Walkot Bekasi Nonaktif Rahmat Effendi Habiskan Bulan Ramadan di Penjara Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (10/2/2022). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Wali Kota Bekasi nonaktif, Rahmat Effendi kasus dugaan suap dalam pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemkot Bekasi, Jawa Barat.

"Untuk kebutuhan pengumpulan alat bukti sekaligus melengkapi berkas perkara, tim penyidik memperpanjang masa penahanan tersangka RE dkk masing-masing untuk 30 hari ke depan," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (2/4).

Baca Juga

KPK Garap 3 Anak Wali Kota Nonaktif Bekasi Rahmat Effendi

Perpanjangan penahanan ini merupakan yang kedua kalinya berdasarkan penetapan keputusan dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Bandung.

Rahmat Effendi diperpanjang masa tahanannya di Rumah Tahanan (Rutan) Gedung Merah Putih KPK sejak 6 April sampai 5 Mei 2022. Selain Rahmat Effendi, KPK juga memperpanjang masa tahanan empat tersangka lainnya.

Mereka yakni, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP Bekasi, M Buyamin; Lurah Kati Sari, Mulyadi; Camat Jatisampurna, Wahyudin; serta Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi.

Dalam perkara ini, pria yang akrab disapa Pepen ini diduga telah menerima uang dengan nilai total sebesar Rp 7,1 miliar terkait proyek ganti rugi pembebasan lahan di Kota Bekasi.

Baca Juga

KPK Periksa Sekda Bekasi Terkait Kasus Rahmat Effendi

Adapun, sejumlah proyek tersebut yakni terkait ganti rugi pembebasan lahan sekolah di wilayah Rawalumbu senilai Rp 21,8 miliar. Kemudian, pembebasan lahan Polder 202 senilai Rp 25,8 miliar. Lalu, proyek pembebasan lahan Polder Air Kranji senilai Rp 21,8 miliar; serta proyek pembangunan gedung tekhnis bersama senilai Rp15 miliar.

Pepen diduga meminta komitmen fee kepada para pihak yang lahannya akan diganti rugi untuk proyek pengadaan barang dan jasa. Ia diduga meminta uang ke para pemilik lahan dengan menggunakan modus 'Sumbangan Masjid'. Uang sebesar Rp 7,1 miliar tersebut diduga diterima Bang Pepen melalui berbagai pihak perantara.

Selain itu, Rahmat Effendi juga diduga menerima sejumlah uang dari beberapa pegawai pada Pemkot Bekasi sebagai pemotongan terkait posisi jabatan yang diembannya. Ia juga diduga menerima suap terkait pengurusan proyek dan tenaga kerja kontrak di Pemkot Bekasi. (Knu)

Baca Juga

KPK Duga Sekda Kota Bekasi Kecipratan Uang dari Tersangka Rahmat Effendi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Warung Makan Dibakar Karena Berjualan di Bulan Puasa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Warung Makan Dibakar Karena Berjualan di Bulan Puasa

Akun Facebook dengan nama pengguna “Yuli Setiawan” (https://www.facebook.com/yuli.setiawan.7712) dalam forum “KABAR KLATEN”. Artikel tersebut menyatakan bahwa sebuah warung makan di Klaten dibakar warga karena berjualan saat bulan puasa.

Siapkan Langkah Darurat Evakuasi, Indonesia Siapkan Paspor Khusus WNI di Ukraina
Indonesia
Siapkan Langkah Darurat Evakuasi, Indonesia Siapkan Paspor Khusus WNI di Ukraina

Pemerintah Indonesia mulai menyiapkan langkah terhadap warga yang berada di Ukraina pasca-invasi Rusia pada Kamis (24/2) kemarin.

Bank Panin Bantah Lobi dan Suap Eks Pejabat Pajak
Indonesia
Bank Panin Bantah Lobi dan Suap Eks Pejabat Pajak

Veronika tidak pernah melakukan negosiasi dengan tim pemeriksa pajak pada Ditjen Pajak

Teman Anies Bakal Kumpulkan Tanda-tangan Dorong Anies 2 Periode di DKI
Indonesia
Teman Anies Bakal Kumpulkan Tanda-tangan Dorong Anies 2 Periode di DKI

Tagline “Maju Kotanya dan Bahagia Warganya” akan selalu ada sampai Ibu Kota menjadi wilayah yang akan menjadi percontohan daerah lain.

Gibran dan Jan Ethes Belum Ucapkan Selamat Ulang Tahun Langsung ke Jokowi
Indonesia
Gibran dan Jan Ethes Belum Ucapkan Selamat Ulang Tahun Langsung ke Jokowi

Gibran mengaku belum mengucapkan selamat ulang tahun langsung pada bapak Jokowi. Bahkan, Jan Ethes yang merupakan cucu kesayangannya bapak Jokowi juga belum memberikan ucapan langsung.

51 Ribu Balita di Bogor Alami Masalah Postur dan Gizi
Indonesia
51 Ribu Balita di Bogor Alami Masalah Postur dan Gizi

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor minta semua pihak mendorong pemanfaatan dana desa untuk pencegahan stunting termasuk dalam penyediaan sarana prasarana posyandu.

61,1 Juta Orang Sudah Lengkap Divaksin COVID-19
Indonesia
61,1 Juta Orang Sudah Lengkap Divaksin COVID-19

Selain itu terdapat pula 3.038.653 orang di kelompok usia 12-17 tahun yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin, dari 26.705.490 orang yang menjadi target vaksinasi.

[HOAKS atau FAKTA]: Virus COVID-19 Ternyata Mengandung Babi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Virus COVID-19 Ternyata Mengandung Babi

Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama “Encang Bedegong” di grup Muslim Cyber Community (MCC).

Izin Penggunaan Darurat Vaksin Merah Putih Diperkirakan Keluar pada September
Indonesia
Izin Penggunaan Darurat Vaksin Merah Putih Diperkirakan Keluar pada September

Proses pengembangan Vaksin Merah Putih akan memasuki uji klinik fase ketiga.

Densus 88 Kembali Ciduk Satu Terduga Teroris di Lampung
Indonesia
Densus 88 Kembali Ciduk Satu Terduga Teroris di Lampung

Densus 88 Antiteror Polri kembali menciduk terduga teroris di Lampung pada Senin (8/11) sore. Dia adalah P alias Mas PUR Bengkel (40).