Walkot Solo Ngamuk, SPPG Solo Pekerjakan Karyawan Luar Daerah sehingga tak Kurangi Pengangguran

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 21 Oktober 2025
Walkot Solo Ngamuk, SPPG Solo Pekerjakan Karyawan Luar Daerah sehingga tak Kurangi Pengangguran

Wali Kota Solo Respati Ardi mengecek SPPG Solo. (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEJUMLAH dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Solo diketahui mempekerjakan warga dari luar Kota Solo. Hal tersebut tidak sejalan dengan rencana Pemkot Solo untuk mengurangi angka pengangguran mencapai 12.000 orang.

Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan angka pengangguran di Solo masih cukup tinggi. Ia mengharapkan warga Solo yang belum dapat kerjaan bisa dipekerjakan di SPPG. “Kami melihat banyak SPPG Solo justru mempekerjakan orang luar Solo. Pemkot Solo menyayangkan hal tersebut,” ujar Respati, Selasa (21/10).

Ia meminta seluruh dapur SPPG yang berada di Solo bisa mempekerjakan warga ber-KTP Kota Solo. “Mempekerjakan warga Kota Solo tentunya bisa lebih memahami wilayah-wilayah sekitar dan juga memberikan kebermanfaatan bagi Kota Bengawan dalam program Makan Bergizi Gratis,” tegas dia.

Dia menegaskan pihaknya tidak ingin Kota Solo dipenuhi pekerja luar Solo di SPPG karena mereka tidak mengetahui adat-istiadat, kebiasaan, dan lokal-kultur kota tersebut. Selain itu, warga Solo juga dianggap mampu mengerti wilayah-wilayah dan paham dengan kebiasaan serta kultur warga setempat. Respati Ardi menambahkan mempekerjakan warga Solo di setiap dapur SPPG, bisa menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran. "Banyak yang masih merekrut di luar dari Kota Solo itu saya sangat menyesalkan,” katanya.

Baca juga:

SPPG Solo Ditolak Warga, Walkot Solo Sebut Jadi Bahan Evaluasi BGN


Dia menjelaskan, jika memang total ada 47 dapur MBG di Solo, itu berarti ada 2.000 lowongan karyawan yang bisa bekerja. Di lain sisi, angka pengangguran di Solo sampai Oktober 2025, tercatat 12.000 orang.

Ia menambahkan pihaknya memberikan kebebasan hak dan kewajiban kepada setiap dapur SPPG. Namun, Wali Kota Solo itu memastikan warga asli masih sangat kompeten dalam membantu terselenggaranya program Makan Bergizi Gratis yang baik.

“Ketika 2.000 bisa terserap pasti langsung bisa turun 10 persen. Itu saya rasa sangat bagus sekali," pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Polri Kini Sudah Punya 672 SPPG, Paling Banyak Ada di Jawa Tengah



Caption: Wali Kota Solo Respati Ardi mengecek SPPG Solo. (Merahputih.com/Ismail)

#Solo #SPPG #Respati Ahmad Ardianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPRD Bongkar Tunggakan Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, Manajemen Persis Janji Lunasi
Akumulasi tunggakan beserta denda yang harus diselesaikan manajemen Persis mencapai Rp 3,21 miliar sejak 2024 sampai per 13 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPRD Bongkar Tunggakan Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, Manajemen Persis Janji Lunasi
Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Indonesia
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
BGN mengungkap tiga penyebab dana operasional SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis tidak cair, mulai dari pelaporan hingga penggunaan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
Indonesia
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Kepala BGN Sudaryono resmi memberi akses kader Posyandu untuk mengawasi dapur SPPG dan mendata penerima Program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Indonesia
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
BGN mengembalikan Rp 160,37 miliar ke kas negara atas temuan BPK RI. Hal itu terkait penemuan rekening ganda di 75 SPPG.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
Indonesia
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Komisi IX DPR mendesak SPPG ditutup permanen usai terjadinya keracunan MBG di Cirebon.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Indonesia
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Pemerintah menyiapkan empat langkah pembenahan MBG, mulai dari pemerataan wilayah 3T, penertiban SPPG, peningkatan mutu makanan, hingga validasi data penerima.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Indonesia
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
BGN menutup dua SPPG di Jawa Tengah, Hal itu tertuang dalam SK Kepala BGN Nomor 63530 Tahun 2026.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
Bagikan