Warga Harap Jokowi Datang di Dua Abad Christina Tiahahu Gambar Martha Christina Tiahahu. (MP/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Warga Negeri Abobu, Pulau Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah, mengharapan kehadiran Presiden Joko Widodo di perayaan Dua Abad Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu pada 2 Januari 2018.

Ketua panitia lokal perayaan Dua Abad Martha Christina Tiahahu, Lusy Peilouw mengatakan kehadiran Jokowi diharapkan sebagai penghormatan terhadap perjuangan pahlawan nasional perempuan melawan kolonialisme Belanda saat Perang Pattimura pada 1817.

"Kami mendukung Gubernur Maluku Said Assagaff telah mengundang Presiden Jokowi yang menyampaikan surat melalui Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise saat berkunjung ke Ambon pada 25 Mei 2017," ujarnya di Ambon, Kamis (7/12), dilansir Antara.

Karena itu, para ahli waris, pemerintah maupun masyarakat Negeri Abubu bersama enam negeri tetangga sepulau Nusalaut telah mempersiapkan perayaan dua abad pahlawan nasional perempuan dengan dukungan Pemprov Maluku, Kodam XVI/Pattimura, Polda Maluku, Lantamal IX/ Ambon, Latupati Maluku dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran Pemprov Maluku.

"Kebanggaan bagi masyarakat Abubu maupun Pulau Nusalaut, terutama perempuan Maluku sekiranya Presiden Jokowi memenuhi undangan Gubernur Said untuk menghadiri perayaan Dua Abad Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu," kata Lusy.

Sementara itu, Ketua Latupati Pulau Nusalaut, Decky Tanasale memastikan perayaan Dua Abad Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu menjadi kebanggaan masyarakat setempat karena baru pertama kalinya dirayakan di negeri asalnya.

"Jadi perayaan ini merupakan kebanggaan masyarakat Pulau Nusalaut sehingga Latupati bersama masyarakat tujuh negeri siap menyukseskan acara dengan puncaknya makan patita bersama dan diprakirakan melibatkan 3.000 orang," ujarnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 012/TK/Tahun 1969, tertanggal 20 Mei 1969, Martha Christina Tijahahu yang lahir pada 4 Januari 1980 secara resmi diakui sebagai Pahlawan Nasional. (*)



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH