Warga Grogol Tak Punya MCK, Politisi PDIP: Ini Sangat Memprihatinkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Gembong Warsono menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sering menyatakan keberpihakan dan menghadirkan keadilan kepada warga Ibu Kota.

Tapi nyatanya, sambung Gembong, hingga kini warga Gang Sekretaris I, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat tak memiliki Mandi Cuci Kakus (MCK) sendiri.

Baca Juga:

Ketua DPRD DKI Sementara Sebut Saat Ini Pengesahan Tatib dan AKD Paling Mendesak

"Kalau di Jakarta saja masih ada yang tidak memiliki sanitasi kan ini sangat memprihatinkan. Padahal pak Anies selalu bicara keberpihakan (pada rakyat kecil)," kata Gembong saat dokonfirmasi wartawan, Senin (7/10).

Politisi PDIP Gembong Warsono pertanyakan komitmen Anies soal keberpihakan ketika masih ada warga Grogol yang tak punya MCK
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. MP/Asropih

Mantan calon Ketua DPRD DKI ini pun mendesak Gubernur Anies untuk segera membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) bagi warga Grogol itu. Karena hingga kini mereka terpaksa membuang limbah rumah tangga ke Kali Sekretaris.

Gembong pun menyebut kondisi itu sangat memprihatinkan. Lantaran, di tengah gemerlapnya Ibu Kota dengan berbagai gedung-gedung tinggi, masih ada penduduknya hidup tanpa memiliki septic tank.

Baca Juga:

PSI Lebih Setuju Anggaran Rp2,4 M untuk Warga Grogol Ketimbang Rehab Rumah Gubernur

Gembong menganggap wajar jika warga di kawasan Kali Sekretaris menagih janji Anies Baswedan hari ini. Sebab Gembong menuturkan, Anies pernah mengumbar janji saat kampanye Pilkada DKI 2017 lalu untuk membangun sanitasi layak di kawasan tersebut.

"Kami sendiri mendesak sesegera mungkin janjinya itu direalisasikan. Jangan menjanjikan manis ketika mau jadi (Gubernur) saja, tapi ketika sudah jadi (Gubernur) tidak segera diimplementasikan gitu," tutup Gembong.(Asp)

Baca Juga:

PDIP Bakal Tanyakan Pemprov DKI Usulan Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp2,4 Miliar

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Berkas Perkara Aktivis KAMI Dinyatakan Lengkap
Indonesia
Berkas Perkara Aktivis KAMI Dinyatakan Lengkap

JPU menyatakan berkas perkara aktivis KAMI Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat telah lengkap atau P-21.

 Jokowi: Pemindahan Ibu Kota Baru Bisa Terlaksana Pada Tahun 2024
Indonesia
Jokowi: Pemindahan Ibu Kota Baru Bisa Terlaksana Pada Tahun 2024

"Iya sesuai rencana seperti itu, Insya Allah pindah kita," kata Jokowi di Mount Ainslie, Canberra, Australia, Minggu (9/2).

5 Capaian Strategis Jokowi-Ma'ruf Dalam Satu Tahun
Indonesia
5 Capaian Strategis Jokowi-Ma'ruf Dalam Satu Tahun

"Presiden tidak pernah mengabaikan janjinya, meski laju pertumbuhan ekonomi sempat tersendat, tapi Presiden tetap memegang visi mewujudkan lima arahan strategis," kata Moeldoko.

Dalang di Balik Mundur Massal Pegawai KPK
Indonesia
Dalang di Balik Mundur Massal Pegawai KPK

Sosok-sosok idealis yang tersisa di KPK, seperti penyidik senior Novel Baswedan dan Ketua Wadah Pegawai Yudi Purnomo dalam waktu dekat juga akan mengikuti jejak Febri.

Buruh Yakin Dilibatkan Penuh dalam RUU Cipta Kerja
Indonesia
Buruh Yakin Dilibatkan Penuh dalam RUU Cipta Kerja

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) percaya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bakal menyerap aspirasi buruh soal RUU Cipta Kerja.

Komaruddin Hidayat: Perlu Strategi Perkukuh Identitas Nasional
Indonesia
Komaruddin Hidayat: Perlu Strategi Perkukuh Identitas Nasional

Mencari strategi menjadikan Pancasila sebagai identitas nasional mestinya tak kalah penting dengan POP

Terkepung Banjir, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta tak Bisa Dilalui Kendaraan
Indonesia
Terkepung Banjir, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta tak Bisa Dilalui Kendaraan

Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta dari Senin (24/2) malam hingga Selasa (25/2) dini hari WIB menyebabkan Sejumlah wilayah ibu kota terkepung banjir.

Cerita Cak Imin yang Pidatonya Pernah Diluruskan Gus Dur
Indonesia
Cerita Cak Imin yang Pidatonya Pernah Diluruskan Gus Dur

Membaca sejarah Gus Dur sama dengan membaca sejarah bangsa

RSPAD Pastikan Jenderal Djoko Santoso Meninggal Bukan karena Corona
Indonesia
RSPAD Pastikan Jenderal Djoko Santoso Meninggal Bukan karena Corona

Budi mengatakan, Djoko sempat sepekan menjalani perawatan.

 PKS: Kebijakan PSBB di Jabodetabek Belum Efektif Membendung Penyebaran COVID-19
Indonesia
PKS: Kebijakan PSBB di Jabodetabek Belum Efektif Membendung Penyebaran COVID-19

Sukamta meminta, pemerintah mulai memikirkan opsi selain PSBB demi menekan penularan virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok tersebut.