Wali Kota Solo Klaim PPKM Mampu Tekan Penyebaran COVID-19 Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Presiden Jokowi menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali jilid 2 tanggal 26 Januari-8 Februari belum efektif menekan angka kasus COVID-19.

Hal itu didasari dari mobilitas masyarakat di luar rumah masih ditemukan saat PPKM.

Baca Juga

PPKM Belum Bisa Kendalikan Mobilitas Warga

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyangkal pernyataan Presiden Jokowi tersebut. Ia menyebut PPKM di Solo sudah berjalan sesuai harapan dan mampu menekan angka kasus COVID-19.

"Itu yang dimaksud mobilitas yang mana?. Orang hajatan di Solo saja kita batasi tamunya hanya 300 orang," kata Rudy, Senin (1/2).

Rudy mengakui masih ada pelanggaran di lapangan dengan diberikan surat peringatan bagi pelaku usaha sampai penutupan paksa. Sedangkan kegiatan kerumunan bisa diatasi semua.

"Kami tahu apa yang dirasakan masyarakat. PPKM di Solo saat ini berjalan sesuai harapan. Kasus penambahan Corona di Solo sekarang di bawah 100 orang per hari," katanya.

Anggota TNI dan Polri di Solo, Jawa Tengah membagikan masker pada masyarakat, Senin (1/2). (MP/Ismail)
Anggota TNI dan Polri di Solo, Jawa Tengah membagikan masker pada masyarakat, Senin (1/2). (MP/Ismail)

Ia menegaskan target Pemkot Solo saat ini pertama mengendalikan penyebaran COVID-19. Kemudian target kedua ekonomi harus bergerak.

"Jika ekonomi bergerak, suka tidak suka terjadi kerumunan massa," ucap Rudy.

Rudy menambahkan pihaknya setuju dengan Presiden dan Gubernur Jateng untuk melakukan evaluasi PPKM jilid 2. Namun, evaluasi itu harus seiring berjalan antara mampu menekan kasus Corona dan ekonomi tetap jalan

"Jangan sampai hanya berjalan salah satu saja karena itu dapat menimbulkan gejolak di daerah," kata dia

Rudy menambahkan saat ini pihaknya dalam menangani COVID-19 fokus mengendalikan dan mencegah angka kematian karena corona. Pemkot mengimbau pada warga Solo untuk tetap mematuhi aturan PPKM.

"Kami tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani kasus COVID-19. Keterlibatan masyarakat sangat diperlukan," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Saat Presiden Jokowi Kecewa Pada Kebijakan PPKM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Batalkan Perpres Miras, Jokowi Disebut Dengarkan Aspirasi Rakyat
Indonesia
Batalkan Perpres Miras, Jokowi Disebut Dengarkan Aspirasi Rakyat

PPP mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi yang membatalkan lampiran III Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10/2021.

Dukung Nakes Tangani COVID-19, Petugas TPS di Solo Kenakan Hazmat
Indonesia
Dukung Nakes Tangani COVID-19, Petugas TPS di Solo Kenakan Hazmat

Selama mengenakan baju hazmat, diakuinya rasanya sangat panas terlebih kondisi Kota Solo saat ini tengah cerah.

Penyuap Mantan Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Vonis
Indonesia
Penyuap Mantan Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Vonis

Jaksa menuntut agar Hiendra dihukum empat tahun penjara dan denda sejumlah Rp150 juta subsidair enam bulan kurungan.

Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban di Masa Pandemi
Indonesia
Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban di Masa Pandemi

Pemerintah memperketat prosedur penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha.

Erick Klaim Produksi 100 Juta Vaksin Bio Farma Dapat Sertifikat BPOM
Indonesia
Erick Klaim Produksi 100 Juta Vaksin Bio Farma Dapat Sertifikat BPOM

Selain sertifikasi, pemerintah juga sedang menunggu proses izin dari BPOM bahwa vaksin bisa digunakan dalam kondisi darurat.

[HOAKS atau FAKTA]: Penyanyi Dunia Nyanyikan Asmaul Husna agar Wabah Berhenti
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penyanyi Dunia Nyanyikan Asmaul Husna agar Wabah Berhenti

Unggahan Mamah Dedeh itu telah disukai 205 kali dan disebarkan kembali 97 kali.

Taat Protokol Kesehatan Bentuk Kecintaan Pada Tuhan
Indonesia
Taat Protokol Kesehatan Bentuk Kecintaan Pada Tuhan

Menurut Benny, kepatuhan kepada protokol kesehatan dan mencintai sesama adalah bantuk kecintaan kepada tuhan.

Takbir Keliling Resmi Dilarang, Ibadah Ramadan di Masjid Boleh Diisi 50 Persen
Indonesia
Takbir Keliling Resmi Dilarang, Ibadah Ramadan di Masjid Boleh Diisi 50 Persen

Pemerintah resmi melarang kegiatan takbir keliling menjelang Idulfitri 1442 Hijriah.

Pemerintah Lakukan Uji Klinis Terhadap Molnupiravir Sebagai Obat Terapi Pasien COVID-19
Indonesia
Pemerintah Lakukan Uji Klinis Terhadap Molnupiravir Sebagai Obat Terapi Pasien COVID-19

Nantinya, hasil uji klinis juga akan disampaikan ke masyarakat setelah prosesnya rampung

Operasi Lintas Jaya 2021, Anies Minta Anak Buah Tegas Tegakkan Aturan Hukum
Indonesia
Operasi Lintas Jaya 2021, Anies Minta Anak Buah Tegas Tegakkan Aturan Hukum

Dalam Operasi Lintas Jaya ini, Anies meminta agar seluruh jajaran menegakkan aturan, sehingga akan memunculkan kebiasaan taat tertib lalu lintas. Kebiasaan inilah yang nantinya akan melahirkan budaya tertib lalu lintas.