Warga Cemas Gegara COVID-19, Muhammadiyah Sediakan Puluhan Psikolog Warga melintas di depan mural Lawan Corona di Jalan Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (26/3). ANTARA FOTO/Moch Asim

Merahputih.com - Muhammadiyah COVID-19 Command Center (MCCC) menyiapkan 60 psikolog untuk melayani konsultasi psikologi terkait COVID-19 secara daring melalui nomor WhatsApp yang bisa diakses masyarakat.

Para ahli psikologi melalui program Layanan Dukungan Psikososial (LDP) itu agar membantu warga dan tenaga kesehatan mengatasi kecemasan terhadap COVID-19.

"Ada 60 psikolog dari berbagai universitas, lembaga maupun individual yang ditugaskan untuk melayani warga dengan jam-jam konsultasi yang sudah ditentukan," kata Koordinator tim psikolog MCCC, Ratna Yunita, Jumat (3/4).

Baca Juga

JPO di Sukoharjo Ambruk Ditabrak Truk Kontainer, Akses Jalan Solo-Semarang Terputus

Psikolog Universitas Aisyiyah Yogyakarta itu mengatakan kecemasan-kecemasan soal COVID-19 bisa menimbulkan tekanan dan bisa mengganggu mental seseorang. "Dalam jangka waktu lama kondisi itu bisa berpengaruh pada imunitas tubuh kita," kata dia.

Dia mengingatkan seiring maraknya informasi hoaks terkait COVID-19 maka warga agar selektif menerima informasi. Informasi hoaks tersebut juga dapat meningkatkan kecemasan warga, bahkan bisa membuat warga salah mengambil sikap dan berujung pada hal-hal membahayakan.

Nita mengatakan bagi warga yang ingin berkonsultasi dapat menghubungi admin LDP MCCC melalui nomor WhatsApp 0878-3885-8381 (Nita), 0878-9469-6641 (Dewi) dan 0882-1661-8700 (Khotim) kemudian mengisi form yang disediakan.

"Setelah mengisi form, konfirmasi ke admin selanjutnya admin akan menghubungkan warga dengan psikolog yang bertugas sesuai jadwalnya melalui kontak WhatsApp," kata dia.

Ilustrasi virus corona. Foto: Shutterstock

Konsultasi psikologi gratis tersebut, kata dia, efektif sejak dibuka pada 1 April dan akan berlangsung hingga akhir September 2020.

"Kami berharap upaya ini dapat memberikan sumbangsih mengurangi beban warga dalam menghadapi situasi krisis akibat wabah COVIS-19 ini," katanya.

Menurut dia, perkembangan reaksi warga masyarakat terkait wabah COVID-19 dari hari ke hari menunjukkan kecemasan yang cenderung meningkat seperti warga yang takut karena tetangganya berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga penolakan jenazah pasien corona yang terjadi di beberapa daerah.

Warga yang menolak jenazah pasien COVID-19, kata dia, bahkan berani berkonflik dengan para petugas dari kepolisian yang mengawal pemakaman.

Baca Juga

PSI Tekan Jokowi Tegas Larang Mudik, Jangan Cuma Imbauan

Selain warga, sebagaimana dikutip Antara, kecemasan bisa juga dialami tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan penanganan pasien COVID-19. Kecemasan dipicu risiko dan kondisi kerja yang dihadapi, kelangkaan Alat Perlindungan Diri (APD) hingga timbulnya kasus penolakan warga terhadap nakes yang kos/ngontrak di lingkungan warga. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Masyarakat yang Lakukan Isolasi Mandiri Harus Lapor Puskesmas
Indonesia
Masyarakat yang Lakukan Isolasi Mandiri Harus Lapor Puskesmas

Isolasi diri dilakukan oleh Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang memiliki ciri-ciri demam atau riwayat demam, batuk atau pilek, memiliki riwayat perjalanan ke negara yang memiliki transmisi lokal COVID-19.

Niat Balikin Dana Beasiswa Veronica Koman ke Gedung LPDP, Sejumlah Warga Papua 'Gigit Jari'
Indonesia
Niat Balikin Dana Beasiswa Veronica Koman ke Gedung LPDP, Sejumlah Warga Papua 'Gigit Jari'

Uang receh dan kertas dengan pecahan Rp 5 ribu hingga Rp 20 ribu senilai Rp 3 juta dibawa sebagai simbolik

Tak Mau Kalah Pemerintah Pusat, Anies Ajukan Tiga Laboratorium untuk Uji Corona
Indonesia
Tak Mau Kalah Pemerintah Pusat, Anies Ajukan Tiga Laboratorium untuk Uji Corona

Anies Baswedan mengajukan tiga laboratorium ke pemerintah pusat untuk menguji pasien virus corona di ibu kota.

Oknum Petugas Rapid Test di Bandara Soetta Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual
Indonesia
Oknum Petugas Rapid Test di Bandara Soetta Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual

Oknum petugas pengecekan rapid test virus COVID-19 berinisial EFY yang diduga melecehkan dan memeras wanita berinisial LHI telah ditetapkan jadi tersangka.

Risma Perketat Aturan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Risma Perketat Aturan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Pemerintah Kota Surabaya menerbitkan dua surat edaran untuk beberapa pihak untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 saat libur tahun baru.

UU Cipta Kerja Berpotensi Dibatalkan Mahkamah Konstitusi
Indonesia
UU Cipta Kerja Berpotensi Dibatalkan Mahkamah Konstitusi

Hal ini terjadi jika aturan tersebut memang dalam prosesnya bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945. Meskipun belum pernah ada contoh kasus seperti tersebut.

Iuran BPJS Naik, Fadli Zon: Rakyat sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Lalu Dilindas Mobil
Indonesia
Iuran BPJS Naik, Fadli Zon: Rakyat sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Lalu Dilindas Mobil

Selain bertentangan dengan akal sehat, resep ini makin miskinkan rakyat

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Perempuan Terbakar di Dalam Mobil
Indonesia
Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Perempuan Terbakar di Dalam Mobil

Sosok mayat perempuan ditemukan di dalam mobil saat kondisi mobil Xenia AD 5126 EA terbakar habis, Selasa (20/10) malam pukul 22.00.

17 Warga Solo Diisolasi Seusai Kontak dengan Nakes Positif, Warga Gotong Royong Suplai Makanan
Indonesia
17 Warga Solo Diisolasi Seusai Kontak dengan Nakes Positif, Warga Gotong Royong Suplai Makanan

Selama menjalani karantina mandiri, semua kebutuhan logistik disiapkan warga atau jogo tonggo di Kelurahan Gandekan secara gotong royong.

Tarif PPJ dan Parkir Naik, Anies: Untuk Dimanfaatkan Masyarakat Banyak
Indonesia
Tarif PPJ dan Parkir Naik, Anies: Untuk Dimanfaatkan Masyarakat Banyak

Kenaikan tarif akan diimbangi dengan adanya keharusan menggunakan sistem daring sebagai bentuk pengawasan, sehingga tidak terjadi kebocoran.