Warga Diminta Antisipasi Cuaca Ekstrem Dampak Bibit Siklon Tropis Cuaca Ekstrem. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta memantau pertumbuhan bibit siklon tropis dengan kode “96S” yang berada di Samudera Hindia sebelah selatan Banten.

Berdasarkan analisis pada pukul 19.00 WIB, bibit siklon tersebut berada di 8.7 LS dan 105.3 BT, atau sekitar 350 km selatan barat daya Jakarta.

Baca Juga:

Vaksinasi COVID-19 Butuh 45 menit, Jabar Minta Pusat Bikin Aturan Realistis

Deputi Bidang Meteorologi Guswanto memaparkan, hasil analisis tersebut menunjukkan saat ini sistem “96S” memiliki tekanan udara minimum di pusatnya sebesar 1005 hPa dengan kecepatan angin maksimum 25 knot atau sekitar 45 km/jam.

Dari hasil pemodelan cuaca numerik, bibit siklon tropis “96S” diprakirakan mengalami peningkatan kecepatan angin yang signifikan terjadi para hari Selasa (8/12).

Bibit siklon tropis ini berpotensi menjadi siklon tropis pada Selasa malam atau Rabu pagi dengan pergerakan ke arah Tenggara-Selatan menjauhi wilayah Indonesia.

Bibit siklon tropis “96S” ini mengakibatkan pertumbuhan awan hujan yang signifikan di sekitar wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Pegerakan bibit siklon. (Foto: BMKG),
Caption

BMKG meminta masyarakat diimbau waspada karena diprakirakan daerah-daerah tersebut berpotensi terkena dampak berupa hujan lebat dan angin kencang di sebagian wilayahnya. Cuaca ekstrem tersebut dapat menimbulkan dampak banjir, tanah longsor dan banjir bandang.

Selain itu, potensi gelombang laut dengan ketinggian 1,5 - 2,5 meter diprakirakan terjadi di wilayah Perairan Bengkulu dan potensi gelombang laut dengan ketinggian 2,5 - 4 meter diprakirakan terjadi di wilayah Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan serta Perairan Selatan Jawa.

"Serta potensi gelombang laut dengan ketinggian 4 - 6 meter diprakirakan terjadi di wilayah Samudra Hindia Selatan Banten hingga Jawa Tengah," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Luhut Tawarkan Pulau Sarangan Bali Jadi Pusat Riset ke Jepang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bamsoet Merasa Tak Ada yang Dirugikan Gegara 'Prank' Motor Listrik Jokowi
Indonesia
Bamsoet Merasa Tak Ada yang Dirugikan Gegara 'Prank' Motor Listrik Jokowi

M Nuh merupakan seorang lelaki yang memenangkan lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Jokowi

PSTKM Diperpanjang, Omset Pedagang di Malioboro Merosot 90 Persen
Indonesia
PSTKM Diperpanjang, Omset Pedagang di Malioboro Merosot 90 Persen

Salah seorang pedagang pakaian di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, Lika (35) mengatakan omset penjualannya turun hingga 90 persen saat PSTKM berlangsung.

Akun Medsosnya Diblokir, Trump Ancam Balas Dendam
Dunia
Akun Medsosnya Diblokir, Trump Ancam Balas Dendam

"Ini akan jadi bencana bagi mereka. Mereka membagi dan memecah belah," kata Trump

Belum Aman, Dandim dan Kapolres Larang Warga Balik ke Tembagapura
Indonesia
Belum Aman, Dandim dan Kapolres Larang Warga Balik ke Tembagapura

Operasi gabungan satuan tugas TNI dan Polri ini fokus di wilayah Tembagapura, Mimika.

Penembakan Berujung Tewasnya Anggota TNI, Kapolri Langsung Keluarkan Instruksi Khusus
Indonesia
Penembakan Berujung Tewasnya Anggota TNI, Kapolri Langsung Keluarkan Instruksi Khusus

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan telegram pasca-aksi barbar Bripka CS yang menembak tiga orang hingga tewas di RM Cafe, salah satu di antaranya anggota TNI.

Rizieq Shihab Bakal Dengarkan Dakwaan Pasal Berlapis dari Dalam Penjara
Indonesia
Rizieq Shihab Bakal Dengarkan Dakwaan Pasal Berlapis dari Dalam Penjara

PN Jakarta Timur akan menggelar sidang perdana kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan yang menjerat mantan pemimpin FPI Rizieq Shihab.

Terorisme Nyata, Dekat dan Berbahaya, Moeldoko: Hentikan Opini Konspirasi
Indonesia
Terorisme Nyata, Dekat dan Berbahaya, Moeldoko: Hentikan Opini Konspirasi

Masyarakat juga diminta membantu aparat penegak hukum

Gibran Tidak Bisa Membuat Kebijakan Saat Jadi Wali Kota Solo, Ini Penyebabnya
Indonesia
Gibran Tidak Bisa Membuat Kebijakan Saat Jadi Wali Kota Solo, Ini Penyebabnya

Meskipun menjadi Wali Kota Solo, putra sulung Presiden Jokowi tersebut dipastikan tidak akan bisa membuat kebijakan 100 persen saat menjabat.

Cek Kesiapan New Normal, Kapolresta Solo Sidak ke Mal
Indonesia
Cek Kesiapan New Normal, Kapolresta Solo Sidak ke Mal

"Kami coba gunakan tempat cuci tangan yang disediakan dan berfungsi dengan baik. Demikian halnya tempat antrian kasir di tempat belanja juga sudah diberikan jarak," kata dia

[HOAKS atau FAKTA]: Negara Demokrasi SBY Izinkan Massa Unjuk Rasa Anarkis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Negara Demokrasi SBY Izinkan Massa Unjuk Rasa Anarkis

kun Facebook dengan nama Anti Provokasi memposting gambar Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengizinkan masyarakat berbuat anarkis saat aksi unjuk rasa.