Wali Kota Jakpus Minta Orang Tua Terlibat Proses PTM Terbatas Seorang petugas mengecek suhu badan para siswa pada hari pertama pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMK Negeri 32 Jakarta, Tebet Dalam, Jakarta Selatan, Senin (30/8). ANTARA/Sihol Hasugian

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat mengklaim, jika pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah berjalan dengan baik. Tercatat ada ada 60 sekolah dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA mengikuti PTM di masa PPKM Level 3.

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Dhany Sukma mengatakan, ke depannya kegiatan PTM ini diperlukan kerja sama antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Baca Juga

September Disdik DKI Tambah Peserta PTM, Ada 1.500 Sekolah

Di mana, lanjutnya, orang tua dapat memantau putra-putrinya saat mengantarkan ke sekolah, sementara pihak sekolah memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) saat pembelajaran tatap muka.

"Kalaupun ada kekurangan akan menjadi bahan evaluasi dan mudah-mudahan ini ketemu formulasi PTM yang idealnya seperti apa," ungkapnya.

Terkait persyaratan untuk PTM, Dhany menjelaskan, siswa harus mendapatkan izin dari orang tua masing-masing untuk mengikuti PTM, kedua meyakinkan para siswa sudah tervaksin untuk usia 12 tahun ke atas kecuali bagi siswa yang memiliki komorbid.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur, Linda Siregar meninjau PTM di SMP Corpatarin, Jakarta, Senin (30/8/2021). ANTARA/Yogi Rachman
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur, Linda Siregar meninjau PTM di SMP Corpatarin, Jakarta, Senin (30/8/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Di samping itu, pihak sekolah harus memastikan penerapan standar kesehatan secara ketat.

"Jadi untuk pelaksanaannya memang harus ada kerja sama yang baik antara seluruh pemangku kepentingan dan kita harus yakin apa yang dilakukan pihak sekolah itu sudah menerapkan standar kesehatan," jelasnya.

Dhany juga menegaskan, agar para orang tua murid sebaiknya mengantar jemput anaknya dari sekolah. Hal ini dilakukan untuk melakukan pemantauan. Mulai di rumah, di sekolah, dan di luar rumah.

"Jadi nanti tidak ada lagi ruang di luar sekolah dan rumah yang akhirnya tidak terpantau. Jangan sampai itu terjadi, makanya harus kita kerja sama dengan baik," tandasnya. (Asp)

Baca Juga

Hanya 65 Sekolah di Jakarta Utara Gelar PTM

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MAKI Praperadilankan KPK Terkait King Maker Skandal Djoko Tjandra
Indonesia
MAKI Praperadilankan KPK Terkait King Maker Skandal Djoko Tjandra

MAKI akan mengajukan gugatan praperadilan tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Senin (23/8) hari ini, pukul 11.00 WIB.

Akun Medsos Diretas, Pengurus BEM UI Dipersilakan Lapor Polisi
Indonesia
Akun Medsos Diretas, Pengurus BEM UI Dipersilakan Lapor Polisi

Polri tidak bisa langsung menindaklanjuti dugaan peretasan tersebut walaupun tidak masuk ke dalam delik aduan.

H-1 Ramadan, Terjadi Lonjakan Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo
Indonesia
H-1 Ramadan, Terjadi Lonjakan Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo

"Peningkatan penumpang ini lebih banyak pada masyarakat dalam rangka liburan dan kunjungan pada kerabat dari luar provinsi," ujar Joko, Senin (12/4).

Tolak Vaksin Berbayar, Buruh Singgung Janji Vaksinasi Gratis dari Jokowi
Indonesia
Tolak Vaksin Berbayar, Buruh Singgung Janji Vaksinasi Gratis dari Jokowi

Said meminta program vaksinasi sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di awal progam vaskinasi dimulai, yakni membuat vaksin ditanggung pemerintah dan masyarakat tidak perlu membayar.

600 Lebih Kendaraan Masuk Bandung Diputar Balik
Indonesia
600 Lebih Kendaraan Masuk Bandung Diputar Balik

Hari pertama pelaksanaan penyekatan mudik Lebaran 2021 kemarin, Kamis (6/5/2021), sebanyak 610 kendaraan diputar balik kembali meninggalkan Kota Bandung.

Bareskrim Polisi Masih Dalami Motif Yahya Waloni Melakukan Ujaran Kebencian
Indonesia
Bareskrim Polisi Masih Dalami Motif Yahya Waloni Melakukan Ujaran Kebencian

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, masih mendalami motif tersangka Muhammad Yahya Waloni melakukan ujaran kebencian.

Keponakan Ashanty Kembali Ditangkap karena Narkoba
Indonesia
Keponakan Ashanty Kembali Ditangkap karena Narkoba

Keponakan Ashanty itu diamankan bersama tiga orang lainnya usai dicek dalam kondisi positif narkoba.

Ribuan Kotak Amal Sumber Dana Teroris, Polisi Koordinasi dengan Kemenag
Indonesia
Ribuan Kotak Amal Sumber Dana Teroris, Polisi Koordinasi dengan Kemenag

Polri sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) terkait sumber dana kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) melalui kotak amal.

Api yang Lahap Pabrik Korek di Tangerang Bisa Dipadamkan, Polisi Periksa Lima Saksi
Indonesia
Api yang Lahap Pabrik Korek di Tangerang Bisa Dipadamkan, Polisi Periksa Lima Saksi

Informasinya dari bagian penyortiran, ada karyawan sedang menyortir korek gas

Bawa 2 Lansia, Anak Muda Bukan Prioritas Bisa Ikut Divaksin COVID-19
Indonesia
Bawa 2 Lansia, Anak Muda Bukan Prioritas Bisa Ikut Divaksin COVID-19

Saat ini vaksinasi kalangan lansia masih kurang cepat pendistribusian dan penyebarannya dibanding kelompok lainnya.