Wapres Sebut Pemadaman Massal Persulit Kerja Pemerintah Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan keterangan pers di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (6/8) (ANTARA/Fransiska Ninditya)

Merahputih.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku juga ikut terkena dampak dari pemadaman massal. Akibatnya, JK mengalami kesulitan dalam bekerja hingga sama sekali tidak bisa berkomunikasi dengan para menteri kabinet kerja.

Bahkan, dirinya pada saat itu tidak mengetahui apa penyebab pemadaman listrik secara massal karena tidak bisa menghubungi direksi PT PLN (Persero).

Baca Juga: Buka Posko Pengaduan, Koalisi Masyarakat Sipil Siapkan Gugatan Hukum Terhadap PLN

"Saya mau telepon menteri tidak bisa, mau telepon PLN tidak bisa, telepon yang lain tidak bisa. Semua tidak tahu penyebabnya, wapres juga tidak tahu penyebabnya apa karena tidak bisa berhubungan dengan semua orang," ungkap JK kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/8).

Bahkan, JK melanjutkan, semua orang termasuk dirinya kesepian dan kepanasan saat terjadi pemadaman listrik secara massal.

Pemandangan Jakarta saat listrik padam Minggu (4/8)
Situasi Jakarta saat listrik padam pada Minggu (4/8) kemarin (Foto: antaranews)

Pada saat itu, hampir separuh Pulau Jawa mengalami pemadaman listrik akibat terjadi gangguan transmisi. Pemadaman berlangsung lebih dari 10 jam.

"Hari minggu yang lalu saya kira hampir semua kita ini tiba-tiba kesepian dan kepanasan, AC mati, handphone mati, dual hal paling prinsip pada dewasa ini semuanya hilang," kata JK.

Padamnya listrik yang membuat kesepian, karena hampir seluruh masyarakat Indonesia sangat bergantung dengan teknologi, salah satunya pada telepon genggamnya.

Baca Juga: Bercinta Akan Terasa Lebih 'Gurih' Saat Listrik Padam

Pada saat pemadaman listrik secara massal, koneksi data internet untuk handphone pun bermasalah atau hilang. Sehingga, kebiasaan masyarakat pun menjadi hilang atau kesepian.

"Jadi baru kita merasa secara langsung pentingnya infrastruktur khususnya listrik dan juga bagaimana pentingnya teknologi sudah membuat kita ketergantungan sudah sangat keras sehingga kita merasa kesepian," ujar JK. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH