Wapres Nilai Rakyat Lebih Pantas Dites Corona Ketimbang Anggota DPR dan Keluarganya Wapres Ma'ruf Amin (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin menolak rencana anggota DPR dan keluarganya untuk menjalani rapid test corona.

Kiai Ma'ruf mengatakan kebijakan pemerintah agar rapid test itu diarahkan untuk masyarakat.

Baca Juga:

Kreatif, Warga Yogyakarta Pasang Gapura Disinfektan Otomatis

"Karena itu maka alat-alat kesehatan yang ada dari Pemerintah itu disalurkan melalui provinsi, kabupaten-kota terutama kepada daerah-daerah yang diduga ada potensi terjangkit yang lebih luas," ujarnya, Kamis (26/3).

Wapres Ma'ruf Amin tidak setuju anggota DPR dites corona
Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers di Istana Wapres Jakarta, Jumat (15/11/2019). (Fransiska Ninditya)

Rapid test terhadap masyarakat, menurut Ma'ruf, akan dilakukan dengan berbagai cara.

"Bisa door to door. Ada juga disediakan di tempat dengan jumlah terbatas. Yang penting jangan sampai ada kerumunan yang banyak," ujar Ma'ruf.

Pemerintah, kata Ma'ruf, terus mengupayakan juga untuk mendatangkan bahan-bahan untuk penanganan corona, termasuk obat-obatan. Untuk ini, pemerintah siap memberikan kemudahan kepada para importir.

"Pemerintah juga memberikan kemudahan-kemudahan, insentif yang diberikan agar para importir dapat melakukannya dengan mudah. Dan semua, pemerintah, menjamin itu akan berjalan, karena kita memang membutuhkan tersedianya obat-obatan," kata Ma'ruf.

Sebelumnya, Sekjen DPR Indra Iskandar sebelumnya mengumumkan sekitar 2.000 anggota Dewan dan keluarga akan mengikuti tes Corona.

Baca Juga:

Pandemi Corona, Ganjar Prioritaskan Rapid Test Untuk ODP

Tes akan dilakukan di aula kompleks rumah dinas anggota DPR di Kalibata dan Ulujami, Jakarta Selatan, dan akan dilakukan secara bergantian. Tes tersebut rencananya akan dilakukan pekan ini.

Namun, rencana tersebut dikecam dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk anggota DPR sendiri. Salah satunya Fraksi PKS. PKS meminta rencana tes Corona yang akan dilakukan ini dibatalkan.(Knu)

Baca Juga:

Pilkada Serentak Diprediksi Bakal Diundur



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH