatakan RSUD Dr Moewardi pada awal Maret lalu hanya menyediakan dua kamar isolasi

KPK Ingatkan Pemprov NTB Tak Gunakan Bansos Untuk Kepentingan Pilkada
Indonesia
KPK Ingatkan Pemprov NTB Tak Gunakan Bansos Untuk Kepentingan Pilkada

Hal itu merupakan salah satu bentuk penyimpangan APBD