Wakil Walkot Bandung Minta Warga Segerakan Divaksin Saat Terima Panggilan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. (Foto: Pemkot Bandung)

MerahPutih.com - Warga Bandung yang sudah tervaksin COVID-19 diminta tetap melaksanakan protokol kesehatan. Termasuk harus terus menjaga kesehatan, mengonsumsi makanan sehat, serta berolahraga yang cukup.

Sebab, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang sudah sembuh dari COVID-19 tersebut, begitu disuntik vaksin tidak otomatis tumbuh antibodi atau penangkal virus Corona dalam tubuh.

Baca Juga:

Vaksinasi di Bulan Puasa, Peserta Diminta Perhatikan Asupan Makanan Saat Sahur

"Setelah diberi vaksin, badan kita memerlukan waktu 1-2 bulan untuk membangun antibod di tubuh. Sehingga secara teori badan kita itu sebetulnya menjadi lemah," ungkapnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi guru dan ASN di SD Sejahtera 077, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Selasa (20/4)

Ia mengimbau warga tetap lakukan aktivitas seperti biasa setelah disuntik. Namun, saat beraktivitas dengan melakukan protokol kesehatan.

"Tetap melaksanakan protokol kesehatan dan menjaga kondisi tubuh, orang yang sudah diberi vaksin bisa melindungi orang yang tidak bisa diberi vaksin," katanya.

Vaksinasi. (Foto: Antara)
Vaksinasi. (Foto: Antara)

Yana berterima kasih kepada masyarakat yang mau dan telah melakukan vaksinasi dan meminta untuk mengingatkan orang-orang di sekitarnya yang telah mendapat panggilan untuk divaksin segera melakukan vaksinasi.

"Tolong ingatkan ke tetangga, orang tua, bahkan orang yang tidak dikenal, kalau sudah mendapat panggilan divaksin, segera untuk divaksin. Karena vaksin itu bukan untuk kepentingan diri sendiri, tapi untuk kepentingan yang jauh lebih banyak, untuk membentengi orang yang tidak bisa diberi vaksin," katanya. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Jika Vaksin Tersedia, Pemkot Bandung Bisa Vaksinasi Guru Sesuai Target

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksin Nusantara Tuai Polemik, Ulama sampai Artis Teater Nyatakan Dukungan ke BPOM
Indonesia
Vaksin Nusantara Tuai Polemik, Ulama sampai Artis Teater Nyatakan Dukungan ke BPOM

Integritas dan independesi BPOM tidak perlu diragukan lagi. BPOM selama ini telah mengabdi untuk menjaga kesehatan masyarakat di NKRI.

Ahok Diprediksi Masuk Kabinet, Bahlil Dinilai Tak Cocok Jadi Menteri Investasi
Indonesia
Ahok Diprediksi Masuk Kabinet, Bahlil Dinilai Tak Cocok Jadi Menteri Investasi

Apapun keputusan Presiden Jokowi berdasarkan evaluasi terhadap kinerja menteri-menteri selama pandemi COVID-19.

UU Ciptaker Tak Perlu Direvisi Meski 'Typo', Pemerintah-DPR Diminta Koordinasi
Indonesia
UU Ciptaker Tak Perlu Direvisi Meski 'Typo', Pemerintah-DPR Diminta Koordinasi

Karena yang diubah hanya pada kesalahan ketik saja, bukan pada subtansi undang-undang

Tenaga Kesehatan Diharap Ikut Tes Swab Gratis yang Digelar Pemerintah
Indonesia
Tenaga Kesehatan Diharap Ikut Tes Swab Gratis yang Digelar Pemerintah

Tes usap gratis untuk para tenaga kesehatan ini akan dilakukan di provinsi lainnya

Penuhi Kebutuhan Pesantren, Program Santripreneur Dilanjutkan
Indonesia
Penuhi Kebutuhan Pesantren, Program Santripreneur Dilanjutkan

Pada tahun 2020, kegiatan bimbingan teknis dan fasilitasi mesin dan peralatan ini merupakan implementasi program penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru di lingkungan pondok pesantren.

Mendikbud Nadiem atau Menristek yang Terdepak? Pimpinan DPR Jawab Begini
Indonesia
Mendikbud Nadiem atau Menristek yang Terdepak? Pimpinan DPR Jawab Begini

Peleburan Kementerian ini hanya akan dipimpin oleh satu orang yang akan memimpin,

Keseriusan KPK-Kejagung Usut Dugaan Korupsi Mentan Dipertanyakan
Indonesia
Keseriusan KPK-Kejagung Usut Dugaan Korupsi Mentan Dipertanyakan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung diminta menindaklanjuti laporan GPHN RI terkait dugaan korupsi Mentan Syahrul Yasin Limpo.

KSPI Tak Ikut Demo Bareng Mahasiswa di Depan Istana Negara
Indonesia
KSPI Tak Ikut Demo Bareng Mahasiswa di Depan Istana Negara

KSPI akan melakukan unjuk rasa di depan pabrik maupun wilayahnya masing-masing

Nagita Slavina, Risma Hingga Sri Mulyani Masuk 10 Perempuan Tervokal Versi I2
Indonesia
Nagita Slavina, Risma Hingga Sri Mulyani Masuk 10 Perempuan Tervokal Versi I2

Nama Risma tampil dalam 51.436 berita dan 121.548 pernyataannya menghiasi pemberitaan