Wali Kota Depok Keluarkan Edaran Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat, Ini isinya Wali Kota Depok Mohammad Idris. (ANTARA/Foto: Feru Lantara)

Merahputih.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris menerbitkan Surat Edaran (SE) No 443/367-Huk/GT tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat Setelah Melakukan Aktivitas Perkantoran, Tempat Kerja dan Aktivitas Lainnya di Luar Rumah, dengan 11 poin protokol kesehatan pencegahan diri dari COVID-19.

"Surat edaran ini sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19, demi keselamatan bersama," kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Rabu (12/8).

Baca Juga:

Dianggap Belum Siap, Upaya Lockdown Bakal Merugikan Negara

Ia mengatakan peningkatan kasus konfirmasi positif belakangan meningkat dari klaster pekerja, kantor atau kegiatan luar lainnya. Akibatnya, sebagaimana dikutip Antara, memunculkan klaster keluarga, sehingga perlu mengeluarkan SE ini sebagai upaya pencegahan.

Dikatakannya, poin pertama adalah melepaskan sepatu sebelum masuk ke dalam rumah. Poin kedua, jangan menyentuh apapun sebelum cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Selanjutnya, poin ketiga yaitu meletakkan barang di tempat atau dikotak khusus. Poin keempat, melepaskan pakaian dan diletakkan pada tempat khusus atau langsung dicuci dengan detergen.

"Poin ke lima ketika pulang dari aktivitas harus segera mandi. Kemudian, poin keenam jika tidak langsung membersihkan diri pastikan mencuci tangan atau area terpapar udara luar," katanya.

Wali Kota Depok Mohammad Idris (tengah) menjelaskan penanganan COVID-19 di wilayahnya. (ANTARA/Feru Lantara)

Poin ketujuh membersihkan gawai, serta kaca mata dengan disinfektan. Poin delapan membersihkan semua benda yang dibawa dari luar juga dengan disinfektan. Poin kesembilan menghindari kontak langsung dengan kelompok rentan seperti lansia, balita dan anak-anak.

Selanjutnya poin kesepuluh antarkeluarga harus saling mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan bagi individu setiap ke luar rumah. Terakhir, poin kesebelas adalah harus selalu menggunakan masker, menjaga jarak fisik dan selalu mencuci tangan.

Baca Juga:

Polda Metro Pastikan Tidak Ada Anggotanya Terinfeksi COVID-19

Dikatakannya meskipun mungkin masyarakat sudah jenuh dengan imbauan bermasker, jaga jarak dan cuci tangan, tapi hal ini harus menjadi kebutuhan setiap individu.

"Kita harus bisa proteksi diri kita, terlebih yang memiliki aktivitas di luar untuk bekerja, karena 60 persen warga Depok adalah pelaju yang bekerja di sekitar Jakarta, Tangerang dan Bekasi," jelasnya. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH