Wali Kota Tangerang: Perbaikan Jalan Ambles di Daan Mogot Selesai Selama 4 Hari Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meninjau jalan amblas Daan Mogot. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Wali Kota Tangerang Kota Arief R Wismansyah memperkirakan perbaikan jalan yang ambles di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) SDN Inpres Tanah Tinggi, Jalan Daan Mogot masih akan dikerjakan hingga empat hari ke depan.

"Perbaikanya mungkin 3, 4 hari lagi ke depan," kata Arief saat dihubungi merahputih.com, Senin (13/1).

Baca Juga:

Penerapan Jalan Berbayar Mandek, Ini Kata Polda Metro Jaya

Hingga kini, kata Arief, pemasangan box culvert di jalan yang ambles sudah terpasang. Bahkan, pipa PDAM sudah diperbaiki karena mengalami kebocoran.

"Box culvert sudah terpasang hampir setengah badan jalan 7 meter. Kita mau mulai pemadatan. Pipa PDAM juga sudah terkoneksi, sedang melakukan perkuatan dan commissioning," paparnya.

Arief menyakini, jalan nasional yang menyambungkan antara Provinsi Banten dan DKI Jakarta akan lebih baik dan kuat karena di bawah dipasangkan Box Culvet beton.

 Kondisi jalan amblas di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang. (Foto: Antara)
Kondisi jalan amblas di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang. (Foto: Antara)

Lebih lanjut Arief menerangkan, jalan yang ambles dikerjakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR). Pemkot Tangerang Kota, kata dia, mengurusi lalu lintas di lapangan.

"Yang kerja semuanya menteri PUPR kita hanya koordinasi di lapangan. Kita pengalihan lalu lintas itu polres terlibat Dishub terlibat Dinas PU terlibat," jelas dia.

Baca Juga:

Pengendara Diminta Hati-Hati Melintas di Jalan Daan Mogot

Arief menerangkan, jalan tersebut ambles diperkirakan lantaran tanah yang berada di bawah telah terkikis air imbas dari banjir yang beberapa waktu lalu wilayah Tanah Tinggi terendam banjir.

"Kemungkinan curah hujan kemarin kan banjir di tanah tinggi. Nah itu bawahnya itu sudah kena kikisan air, jadi karena kikisan air. Saya turun ke bawah itu udah bolong," ungkapnya.

Agar peristiwa amblesnya jalan tak kembali terulang, kata Arief, pihaknya menyisir wilayah yang dianggap rawan ambles. Tak hanya itu, lanjutnya, Pemda Kota Tangerang juga memperbaiki tanggul-tanggul yang jebol.

"Kalau wilayah lain sudah (disisir), yang wilayah kota kaitan tanggul yang jebol, saluran yang mampet terus juga," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Main Gadget saat Perjalanan Darat Bukin Pusing, Ini Alasan Medisnya



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH