Wakil Ketua MPR Minta Negara OKI Waspada Operasi False Flag yang Bisa Picu Perang Iran

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Wakil Ketua MPR Minta Negara OKI Waspada Operasi False Flag yang Bisa Picu Perang Iran

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (Foto: dok media DPR)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) meminta seluruh negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di kawasan Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi provokasi yang dapat memicu konflik.

Menurut HNW, negara-negara OKI perlu mewaspadai kemungkinan adanya operasi false flag atau operasi bendera palsu yang berpotensi mengadu domba negara-negara di kawasan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa provokasi semacam itu dapat menyeret negara-negara Teluk ke dalam konflik terbuka dengan Iran serta melemahkan persatuan negara-negara anggota OKI.

HNW menilai, situasi tersebut berpotensi menguntungkan pihak tertentu yang memiliki agenda geopolitik di kawasan Timur Tengah.

“Adu domba dan penyerangan terhadap target sipil, ekonomi, dan nonmiliter merupakan pola yang selama ini dilakukan oleh Israel terhadap bangsa Palestina di Gaza dan lainnya,” kata HNW dalam keterangan persnya, dikutip Kamis (5/3).

Baca juga:

Nasib Pekerja Migran Indonesia Terancam di Tengah Perang AS vs Iran, DPR RI: Negara Harus Hadir Memastikan Mereka Selamat

Ia menambahkan bahwa konflik yang melibatkan negara-negara Timur Tengah dapat membuka peluang bagi agenda ekspansi untuk mewujudkan gagasan berdirinya Israel Raya.

HNW juga menyinggung pernyataan aktivis dan pengamat politik konservatif asal Amerika Serikat, Tucker Carlson, yang menyampaikan dugaan keterlibatan agen Mossad Israel dalam operasi penanaman bom di Arab Saudi dan Qatar melalui skenario false flag.

Selain itu, ia menyebut adanya pola operasi serupa yang terlihat dari pernyataan Rabbi Yahudi Yousef Mizrahi terkait penyerangan terhadap Masjid Al Aqsha.

Di sisi lain, pemerintah Qatar juga dilaporkan telah menangkap dua kelompok jaringan yang mengaku sebagai pendukung Garda Revolusi Iran yang beroperasi di wilayah negara tersebut. Menurut HNW, kondisi ini semakin menegaskan pentingnya kewaspadaan negara-negara di kawasan.

Baca juga:

Iran Hentikan Ekspor Pangan, DPR Ingatkan Dampaknya Bisa Merembet ke Indonesia

Oleh karena itu, HNW berharap organisasi internasional yang berwenang, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), segera mengambil langkah nyata untuk mencegah konflik yang lebih luas.

“Termasuk tegas untuk menghentikan perang,” ujar HNW.

Ia juga meminta PBB dan OKI menjatuhkan sanksi kepada pihak yang terbukti menyerang target ekonomi vital nonmiliter di Arab Saudi maupun Qatar, serta pihak yang menargetkan warga sipil di Iran.

Menurutnya, langkah tegas diperlukan baik terhadap serangan yang dilakukan secara terbuka maupun melalui operasi bendera palsu. (Knu)

#Iran #Organisasi Kerjasama Isalam (OKI) #Hidayat Nur Wahid #MPR RI #Konflik Israel-Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Bagikan