Wall of Fades, Surganya Denimhead Hadir di Grand Indonesia Celana denim milik anggota komunitas Darahku Biru dipajang di area WoF (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

DI samping pintu masuk acara pameran itu terpampang sebuah backdrop berukuran cukup besar. Bergurat sebuah kalimat Wall of Fades A Raw Canvas di backdrop itu.

Di dekat backdrop, sejumlah orang berbaris. Mereka mengantre demi bisa berfoto dengan latar backdrop tersebut, menandakan sudah eksis di acara pameran denim terbesar Indonesia, Wall of Fades (WoF) di Exhibition Hall, lantai 5, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (12/12).

Baca juga:

Raw Denim, Hanya untuk yang Fanatik

Mereka yang mayoritas influencer dan tamu undangan langsung masuk ke area pameran WoF untuk menikmati berbagai macam denim yang dipamerkan. Termasuk Merahputih.com yang mengikuti press tour bersama awak media lainnya. Agenda hari ini memang khusus untuk awak media dan influencer.

Event WoF tahun ini mengangkat tema A Raw Canvas, dan sudah dihelat ke-11 kalinya. WoF kali ini tidak hanya dihelat di Jakarta, tapi di dua kota besar Indonesia lainnya, Yogyakarta, dan Bandung.

Sebelum memasuki area pameran, kamu akan melewati pintu masuk yang ditutup rumbai-rumbai berbahan denim. Di setiap rumbai itu menempel berbagai macam bahan denimberagam warna semisal biru, abu-abu, navy, hingga hitam.

Di area setelah pintu masuk, kamu akan serasa diajak menelusuri sejarah denim dari masa ke masa. Di area ini ada banyak celana denim digantung yang populer pada masanya, mulai dari tahun 1878-1987. "Kami memang ingin mengedukasi pengunjung tentang sejarah-sejarah denim," tutur Head of Public Relation WoF, Diaz Respatianto, yang memandu tur.

Area ini memang dipenuhi dengan semua hal tentang denim. Di salah satu sudut ruangan juga ada beberapa celana denim yang dipajang. Meski terlihat biasa saja, celana denim itu penuh sarat makna. Soalnya, semua celana itu milik para anggota komunitas Darahku Biru, yang merupakan penyelenggara WoF.

Salah satu sudut ruangan disulap menjadi tempat usaha tukang permak (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Masih di area yang sama, salah satu sudut lainnya bersalin rupa menjadi ruang kerja seorang penjahit, lengkap dengan mesin jahit dan merek usaha yang akrab di kalangan masyarakat, "Vermak Levis". Di belakang mesin jahit, ada banyak bahan-bahan permak yang menggantung.

Di area ini juga terdapat contoh streetwear yang sudah di permak. Mulai dari sneaker, celana, hingga jaket. Ya semua streetwear itu berbahan denim, kecuali sneakernya.

Selain itu, yang tak kalah keren di area ini juga terdapat spot berfoto dengan background majalah-majalah lawas seputar gaya hidup denim. Lagi-lagi pengunjung bisa eksis dengan latar foto yang gokil sebelum memasuki area tenant.

Baca juga:

Melipat Celana Denim Ada Caranya Lho!

Di area pameran, kamu akan langsung melihat tenant-tenant yang berjejer. Di area-area awal, merupakan tenant-tenant denim populer yang sering terlibat di acara WoF. Contohnya seperti Bluesville, Elhaus, hingga Lee. "Tenant kita tahun ini bertambah, dari 70 tenant sekarang ada 75 tenant, tambah Diaz.

Area pameran memang mengundang hasrat untuk berbelanja. Produk denim lokal setiap tenant memang kece banget. Bahkan bukan cuma denim, ada juga tenant yang menjual sepatu dan jam tangan. Semua produk itu juga milik lokal. Kalau kamu memang niat belanja di setiap tenant WoF, dijamin, penampilan kamu bisa fashionable banget.

Bluesville, salah satu tenant populer di WoF (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ada lagi yang menarik di area pameran ini. Di tengah-tengah tenant, sejumlah celana denim dipajang. Celana-celana itu ternyat tidak dijual. Itu merupakan celana denim koleksi denim influencer dari Swiss, Ruedi Karrer.

Karrer memang sudah langganan eksis di setiap acara WoF. Dia juga bakal jadi pembicara di acara talkshow WOF pada hari Sabtu (14/12). "Selain Ruedi, kita juga mendatangakan influencer denim dari Belanda, Robin Meijerink," papar Diaz.

Setelah menelusuri semua area pameran, kamu akan memasuki area khusus yang disebut sebagai area eksperimen. Nah, kamu yang sudah belanja kaos atau celana di tenant, bisa memodifikasi barang belanjaan kamu di area ini, entah itu permak, digital printing, hingga heatpress.

Proses jasa heatpress di area eksperimen (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Area eksperimen ini memang keren banget. Merahputih.com menghampiri salah satu tenant yang bergerak di jasa heatpress. Jadi heatpress ini merupakan proses penempelan patch, sebuah desain berbahan polyflex seperti stiker menggunakan sebuah alat bernama heatpress.

Kebetulan, ada salah satu pengunjung yang mencoba menggunakan jasa heatpress ini. "Jadi kita lepas dulu lapisan pelindung belakangnya (patch) baru kita tempel di baju menggunakan heatpress," ujar Owner Needleworks Studios, Robertus Ricky, kepada merahputih.com. Needle Works Studios merupakan brand yang membuat patch tersebut. Mereka berkolaborasi dengan Taka Custom Workshop, brand yang memiliki alat heatpress itu.

Robertus terlihat sangat lihat. Dia juga berhati-hati saat menempelkan patch di baju pengunjung itu. "Soalnya kalau salah gak bisa diulang lagi," tutur pria asal Semarang itu. Proses penempelan hanya berlangsung sekitar 10 detik. Baju tersebut juga bisa langsung dicuci kata Robertus.

Area F&B (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Sebenarnya kata Robertus, justru estetika dari heatpress penempelan patch tidak perlu teratur. Tapi semua tergantung lagi dengan selera orang masing-masing.

Setelah area eksperimen, aroma makanan langsung tercium di area berikutnya. Nah, usai puas belanja di area tenant, kamu bisa menyantap makanan di area F&B. Area ini merupakan area terakhir WoF, yang juga terdapat panggung kecil untuk para bintang tamu seperti Pemuda Sinarmas, Kelelawar Malam, dan Kelompok Penerbang Roket.

Jadi tunggu apalagi sahabat Merah Putih, jangan lupa mampir ke WoF ya! WoF bakal dihelat mulai hari ini hingga Minggu 15 Desember 2019. (ikh)

Baca juga:

Kombinasikan Bawahan Denim dengan Atasan ini, Jangan Sampai Salah!

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
4 Aturan Ekstra Ketat yang Wajib Dipatuhi Anak Presiden AS
Hiburan & Gaya Hidup
4 Aturan Ekstra Ketat yang Wajib Dipatuhi Anak Presiden AS

Keluarga Presiden AS tidak bisa seenaknya, ada protokol ketat yang harus mereka patuhi.

Ngaku Masih Muda? Ini yang Wajib Kamu Lakukan!
Fun
Ngaku Masih Muda? Ini yang Wajib Kamu Lakukan!

Anak muda harus produktif dan positif.

Bersepeda Menembus Kota, ini Tips agar Aman
Fun
Bersepeda Menembus Kota, ini Tips agar Aman

Agar tetap aman sampai tujuan.

4 Inspirasi Rambut Pendek yang Jadi Tren di 2020
Fashion
Game Kece Buatan Capcom dan Square Enix ini Tak Bisa Rilis di 2021
Fun
Pameran Daring LAWAN, Berani Baru Perupa Kota Tua Merespon Pandemi
Hiburan & Gaya Hidup
Pameran Daring LAWAN, Berani Baru Perupa Kota Tua Merespon Pandemi

Tema LAWAN!!! diusung sebagai upaya para perupa merespon situasi terkini

Bukan Pakai Internet, 3 Cara Melancong Tanpa Keluar Rumah
Fun
Bukan Pakai Internet, 3 Cara Melancong Tanpa Keluar Rumah

Biar tahu keadaan di luar sana tak melulu membutuhkan internet.

Sempat Terancam Ditunda, Oscar Dijadwalkan Pada April 2021
Fun
Sempat Terancam Ditunda, Oscar Dijadwalkan Pada April 2021

Jadwal Oscar 2021 bersamaan dengan pembukaan Museum of Motion Pictures milik Academy.

Ulang Tahun Kelima, DAY6 Rayakan bersama Penggemar
ShowBiz
Ulang Tahun Kelima, DAY6 Rayakan bersama Penggemar

Ucapan selamat membanjiri kolom komentar di media sosial DAY6.