Walhi Sebut Wacana Anak Buah Jokowi Hapus IMB dan AMDAL Gegabah Direktur Eksekutif Walhi, Yaya Nur Hidayati (walhi-jambi.com)

MerahPutih.com - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) angkat bicara soal wacana Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang akan menghapus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), karena dianggap menghambat investasi.

Direktur Eksekutif Walhi, Yaya Nur Hidayati mengatakan kebijakan itu tidak berdasarkan pada sebuah kajian matang. Bahkan, alasan seperti itu tidak nyambung dengan solusi persoalan.

Baca Juga

Walhi Nilai Penegakan Hukum dalam Kasus Pembakaran Hutan Belum Efektif

"Ini adalah cara pandang yang gegabah, tidak nyambung antara apa persoalan atau problemnya dengan jalan pemecahannya," kata Yaya kepada wartawan, Kamis (21/11).

Direktur Eksekutif Walhi Yaya Hur Hidayati (Antaranews)

Yaya menegaskan IMB dan Amdal bersifat kualitatif, menyangkut beban kegiatan pemanfaatan lahan dan lingkungan hidup. Sehingga menurut dia, tidak bisa dihilangkan hanya karena ada Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

"RDTR itu bicara perencanaan peruntukan ruang, tidak bicara kualitas kegiatan, serta dampak kegiatan yang ada di ruang tersebut," tegasnya.

Baca Juga

Walhi Anggap Jokowi Lalai dan Tutup Mata soal Karhutla

IMB dan Amdal, jelas Yaya, merupakan salah satu alat kontrol pemerintah terhadap sebuah kegiatan pengelolaan tanah terhadap dampak yang ditimbulkan. Dengan harapan supaya kegiatan itu tidak dilakukan secara sembarangan.

"Jadi salah alamat kalau hanya dilihat hanya sebagai proses administratif saja," tandasnya. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH