Wapres Ma'ruf Amin Sebut Tak Ada Unsur Politik dalam Pertemuannya dengan Anies Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. ANTARA/HO-BPMI Setwapres/aa.

MerahPutih.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan pertemuan Gubernur DKI Anies Baswedan di Jakarta, Selasa (26/7).

Wapres Ma'ruf menekankan, tidak ada unsur politik dalam pertemuan tersebut.

"Kemarin Pak Anies mengundang mantu. Pak Anies sebagai Gubernur DKI mengundang saya. Itu undangan biasa, enggak ada unsur politik. Wapres netral saja," kata Wapres kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/7).

Baca Juga:

Anies Banding UMP DKI 2022 ke PTUN, Buruh Ucapkan Terima Kasih

Ma'ruf Amin menjelaskan bahwa undangan menghadiri pernikahan atau menjadi saksi pernikahan. Hal ini bukan hanya disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebelumnya, kata Wapres, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menyampaikan undangan menghadiri pernikahan anaknya. Begjtu pula dengan Gubernur Bank Indonesia.

"Ya, namanya mantu, ya, sudah. Kalau undangan kan kita ada waktu kita harus (hadir)," kata Wapres, dikutip Antara.

Baca Juga:

Anies Ajukan Banding Putusan PTUN soal UMP DKI 2022

Sebelumnya pada hari Selasa (26/7), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambangi kediaman Wapres di Jakarta untuk menyampaikan undangan pernikahan putrinya.

Pada kesempatan itu, Anies banyak bercerita tentang anak-anaknya kepada Wapres.

Sementara itu, Wapres bercerita tentang perjalanannya menunaikan ibadah haji di Tanah Suci yang baru saja dijalaninya. (*)

Baca Juga:

KSPI Sebut Anies Inkonsisten soal Putusan PTUN Batalkan UMP DKI 2022

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pakaian Impor Ilegal Senilai Rp 8,5 Miliar Dimusnahkan
Indonesia
Pakaian Impor Ilegal Senilai Rp 8,5 Miliar Dimusnahkan

Gebrakan baru dilakukan Menteri Zulkifli Hasan (Zulhas) dengan memusnahkan pakaian impor ilegal dari sejumlah negara di kawasan pergudangan Gracia Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (12/8) pagi.

Aturan Naik Kereta Jarak Jauh Makin Ketat, Anak Wajib Sudah Divaksin
Indonesia
Aturan Naik Kereta Jarak Jauh Makin Ketat, Anak Wajib Sudah Divaksin

Vaksin minimal dosis pertama. Jika belum dapat divaksin dikarenakan alasan medis, dapat menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit pemerintah sebagai pengganti vaksin.

 Kemenkes Temukan Kasus Transmisi Lokal COVID-19 Omicron
Indonesia
Kemenkes Temukan Kasus Transmisi Lokal COVID-19 Omicron

Temuan kasus Omicron dari transmisi lokal ini terjadi pada seorang pria yang tidak memiliki riwayat perjalanan luar negeri.

Alasan Ngotot Pemerintah Wajibkan Penumpang Pesawat Tes PCR
Indonesia
Alasan Ngotot Pemerintah Wajibkan Penumpang Pesawat Tes PCR

saat ini Indonesia masih berada di situasi kritis serta ancaman gelombang ketiga COVID-19. Menurut Satgas, jangan terlalu mempertimbangkan ekonomi kemudian jadi lalai.

Aksi DPC Gerindra Jaktim Tuntut Pemecatan M Taufik Berbuntut Panjang
Indonesia
Aksi DPC Gerindra Jaktim Tuntut Pemecatan M Taufik Berbuntut Panjang

Manuver politik DPC Gerindra Jaktim yang menggugat Prabowo lantaran tidak segera mendepak Taufik dari partai tidak beralasan.

Suap Izin di Konawe, KPK Mulai Periksa Pimpinan Perusahaan Tambang Nikel
Indonesia
Suap Izin di Konawe, KPK Mulai Periksa Pimpinan Perusahaan Tambang Nikel

Aswad disinyalir melakukan praktik rasuah saat menjabat sebagai Bupati Konawe Utara untuk dua periode 2007-2009 dan 2011-2016.

Dalih Mendag Lutfi Dua Kali Mangkir Rapat dengan DPR Bahas Minyak Goreng
Indonesia
Dalih Mendag Lutfi Dua Kali Mangkir Rapat dengan DPR Bahas Minyak Goreng

Lutfi menjelaskan, ketidakhadirannya pada Kamis, 17 Februari 2022 lalu, karena berbenturan dengan agenda kunjungan kerja ke Makassar dan Surabaya.

Jokowi Berikan Instruksi Khusus ke Luhut Lancarkan Penggunaan Mobil Listrik
Indonesia
Jokowi Berikan Instruksi Khusus ke Luhut Lancarkan Penggunaan Mobil Listrik

Luhut diperintah melakukan koordinasi, sinkronisasi, monitoring, evaluasi, dan pengendalian atas pelaksanaan Instruksi Presiden.

Dukungan Gus Yahya Jadi Ketua Umum PBNU Menguat
Indonesia
Dukungan Gus Yahya Jadi Ketua Umum PBNU Menguat

Calon Ketua Umum atau Ketum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya semakin mendapatkan dukungan.

Kripto Kian Bergejolak, Badan Regulasi Global Diprediksi Dibentuk Tahun Depan
Dunia
Kripto Kian Bergejolak, Badan Regulasi Global Diprediksi Dibentuk Tahun Depan

Pasar kripto mengalami volatilitas yang lebih liar yang telah lama diwaspadai oleh pengawas.