Warga Banda Nilai Film Dokumenter The Dark Forgotten Trail Tak Sesuai Fakta Jay Subiakto untuk pertamakalinya menyutradarai sebuah film dokumenter. (Foto: ANTARA/Nanien Yuniar)

MESKI film dokumenter The Dark Forgotten Trail sudah rampung dikerjakan, Jay Subyakto selaku sutradara sepertinya harus menghadapi tantangan baru. Pasalnya, beberapa warga memprotes film tersebut karena dianggap tak sesuai fakta,

Ketua Dewan Pengurus Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Wandan, Kamaludin Rery mengatakan semua orang asli Banda tidak pernah dimusnahkan dalam perang genosida tahun 1621 tetapi banyak yang menyelamatkan diri ke Banda Elat dan Banda Ely, Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Hal itu sangat berbeda dengan film yang dibuat Jay Subyakto.

Selain itu masih banyak orang asli Banda yang hijrah ke Seram Bagian Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Haruku, serta Pulau Ambon yang umumnya menetap di Negeri Amahusu, Kecamatan Nusaniwe (Kota Ambon), termasuk ada yang pergi ke luar negeri.

"Makanya hari ini kami melakukan aksi demo menuntut pemutaran film dokumenter arahan sutradara Jay Subyakto dibatalkan, karena pernyataan yang bersangkutan pada salah satu media online juga telah menciderai hati masyarakat asli Banda," tandasnya.

Sebenarnya, keluarga besar Wandan dan anak cucu Mboyratan di Jakarta sudah melakukan pertemuan dengan Jay Subyakto selaku sutradara dan penulis naskah filmnya, M. Irfan Ramly untuk meminta maaf serta meluruskan kembali sejarah tersebut. Namun, hal tersebut tidak digubris.

"Yang bersangkutan tidak meminta maaf lewat salah satu media online dan tidak menggubris usulan kami untuk membuat sebuah forum diskusi agar ada penjelasan mengenai film yang dinilai telah memutar-balikkan fakta sejarah masyarakat asli Banda," kata Kamaludin Rery.

Bila fim dokumenter ini tetap dipaksakan untuk diputar maka kesannya adalah pengakuan bahwa orang asli Banda sudah benar-benar punah dan jati diri mereka tidak diakui, padahal kenyataannya banyak orang asli Banda yang hidup berpencar di berbagai penjuru dan berkembang biak. (*)

Sumber: Antara

Selain artikel ini Anda juga bisa baca Chelsea Islan Gaungkan Ajakan Menyelamatkan Harimau Sumatra


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH