Wanita yang Maki Petugas di Anyer Tidak Diproses Hukum Tangkapan layar wanita yang memaki petugas karena menolak diputar balik di Anyer, Banten. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Wanita yang memaki petugas karena diputar balik di pos penyekatan simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon dipastikan tidak diproses hukum.

Keduanya yakni pengemudi mobil Toyota Vios A 1330 TH, Hasan Bahrudin dan penumpangnya Gustuti Rohmawati.

Baca Juga

Kelurahan Kebon Melati Tanah Abang Tempel Stiker Rumah Pemudik

"Ini komitmen mewujudkan program Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) untuk mengedepankan restorative justice," ucap Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono di Cilegon, Banten, Senin (17/5)

Meskipun lolos dari jeratan hukum, lanjut Sigit, Hasan dan Gustuti sudah diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Sehingga, kasusnya tidak dilanjutkan atau tidak diproses hukum hingga ke pengadilan.

"Sudah membuat pernyataan tidak melakukan perbuatanya sudah meminta maaf kepada petugas yang sedang bertugas," ujar Sigit.

Seperti diketahui, Polres Cilegon akhirnya mengamankan wanita maki petugas penyekatan di pos penyekatan Simpang Tiga Ciwandan, Jalan Lingkar Selatan (JLS), Minggu (16/5).

Tangkapan layar wanita yang memaki petugas karena menolak diputar balik di Anyer, Banten. Foto: Istimewa

Dalam video yang sempat viral di berbagai jejaring sosial itu, kemarahan wanita tersebut terus memuncak dan mengabaikan teguran dari petugas yang mencoba menenangkannya.

Penumpang kendaraan roda empat jenis Toyota Vios dengan nomor polisi A 1330 TH itu kesal, tidak terima ditegur petugas lantaran tidak mengenakan masker.

Terlebih mobil yang ditumpanginya pun dipaksa putar balik menyusul adanya instruksi penutupan seluruh tempat wisata oleh Gubernur Banten.

Perempuan yang belakangan diketahui bernama Gustuti Rohmawati itu diamankan oleh aparat kepolisian beserta Hasan Bahrudin, pengemudi kendaraan yang merupakan suaminya di Kampung Sangiang, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.

Dalam keterangannya, Gustuti Rohmawati tidak menampik bahwa kekesalannya saat itu spontan meluap lantaran adanya instruksi putar balik kendaraan oleh petugas gabungan dalam kegiatan Operasi Ketupat Maung 2021.

“Padahal tujuan saya bukan untuk berwisata ke pantai Anyer, melainkan untuk menjenguk saudara saya yang sakit,” ujar Gustuti. (Knu)

Baca Juga

Sorry COD, Sorry COD, Kalau Enggak Paham Sistem COD Jangan Marah, Bu!

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tak Tanggung-tanggung, Pos Penyekatan Jawa hingga Bali Nyaris Seribu
Indonesia
Tak Tanggung-tanggung, Pos Penyekatan Jawa hingga Bali Nyaris Seribu

Korlantas Polri telah membangun sebanyak 347 pos penyekatan PPKM Darurat baru di sepanjang Pulau Jawa hingga Bali.

Penyekatan Urungkan 2,1 Juta Warga Yang Tadinya Masih Ingin Ngotot Mudik
Indonesia
Penyekatan Urungkan 2,1 Juta Warga Yang Tadinya Masih Ingin Ngotot Mudik

Provinsi DKI Jakarta tetap akan melakukan pengetatan dua lapis untuk mengantisipasi arus mudik dan balik yang terjadi hingga akhir bulan.

DP Rumah dan Mobil Bisa Nol Persen, BI Yakin Kredit Konsumsi Naik
KPR
DP Rumah dan Mobil Bisa Nol Persen, BI Yakin Kredit Konsumsi Naik

Kebijakan pelonggaran uang muka KPR dan kredit kendaraan bermotor bukan sebuah keharusan, melainkan bank sentral memberikan ruang relaksasi.

[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Tunjuk Risma Gantikan Anies
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Tunjuk Risma Gantikan Anies

Sampai saat ini, belum ada berita apapun yang menyatakan bahwa DPRD DKI Jakarta mengajukan usul pemberhentian gubernur DKI Jakarta aktif, Anies Baswedan.

Orang Tua Meninggal Akibat COVID-19, Ghifari Jadi Anak Asuh Polres Sukoharjo
Indonesia
Orang Tua Meninggal Akibat COVID-19, Ghifari Jadi Anak Asuh Polres Sukoharjo

Orang nomor satu di jajaran Polres Sukoharjo itu mengambil langkah berani untuk menjadikan Ghifari sebagai anak asuh di Polres Sukoharjo.

Ada Pengerjaan MRT Fase 2, Jalan Glodok hingga Kota Tua Dilakukan Rekayasa Lalin
Indonesia
Ada Pengerjaan MRT Fase 2, Jalan Glodok hingga Kota Tua Dilakukan Rekayasa Lalin

Rekayasa lalu lintas karena ada pekerjaan Mass Rapid Transit (MRT) fase 2 segmen CP 203 Stasiun MRT Gilodok-Stasiun MRT Kota.

Pengetatan Pra Larangan Mudik Tak Berpengaruh pada Penumpang Kereta Api
Indonesia
Pengetatan Pra Larangan Mudik Tak Berpengaruh pada Penumpang Kereta Api

Kereta Api Indonesia (KAI) meluruskan Surat Edatan Kepala Satgas COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Ternate, Masyarakat Panik dan Keluar Rumah
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Ternate, Masyarakat Panik dan Keluar Rumah

Guncangan tersebut membuat masyarakat setempat panik dan keluar rumah.

DKI Siap Terapkan PPKM Darurat, Unit Usaha Langgar Aturan Kena Sanksi Berat
Indonesia
DKI Siap Terapkan PPKM Darurat, Unit Usaha Langgar Aturan Kena Sanksi Berat

Pemprov DKI Jakarta bakal mengikuti aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dibuat pemerintah pusat.

BMKG Perkirakan Puncak Musim Hujan Terjadi Januari-Februari 2022
Indonesia
BMKG Perkirakan Puncak Musim Hujan Terjadi Januari-Februari 2022

Hujan bervariasi, mulai dari hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir