Wakil Wali Kota Bandung Positif Virus Corona Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

MerahPutih.com - Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana positif terjangkit virus corona (COVID-19), setelah menerima hasil tes kesehatannya, Senin (24/3).

"Hari ini hasilnya telah keluar, dan dinyatakan saya positif corona covid 19, oleh karena itu saya melakukan isolasi," kata Yana dalam akun Instagram-nya, yang dipantau Senin.

Baca Juga:

Jokowi Diingatkan Alokasikan Anggaran COVID-19 untuk Ojol dan Pekerja Serabutan

Sebelum positif, ia mengatakan bahwa dirinya sempat mengalami gejala demam.

Seperti dikutip Antara, nama Yana memang sudah tidak muncul dalam rencana agenda kegiatan Pemerintah Kota Bandung sejak Sabtu (14/3).

Tangkapan layar Instagram Wakil Wali Kota Yana Mulyana. (Foto: Instagram)
Tangkapan layar Instagram Wakil Wali Kota Yana Mulyana. (Foto: Instagram)

Namun dalam keterangan unggahan Instagram tersebut ia mengatakan bahwa dirinya telah mengisolasi diri selama 11 hari dan dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan.

Dalam unggahannya ia juga memohon agar masyarakat dapat turut mendoakan kesehatannya.

"Dengan segala kerendahan hati, saya mohon doa dari warga Bandung sekalian," kata Yana.

Baca Juga:

KPK Ubah SOP Pemeriksaan Saksi dan Tersangka Akibat Pandemi COVID-19

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengonfirmasi bahwa wakilnya tersebut memang tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, ia tidak menyebutkan secara rinci tempat Yana dirawat.

"Pak Yana sekarang masih dirawat, kemarin diperiksa dan hasilnya saat ini belum keluar," kata Oded di Balai Kota Bandung, Senin. (*)

Baca Juga:

Egois Ingin Duluan Tes Corona, Tingkah Anggota DPR Menyedihkan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
5.447 Penduduk Sentani Jalani Rapid Test, 251 Reaktif
Indonesia
5.447 Penduduk Sentani Jalani Rapid Test, 251 Reaktif

Tim survailans mengadakan rapid test di beberapa tempat.

Freddy Numberi Tegaskan Kasus Floyd dan Persoalan di Papua Berbeda
Indonesia
Freddy Numberi Tegaskan Kasus Floyd dan Persoalan di Papua Berbeda

Tetapi, pertanyaannya apakah perlakuan terhadap orang Papua juga tergolong “rasisme” di Indonesia?.

Kepala BKD Pastikan Gaji ke-13 ASN DKI Tidak Dipotong
Indonesia
Kepala BKD Pastikan Gaji ke-13 ASN DKI Tidak Dipotong

Aturan itu telah sesuai dengan aturan yang ditetapkan Pemerintah Pusat melalui PP.

Biar Efisien, Hunian Terintegrasi Transit Terus Diperbanyak
City Property
Biar Efisien, Hunian Terintegrasi Transit Terus Diperbanyak

Beberapa TOD kini sudah dibangun tidak jauh dari stasiun kereta api ataupun commuter line seperti Stasiun Pasar Senen, Pondok Cina, Depok Baru, Jatijajar, Citayam dan Cinere.

 Pemerintah Pertimbangkan Polsek Tak Lagi Tangani Perkara Pidana
Indonesia
Pemerintah Pertimbangkan Polsek Tak Lagi Tangani Perkara Pidana

"Jangan apa-apa KUHP, dan KUHAP, sehingga orang mencuri semangka saja dihukum dengan KUHAP, sehingga ada gagasan tadi yaitu agar polsek-polsek itu kalau bisa tidak lakukan penyelidikan dan penyidikan," kata Mahfud

  DPR Tantang KPK Bongkar Kasus BLBI dan Bank Century yang Mangkrak
Indonesia
DPR Tantang KPK Bongkar Kasus BLBI dan Bank Century yang Mangkrak

"Kita selalu optimis ya, apalagi kita yang memilih mereka, mudah-mudahan kasus-kasus yang mangkrak termasuk apa yang dibilang tadi ada kasus-kasus yang belum ditindaklanjuti itu bisa ditindaklanjuti.

 Komitmen Polri Tangkap Penyerang Novel Baswedan Dipertanyakan
Indonesia
Komitmen Polri Tangkap Penyerang Novel Baswedan Dipertanyakan

"Ini kayaknya bukan soal gagal. Ini Polri khawatir dengan pihak-pihak tertentu kalau kasus ini diungkap," ucap Yati.

Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek Meningkat Dua Hari Terakhir
Indonesia
Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek Meningkat Dua Hari Terakhir

Kenaikan arus lalu lintas yang melintasi jalan Tol Jakarta-Cikampek selama dua hari terakhir pada musim liburan 17 Agustusan.

Wow! Sudah 2 Hari di Bogor Tidak Ada Tambahan Kasus COVID-19
Indonesia
Wow! Sudah 2 Hari di Bogor Tidak Ada Tambahan Kasus COVID-19

Pemerintah Kabupaten Bogor juga mencatat ada sebanyak 1.522 orang dalam pemantauan

PSI Nilai Laporan Pertanggungjawaban APBD Pemprov DKI 2019 Mengecewakan
Indonesia
PSI Nilai Laporan Pertanggungjawaban APBD Pemprov DKI 2019 Mengecewakan

Data yang diminta oleh PSI untuk APBD 2019 di antaranya adalah penyerapan anggaran yang rinci per kegiatan dan per rekening dalam format excel.