WALUBI Turut Berpartisipasi dalam Peluncuran Kurikulum Merdeka oleh Mendikbudristek Peluncuran Kurikulum Merdeka secara virtual pada hari Jumat (11/2). (Foto: MP/Ist)

MerahPutih.com - Berlangsung secara virtual pada hari Jumat (11/2), peluncuran Kurikulum Merdeka telah terselenggara dengan lancar oleh Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim.

Dalam kesempatan tersebut, Mendikbudristek turut mengundang sejumlah organisasi di mana WALUBI menjadi satu–satunya organisasi Buddhis yang diundang dalam gelaran tersebut.

Adapun sejumlah organisasi yang diundang antara lain WALUBI, Muhammadiyah, NU, KWI, PGI, PHDI, MATAKIN, MLKI, Tamansiswa, Perkumpulan SPK, PGRI, FSGI, HIMPAUDI, IGI, P2G, YGB, IGTKI, Cahaya Guru, IGPKhI, Guru Vokasi IM, JSIT, FGII, IGRA, PERGUNU, INOVASI, SMERU, PLAN, STC, UNICEF, ALMI, ICMI, AIPI.

Baca Juga:

WALUBI Bersama KCBI Gelar Refleksi Sambut Tahun Baru Imlek 2573

“Tentunya kami menyambut baik inisiatif Kurikulum Merdeka yang dicanangkan oleh Kemendikbudristek RI, terlebih sebelumnya WALUBI selalu berpartisipasi aktif dalam berbagai focus group discussion (FGD) terkait Kurikulum Merdeka ini,” tutur Pelaksana Harian Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) Eric Fernardo yang dalam beberapa kesempatan sebelumnya mewakili WALUBI.

Pada masa pandemi COVID-19, krisis pembelajaran yang ada menjadikan pendidikan semakin tertinggal dengan hilangnya pembelajaran (learning loss) dan meningkatnya kesenjangan pembelajaran antarwilayah dan antarkelompok sosial-ekonomi. Untuk memulihkan pembelajaran pascapandemi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan Merdeka Belajar Episode Kelima belas: Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menekankan pentingnya penyederhanaan kurikulum dalam kondisi khusus (kurikulum darurat).

“Penyederhanaan kurikulum darurat ini efektif memitigasi ketertinggalan pembelajaran pada masa pandemi COVID-19,” terangnya saat peluncuran Merdeka Belajar Episode Kelima belas secara daring, pada Jumat (11/2).

Efektivitas kurikulum dalam kondisi khusus, kata Mendikbudristek, semakin menguatkan pentingnya perubahan rancangan dan strategi implementasi kurikulum secara lebih komprehensif. Arah perubahan kurikulum yang termuat dalam Merdeka Belajar Episode 15 ini adalah struktur kurikulum yang lebih fleksibel, fokus pada materi yang esensial, memberikan keleluasaan bagi guru menggunakan berbagai perangkat ajar sesuai kebutuhan dan karakteristik peserta didik, serta aplikasi yang menyediakan berbagai referensi bagi guru untuk terus mengembangkan praktik mengajar secara mandiri dan berbagi praktik baik.

Dalam pemulihan pembelajaran saat ini, lanjut Menteri Nadiem, satuan pendidikan diberikan kebebasan menentukan tiga kurikulum yang akan dipilih atau tidak dipaksakan. Pilihan pertama, Kurikulum 2013 secara penuh, pilihan kedua Kurikulum Darurat, yaitu Kurikulum 2013 yang disederhanakan, dan pilihan ketiga adalah Kurikulum Merdeka.

“Untuk itu, pemerintah akan menyiapkan angket untuk membantu satuan pendidikan menilai tahapan kesiapan dirinya menggunakan Kurikulum Merdeka,” ujar Menteri Nadiem.

Baca Juga:

Kemendikbud Ristek Gandeng Walubi dan KCBI Sosialisasikan Kurikulum Prototipe di Sekolah Bercirikan Buddhis

Berbagai pihak pun turut mendukung kebijakan Kurikulum Merdeka yang diluncurkan Kemendikbudristek. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mendukung penuh langkah Kemendikbudristek yang akan melaksanakan kebijakan Kurikulum Merdeka mulai tahun 2022 sebagai upaya pemulihan pembelajaran.

“Saya yakin kurikulum ini mampu mendorong pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswa serta memberi ruang yang lebih luas pada pengembangan karakter dan kompetensi dasar,” tutur Menteri Agama.

Selain itu, Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian menyambut baik hadirnya Kurikulum Merdeka. Menurutnya, Kurikulum Merdeka merupakan transformasi pembelajaran yang penting, bukan saja dalam menghadapi pendidikan pasca pandemi tapi juga untuk menghadapi situasi dunia yang terus berubah sesuai dengan perkembangan zaman.

“Saya percaya setiap anak itu unik, oleh karena itu pendekatan yang holistik fleksibel dan fokus pada kompetensi anak adalah kunci untuk mengembangkan anak secara maksimal demi cita-cita yang ingin mereka raih,” ujar Hetifah penuh semangat. (*)

Baca Juga:

Walubi Sebut Indonesia Kekurangan 7.927 Guru Agama Buddha

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Survei SMRC: Kinerja Kejaksaan Dinilai Buruk Dari Penegakan Hukum Sampai Rekrutmen
Indonesia
Survei SMRC: Kinerja Kejaksaan Dinilai Buruk Dari Penegakan Hukum Sampai Rekrutmen

Terkait proses rekrutmen, mayoritas, 58 persen tidak yakin proses seleksi CPNS di lembaga kejaksaan telah berjalan dengan adil tanpa kecurangan. Yang yakin 30 persen, dan ada 12 persen yang tidak dapat menjawab.

Komisi I Ikuti Keputusan Jokowi Terkait Panglima TNI
Indonesia
Komisi I Ikuti Keputusan Jokowi Terkait Panglima TNI

Pada prinsipnya, presiden memiliki kewenangan untuk menunjuk siapapun dari matra manapun

Survei NSN: Gibran Masuk Empat Tokoh Potensial Jadi Gubernur DKI
Indonesia
Survei NSN: Gibran Masuk Empat Tokoh Potensial Jadi Gubernur DKI

Posisi Ganjar tetap dilematis, elektabilitas tinggi tetapi minim dukungan partainya sendiri

Politikus PDIP Sebut Big Data Luhut tidak Bisa Dipertanggungjawabkan
Indonesia
Politikus PDIP Sebut Big Data Luhut tidak Bisa Dipertanggungjawabkan

"Ngga relevan bicara big data yang tidak jelas dan (tidak) bisa dipertanggungjawabkan. Tidak ada dasar hukumnya untuk menjadi patokan pengambilan keputusan. Tutuplah wacana ini,” kata Andreas kepada wartawan, Kamis (17/3).

Vandalisme dan Pencurian Fasilitas Taman Kerap Terjadi di Kota Bandung
Indonesia
Vandalisme dan Pencurian Fasilitas Taman Kerap Terjadi di Kota Bandung

Pemeliharaan dilakukan di 250 lokasi taman, termasuk taman-taman tematik. Keseluruhan di Kota Bandung terdata 733 taman, yang sebagian besarnya didominasi oleh taman di lingkungan perumahan dan pemukiman.

Lima Alternatif Lokasi Sirkuit Formula E di Jakarta
Indonesia
Lima Alternatif Lokasi Sirkuit Formula E di Jakarta

Kami akan lakukan fisibility studies

Kementerian Agama Ajukan Tambahan Biaya Operasional Haji Rp 1,5 Triliun
Indonesia
Kementerian Agama Ajukan Tambahan Biaya Operasional Haji Rp 1,5 Triliun

Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan terbaru Arab Saudi yang menaikkan harga paket layanan baik di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

12 DPD Partai Gerindra Dorong Prabowo Kembali Maju di Pilpres 2024
Indonesia
12 DPD Partai Gerindra Dorong Prabowo Kembali Maju di Pilpres 2024

12 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) atau provinsi Partai Gerindra mendorong Prabowo Subianto kembali maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Inggris Latih Tentara Ukraina dalam Perang Melawan Rusia
Dunia
Inggris Latih Tentara Ukraina dalam Perang Melawan Rusia

Sejumlah kecil tentara Ukraina sedang dilatih di Inggris untuk pertama kalinya sejak pasukan Rusia mulai melancarkan invasi.

Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Tolak Eksepsi 8 Terdakwa ASABRI
Indonesia
Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Tolak Eksepsi 8 Terdakwa ASABRI

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menolak nota keberatan atau eksepsi terhadap delapan terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan Keuangan PT. ASABRI.