Walkot Depok Usulkan Pengaturan Jam Kerja, Begini Tanggapan Anak Buah Anies Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah. Foto: Beritajakarta.id

MerahPutih.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengusulkan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pengaturan jam kerja pegawai di ibu kota, baik pemerintah maupun swasta.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengakui kesulitan merealisasikan pengaturan jam kerja pegawai di Jakarta. Kata Andri, pihaknya bisa mengawasi pekerja yang hanya masuk 50 persen dari kapasitas pegawai.

Baca Juga

KRL Masih Terapkan Aturan Pembatasan Jumlah Penumpang

"Cuma kan agak susah untuk mengawasi mana yang jam sekian, mana yang jam sekian. Yang bisa kita awasi di perusahaan tersebut ada 100 (karyawan), ya otomatis dia harus ada 50," kata Andri saat dihubungi, Rabu (10/6).

Andri menerangkan, pembatasan kerja karyawan sudah diatur dan sosialisasikan kepada seluruh perusahaan di Jakarta. Baik Aparatur Sipil Negara (ASN) ataupun karyawan swasta.

"Kalau masyarakat taat, penampakan ya insya Allah tidak parah. Makanya kami minta pemerintah daerah mitra membujuk warganya agar taat aturan," jelas Andri.

Sejumlah pekerja meyelesaikan pembuatan pakaian di pabrik garmen PT Citra Abadi Sejati, Bogor, Jawa Barat. ANTARA JABAR/Yulius Satria Wijaya/agr/18.
Sejumlah pekerja meyelesaikan pembuatan pakaian di pabrik garmen PT Citra Abadi Sejati, Bogor, Jawa Barat. ANTARA JABAR/Yulius Satria Wijaya/agr/18.

Andri menjelaskan, tim terpadu yang dibantu untuk melakukan pengawasan kegiatan perkantoran itu agak sulit untuk mengawasi waktu keberangkatan pekerja.

Lanjut dia, tim hanya bisa mengawasi jumlah karyawan yang hadir dalam satu perusahaan. Artinya apabila lebih dari 50 persen kapasitas yang ada, Perusahaan dinyatakan melanggar.

Baca Juga

Begini Cara DKI Tumbuhkan Kembali Ekonomi di Tengah Pandemi

Ia pun berharap agar perusahaan di Jakarta mematuhi peraturan yang sudah disosialisasikan. Tujuannya untuk mengantisipasi bertemunya individu dengan individu lain dalam suatu tempat dan waktu yang sama sehingga bisa mencegah penyebaran virus corona.

"jadi Pak wali kota itu mintanya bukan kepada jam kerja. kepada warganya agar menaati ketentuan yang sudah dimuat oleh Pemprov DKI," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPU Tetapkan Jumlah DPS Pilwali Depok
Indonesia
KPU Tetapkan Jumlah DPS Pilwali Depok

Nana sangat berharap kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan bisa mengawal kegiatan penyusunan dan pemutakhiran data pemilih

Sertifikat Tanah Bisa Jadi Jaminan Buat KUR Petani dan Nelayan
Indonesia
Sertifikat Tanah Bisa Jadi Jaminan Buat KUR Petani dan Nelayan

Total realisasi KUR dari Januari sampai 8 Oktober 2020 telah mencapai Rp130,91 triliun untuk sekitar 3,85 juta debitur.

Pendapatan Negara Turun Sampai 12,4 Persen
Indonesia
Pendapatan Negara Turun Sampai 12,4 Persen

Penerimaan pajak Rp601,9 triliun yang realisasinya 50,2 persen dari target dalam Perpres 72/2020 Rp1.198,8 triliun dan terkontraksi hingga 14,7 persen (yoy).

Bahaya! Jangan Pamerkan Sertifikat Vaksin COViD-19 di Medsos
Indonesia
Bahaya! Jangan Pamerkan Sertifikat Vaksin COViD-19 di Medsos

"Ingin saya sampaikan agar sertifikat vaksinasi ini jangan di-upload atau diunggah di media sosial," kata Johnny

Baleg Setujui 33 RUU Termasuk RUU Haluan Ideologi Pancasila Buat Dibahas
Indonesia
Baleg Setujui 33 RUU Termasuk RUU Haluan Ideologi Pancasila Buat Dibahas

Fraksi Partai Golkar memberi catatan tentang RUU Pembinaan Haluan Ideologi Pancasila (HIP) atau RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Tips Agar Pesepeda Tak Jadi Korban Kejahatan Jalanan
Indonesia
Tips Agar Pesepeda Tak Jadi Korban Kejahatan Jalanan

Ia pun memberikan tips aman kepada pesepeda yaitu agar tidak gunakan barang berharga saat bersepeda.

Faktor Ini Jadi Alasan Sandiaga Uno Mau Jadi Menparekraf
Indonesia
Faktor Ini Jadi Alasan Sandiaga Uno Mau Jadi Menparekraf

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menunjuk Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)

Gagal Tangani COVID-19, PM Italia Giuseppe Conte Mundur
Indonesia
Gagal Tangani COVID-19, PM Italia Giuseppe Conte Mundur

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte menyerahkan pengunduran dirinya kepada kepala negara pada Selasa (26/1).

Orang yang Kerahkan Ambulans Buat Bawa Batu Dicari Polisi
Indonesia
Orang yang Kerahkan Ambulans Buat Bawa Batu Dicari Polisi

Kasus ini sendiri telah naik statusnya dari penyelidikan ke penyidikan

Transisi Kekuasaan AS Dipastikan Mulus
Dunia
Transisi Kekuasaan AS Dipastikan Mulus

Biden sendiri umumnya mengabaikan Trump dan menegaskan, tidak banyak mempengaruhi perencanaan yang sudah dibuatnya.