Wapres Ma'ruf Amin Sebut Perayaan Idulfitri 1441 H Berbeda dari Tahun-Tahun Sebelumnya Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (17/12) (Antara/Fransiska Ninditya)

MerahPutih.Com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengakui, situasi lebaran kali berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena mewabahnya virus corona atau Covid-19.

“Idul Fitri kali ini tentu terasa berbeda, dalam kondisi pandemi saat ini tidak ada kesemarakan dan tidak dapat berkumpul bersama keluarga besar di kampung halaman,” kata Ma'ruf dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (24/5).

Baca Juga:

Jokowi Akui Lebaran 2020 Terasa Berat Lantaran Ada Pandemi Corona

Dia mengharapkan, meski dalam situasi yang berbeda agar umat muslim merayakannya dengan penuh suka cita dan gembira.

Wapres Ma'ruf Amin
Wapres Ma'ruf Amin (Foto: antaranews)

“Silaturahim dapat tetap terjalin dengan memanfaatkan teknologi yang tidak sedikitpun mengurangi makna dari silaturahim itu sendiri, untuk itu marilah kita semua umat Islam dengan hati yang Fitri merayakan Idul Fitri dengan khusyuk penuh keramah tamahan dan penuh kebahagiaan,” ucap Ma'ruf.

Menurut Ma'ruf dengan memperkuat iman dan ketakwaan, niscaya keberkahan akan diperoleh masyarakat beriman ketika menghadapi pandemi COVID-19.

"Kalau penduduk negeri itu beriman dan bertakwa, pasti Allah akan turunkan keberkatan dari langit dan dari bumi, artinya kesuburan, kemakmuran, keamanan, keselamatan, dan dihilangkannya berbagai kesulitan," katanya.

Ma'ruf yang juga Ketua Umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengungkapkan rasa syukurnya karena masyarakat Indonesia dapat melalui bulan Ramadan di tengah pandemi COVID-19.

"Syukur, alhamdulillah, kita telah mengakhiri ibadah puasa kita pada bulan Ramadan. Pada malam ini kita berada dalam malam Idulfitri atau yang biasa disebut dengan malam takbir karena malam ini terdengar gema takbir yang membahana angkasa," katanya.

Kiai Ma'ruf pun mengharapkan agar masyarakat dapat hidup disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hal ini tidak lain sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

“Semoga dengan hati yang fitri ini, kita dapat semakin mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, tetap jaga kesehatan kebersihan dan pola hidup sehat. Saya yakin dibalik kejadian pandemi ini tentu ada hikmah yang kita petik di kemudian hari,” tukas Ma'ruf.

Ia sendiri tak akan menggelar open house untuk bersilaturahmi dengan masyarakat.

"Wapres tidak open house tahun ini karena kita sedang menghadapi pandemi Covid-19," ujar Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi.

Baca Juga:

Berkah Idulfitri, Ribuan Napi Terima Remisi

Cak Duki, sapaan Masduki Baidlowi, mengatakan wapres tidak bisa melaksanakan acara rutin tahunan bertatap muka dengan publik melalui open house lantaran mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19.

Selain itu, kunjungan keluarga di rumah dinas juga akan dibatasi. Cuma keluarga inti saja yang boleh masuk. Kunjungan akan dilakukan secara bergantian demi menjaga jarak dengan mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat.

Mewakili Kiai Ma'ruf, Cak Duki meminta maaf sebesar-besarnya karena suasana Lebaran kali ini berbeda dari biasanya.(Knu)

Baca Juga:

Presiden Jokowi Salat Id di Wisma Bayurini, Kompleks Istana Bogor

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sejumlah Petinggi Waskita Karya Diduga Kecipratan Duit Korupsi Proyek Fiktif
Indonesia
Tarif Swab COVID-19, RSUD Depok Ikut Aturan Pemerintah
Indonesia
Tarif Swab COVID-19, RSUD Depok Ikut Aturan Pemerintah

Animo masyarakat untuk melakukan pemeriksaan COVID-19 secara mandiri masih tergolong rendah

Hari ini, Komandan Polda Metro Jaya Resmi Berganti
Indonesia
Hari ini, Komandan Polda Metro Jaya Resmi Berganti

Di penghujung hari sebagai Kapolda Metro Jaya, Nana Sudjana melakukan kunjungan ke Kampung Sehat Ketahanan Pangan di Kampung Ledug, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (19/11).

 Napi Bebas Berulah Lagi, Komisi III DPR Desak Kemenkumham Hentikan Program Asimilasi
Indonesia
Napi Bebas Berulah Lagi, Komisi III DPR Desak Kemenkumham Hentikan Program Asimilasi

"Kami yang konsen dibidang keamanan negara tidak bisa tinggal diam. Jangan sampai ada moral hazard dalam proses ini, karena spiritnya adalah penanganan COVID-19," tegasnya.

Satu Pegawai Positif COVID-19, PN Jakarta Barat Ditutup Sementara
Indonesia
Satu Pegawai Positif COVID-19, PN Jakarta Barat Ditutup Sementara

Penutupan rencananya berlangsung hingga (10/8).

Garuda Indonesia Mulai Berlakukan Insentif Tiket Pesawat
Indonesia
Garuda Indonesia Mulai Berlakukan Insentif Tiket Pesawat

Garuda Indonesia Group melayani penerbangan dari dan ke 10 Destinasi Wisata pilihan

Persiapan Formula E, Lapisan Jalanan di Monas Mulai Uji Coba Diaspal
Indonesia
Persiapan Formula E, Lapisan Jalanan di Monas Mulai Uji Coba Diaspal

Uji coba bertujuan untuk cek material yang bisa lebih mudah dikelupas setelah terpasang selama 4x24jam.

Polisi: 3 ABK WNI Dilarung di Laut
Indonesia
Polisi: 3 ABK WNI Dilarung di Laut

Polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini

 Kepala Gugus Tugas Tegaskan Mudik Dilarang dan Tidak Ada Kelonggaran
Indonesia
Kepala Gugus Tugas Tegaskan Mudik Dilarang dan Tidak Ada Kelonggaran

"Beberapa waktu terakhir, kami mendapatkan kesan seolah-olah masyarakat boleh mudik dengan syarat tertentu atau adanya kelonggaran. Saya Tegaskan. Tidak ada perubahan peraturan tentang mudik.