Resolusi Liburan? Yuk Kepoin Waktu Terbaik Berwisata Selama Januari-Juni! Gili Trawangan (Sumber : The Smart Local)

MERANCANG agenda liburan memang susah-susah gampang. Tentu susah karena, selain harus memperhitungkan jadwal libur, juga harus mempertimbangkan cuaca atau musim, dan waktu kunjungan wisata.

Hal itu bisa menjadi mudah bila kamu telah memetakan waktu kunjungan wisata di Indonesia selama setahun. Dari situ, kamu bisa mencocokan destinasi, musim, waktu libur, dan budget!

Semua itu penting banget dipersiapkan untuk kelancaranmu selama berwisata. Berikut merupakan waktu terbaik untuk menikmati wisata di Indonesia dari Januari hingga Juni:

1. Januari

Raja Ampat
Raja Ampat (Sumber: Papua Paradise)

Januari memiliki curah hujan cukup tinggi. Beberapa tempat wisata di Indonesia tak luput dari guyuran hujan. Beberapa agen tur bahkan menutup sementara perjalanan ke Pulau Komodo selama bulan Januari karena perjalanan menuju ke sana beresiko tinggi.
Hindari juga rencana hiking di bulan ini karena jalurnya licin. Kamu juga tak bisa menikmati cahaya matahari terbit dan tenggelam karena tertutup awan mendung. Sebaliknya, jika ingin berlibur di Raja Ampat perairan justru paling tenang dan jernih di bulan Januari.

2. Februari

Pasola Festival
Pasola Festival di Sumba (Sumber: Xplorea)

Di beberapa pantai dan pulau Indonesia, Februari mungkin bukan waktu ideal untuk dikunjungi. Namun, di wilayah Utara Indonesia, hujan mulai mereda. Curah hujan rendah di Sumatra Utara dan Sulawesi Utara memberi pengalaman menakjubkan bagi para wisatawan.
Dari situ, kamu bisa melihat kehidupan satwa liar di hutan hujan tropis tanpa khawatir guyuran hujan. Di Februari, pengunjung pun belum terlalu banyak sehingga kamu penyuka liburan dengan suasana tenang bisa dapat golden moment.
Langit di Pulau Bali dan Lombok juga lebih cerah di Februari. Liburan di sekitar wilayah tersebut juga akan lebih berwarna karena Festival Pasola di Sumba dan Bau Nyale di Lombok diselenggarakan pada Februari.

3. Maret

Hari Raya Nyepi
Nyepi di Bali (Sumber : Hindu Dharma)

Transisi dari musim hujan ke musim kemarau terjadi pada bulan Maret. Langit cerah menghiasi sebagian besar tempat wisata di Indonesia. Pertengahan Maret merupakan hari-hari terpanas dengan suhu mencapai 33 derajat celcius.
Kenakan pakaian mudah menyerap keringat atau dan tetap menyediakan payung untuk mengantisipasi hujan. Mengunjungi peninggalan bersejarah di Jawa akan terasa menyenangkan karena langit cerah dengan udara masih sejuk.
Bulan Maret juga menjadi waktu penting bagi umat Hindu di Bali. Berbagai festival dan ritual keagamaan diadakan di Maret seperti Hari Nyepi di Tahun Baru Saka.

4. April

Way Kambas
Way Kambas (Sumber : Berdiri Conservation)

Di bulan ini, para penyelam dan peselancar tertarik untuk merencanakan perjalanan ke pulau-pulau surga untuk menyelam.
Kondisi menyelam terbaik dapat dirasakan di Bali, Lombok, Kepulauan Gili dan Pulau Komodo. Musim selancar yang paling ditunggu-tunggu para peselancar terjadi pada minggu kedua Bulan April. Selama April, bagian selatan akan lebih hangat dibandingkan bagian utara.
Cuaca sejuk di utara membuat agenda liburan di dataran tinggi Toraja, Taman Nasional Way Kambas, atau kota-kota di Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi lebih kondusif.

5. Mei

Waisak
Perayaan Waisak di Candi Borobudur (Sumber: Pedoman Wisata)

Bulai Mei memasuki musim kemarau. Dalam dunia pariwisata, itu artinya membuka kesempatan untuk eksplorasi dan mendapatkan pengalaman petualangan menakjubkan.

Mei menjadi bulan ideal untuk mengunjungi berbagai destinasi di Jawa dan bali. Di Mei, umat Budha merayakan Hari Waisak. Atmosfer Waisak bisa dirasakan di Candi Borobudur.

Di sana kamu bisa melihat perayaan paling meriah, terdapat wisata ziarah dan festival lentera yang tak ingin kita lewarkan. Musim di bulan Mei juga menjadi waktu ideal untuk menyelam, berselancar, menjelajah pulau-pulau hingga hiking.

6. Juni

Diving
Gili Trawangan (Sumber: Trip Advisor)

Para wisatawan mulai memadati destinasi wisata di Jawa dan Bali pada bulan Juni. Di Sumatra dan Jawa, bulan Juni menjadi bulan paling panas sepanjang tahun.

Jangan lupa untuk mengaplikasikan tabir surya supaya kulit tak terbakar sinar matahari. Bagi yang ingin menghabiskan waktu di puncak gunung atau pantai, bulan ini pas untuk dinikmati. Air yang hangat dan tenang membuat perairan di Pulau Komodo dan Gili Trawangan lebih hidup. Manfaatkan waktu ini untuk snorkeling atau diving terasa cocok. (*) Avia



Iftinavia Pradinantia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH