Walkot Surabaya Ingin Bedakan Tarif Air PDAM di Perumahan dan Perkampungan Pelayanan di kantor PDAM Surabaya, Jawa Timur. ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya.

MerahPutih.com - Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada diperintahkan mengkaji ulang terkait tarif air bersih, khususnya untuk warga miskin.

Wali Kota (Walkot) Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya menginginkan agar tarif PDAM dapat dibedakan antara klaster perumahan menengah ke atas dengan perkampungan.

Baca Juga:

Pemkot Surabaya Gelar Sayembara Desain Patung Bung Karno

"Tarif masih dihitung. Saya berharap tidak ada lagi warga miskin mensubsidi warga kaya. Tapi dijaga betul," kata Cak Eri.

Ia mengatakan, maka warga yang benar-benar mampu tetap membayar PDAM dan warga yang tidak mampu, dapat disubsidi oleh pemerintah.

Air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting warga, sehingga pemerintah harus hadir untuk warganya.

"Ini yang harus diubah cara kerjanya. Saya berharap di tahun 2023 sudah berjalan semuanya," ujar dia.

Cak Eri juga meminta PDAM supaya melakukan kajian soal tarif air bersih bagi warga miskin.

Ia mencontohkan, untuk pelanggan dari kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan kebutuhan air di bawah 10 ribu liter, mereka dapat diberi skema subsidi.

"Ini lagi dikaji, saya berharap kalau itu (perhitungan) bisa gratis, ya, gratiskan," katanya.

Baca Juga:

Ribuan Balita di Surabaya Terserang Pneumonia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Arus Balik Mudik Cetak Rekor Tertinggi 170.078 Kendaraan
Indonesia
Arus Balik Mudik Cetak Rekor Tertinggi 170.078 Kendaraan

Rekor arus balik tertinggi di sepanjang sejarah jalan tol di Indonesia kembali terjadi pada Sabtu (7/5), atau H+4 arus balik Lebaran 2022 ini. Volume lalu lintas kembali ke Jabotabek dari arah Timur (Surabaya, Solo, Semarang, Cirebon dan Bandung) mencapai 170.078 kendaraan.

Warga dan Wisatawan Dilarang Dekati Gunung Anak Krakatau Radius 5 Kilometer
Indonesia
Warga dan Wisatawan Dilarang Dekati Gunung Anak Krakatau Radius 5 Kilometer

Gunung Anak Krakatau (GAK) mengalami kenaikan aktivitas dengan status Siaga atau Level III

Pemprov DKI Gelar Konser Gratis di TIM, Bintang Tamu Yura Yunita hingga Mocca
Indonesia
Pemprov DKI Gelar Konser Gratis di TIM, Bintang Tamu Yura Yunita hingga Mocca

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) berkolaborasi dengan Plus Jakarta menggelar konser secara gratis.

Pemprov DKI Wacanakan Sertifikasi Kantin Sehat Sekolah
Indonesia
Pemprov DKI Wacanakan Sertifikasi Kantin Sehat Sekolah

Dalam rangka melindungi serta gizi yang cukup untuk peserta didik Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono mencanangkan sertifikasi kantin sehat sekolah.

Swedia dan Finlandia Merapat ke NATO, Rusia Ancam Kerahkan Senjata Nuklir
Dunia
Swedia dan Finlandia Merapat ke NATO, Rusia Ancam Kerahkan Senjata Nuklir

Orang terdekat Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan NATO terkait Swedia dan Finlandia jika bergabung dengan aliansi militer itu.

 Rapat Paripurna DPR Sahkan 3 Orang Anggota DKPP Untuk Dilantik Jokowi
Indonesia
Rapat Paripurna DPR Sahkan 3 Orang Anggota DKPP Untuk Dilantik Jokowi

Setelah tiga nama calon anggota DKPP tersebut disetujui dalam Rapat Paripurna, lalu akan dikirimkan ke Presiden sambil menunggu dua nama calon lainnya, untuk kemudian nantinya dilantik.

Eks Ketua MK Tegaskan Jokowi tidak Bisa jadi Cawapres di Pilpres 2024
Indonesia
Eks Ketua MK Tegaskan Jokowi tidak Bisa jadi Cawapres di Pilpres 2024

Ia menjelaskan, di Pasal 7 UUD 1945, jabatan presiden dan wakil presiden itu satu kesatuan.

 Bawaslu Hanya Bisa Menempatkan Satu Pengawas di TPS
Indonesia
Bawaslu Hanya Bisa Menempatkan Satu Pengawas di TPS

Terdapat beberapa persoalan yang dihadapi oleh Bawaslu saat ini. Diantaranya jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) tingkat provinsi kabupaten/kota belum ideal.

KPK Geledah Kantor Pengembang Terkait Dugaan Suap Eks Walkot Yogyakarta
Indonesia
KPK Geledah Kantor Pengembang Terkait Dugaan Suap Eks Walkot Yogyakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor pengembang di Jakarta Timur, Senin (6/6).

Anies Minta Pemudik Nikmati Perjalanan dan Kurangi Main Ponsel
Indonesia
Anies Minta Pemudik Nikmati Perjalanan dan Kurangi Main Ponsel

"Kita berharap, bagi yang mau mudik nanti nikmati perjalanan kurangi lihat hp di perjalanan. Menikmati kekayaan alam sosiologi yang ada di sepanjang perjalanan," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (19/4).