Warga Gusuran JIS Tinggal di Pinggir Rel, Jakpro: Tanggung Jawab PT KAI Masyarakat mengunjungi proyek Jakarta Internasional Stadium, Jakarta Utara, Jumat (14/1/2022). (ANTARA/Ricky Prayoga)

MerahPutih.com - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) buka suara terkait nasib warga Kampung Bayam yang menjadi korban gusuran proyek Jakarta International Stadium (JIS).

Seperti diketahui, warga yang digusur tinggal di bedeng-bedeng yang berada di pinggir rel dekat JIS.

Baca Juga

Ingin Pamer, Stadion JIS Rampung Sebelum Formula E

Project Manager PT Jakpro, Arry Wibowo menuturkan, kawasan warga terdampak pembangunan JIS yang harus ditangani oleh pihak PT KAI adalah bagian sisi utara dari stadion tersebut.

"Karena yang sisi utara yang saat ini masih ada beberapa itu sebenarnya bukan domain Pemprov DKI, Jakpro, melainkan itu pure milik PT KAI," kata Arry di JIS, Jakarta Utara, Jumat (14/1).

Arry mengaku, Pemerintah Provinsi DKI terus berkoordinasi dengan PT KAI untuk segera menyelesaikan masalah tersebut bersama dengan sejumlah pihak.

"Sebenarnya kita mau ngajak PT KAI untuk bareng-bareng melakukan treatment terhadap warga yang saat ini menempati, khususnya di sisi-sisi rel kereta api," terangnya.

Baca Juga

IYC 2021 Ditunda, Duo Madrid dan Barcelona Gagal Mentas di JIS

Meski tak menyebutkan berapa jumlah warga yang belum ditangani oleh PT KAI, Arry menuturkan, bahwa Pemprov DKI akan terus melakukan dan pengawasan terhadap penanganan terhadap masyarakat yang terdampak.

"Terus monitoring dan rapat-rapat untuk menyelesaikan warga yang masih ada di area pesisir rel kereta," pungkas Arry. (Asp)

Baca Juga

PT TransJakarta Siap Kembangkan Rute Baru Menuju JIS

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Disidang Hari Ini, Putri Candrawathi Depresi
Indonesia
Disidang Hari Ini, Putri Candrawathi Depresi

Sidang perdana kasus pembunuhan Brigadir J akan berlangsung. Namun, salah satu calon terdakwa, Putri Candrawathi mengalami depresi menjelang sidang kasus pembunuhan Brigadir J yang digelar hari ini, Senin (17/10).

Konfrontasi Teddy Minahasa dan Dody Prawiranegara Digelar Hari Ini
Indonesia
Konfrontasi Teddy Minahasa dan Dody Prawiranegara Digelar Hari Ini

Konfrontasi sedianya digelar pada Senin (21/11). Namun rencana itu batal setelah Dody tidak hadir karena alasan sakit.

DPRD DKI Kembali Tolak Anggaran Sumur Resapan
Indonesia
Besaran UMP DKI Jakarta Usulan Apindo, Kadin dan Pekerja
Indonesia
Besaran UMP DKI Jakarta Usulan Apindo, Kadin dan Pekerja

Dalam Permenaker, ditentukan bahwa kenaikan UMP 2023 maksimal 10 persen.

KTT G20 Hasilkan Kesepakatan Dana Pandemi Sebesar Rp 23,4 Triliun
Indonesia
KTT G20 Hasilkan Kesepakatan Dana Pandemi Sebesar Rp 23,4 Triliun

Tercatat, dana yang dihimpun menembus USD 1,5 miliar atau setara Rp 23,4 triliun.

Wagub Riza Sebut Sambutan Masyarakat Tandakan Formula E Sukses
Indonesia
Wagub Riza Sebut Sambutan Masyarakat Tandakan Formula E Sukses

Jakarta telah melaksanakan ajang balap mobil bertenaga listrik Formula E di Sirkuit Internasional Ancol pada Sabtu (4/6) kemarin.

Tanggap Darurat Pergeseran Tanah di Bogor
Indonesia
Tanggap Darurat Pergeseran Tanah di Bogor

"Hari ini status tanggap daruratnya sudah saya tandatangani. Langkah ini kami ambil untuk memaksimalkan penanganan pasca-bencana," kata Iwan di Bogor, Kamis (15/9)

4.642 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pidato Jokowi di MPR
Indonesia
4.642 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pidato Jokowi di MPR

Terdapat tiga agenda yang akan berlangsung, yakni Pidato Kenegaraan pada pagi hari, Pidato RAPBN pada siang hari, serta Renungan Suci pada malam hari.

Tambahan Kasus COVID-19 di Penghujung Agustus Capai 3.228 Orang Per Hari
Indonesia
Tambahan Kasus COVID-19 di Penghujung Agustus Capai 3.228 Orang Per Hari

Penambahan kasus COVID-19 di tanah air terus terjadi. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mencatat pertambahan 3.228 kasus terkonfirmasi positif pada Minggu (28/8).

Soal Kebocoran 26 Juta Dokumen, Polri Sebut Datanya Hoaks
Indonesia
Soal Kebocoran 26 Juta Dokumen, Polri Sebut Datanya Hoaks

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo memastikan bahwa data tersebut hoaks. Dedi juga mengatakan bahwa data itu bisa didapatkan di internet.