Wakil Ketua KPK tak Menolak Jika Dikasih Mobil Dinas Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/3/2020). (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron buka suara mengenai rencana pengadaan mobil dinas untuk Pimpinan, Dewan Pengawas (Dewas) dan pejabat struktural lembaga antirasuah.

Ghufron mengakui, selama ini pimpinan KPK belum memiliki fasilitas mobil dinas tersebut. Pimpinan KPK masih menggunakan mobil pribadi. Meski begitu, pimpinan KPK mendapat tunjangan transportasi.

"KPK sebagai aparatur negara difasilitasi menurut peraturan salah satunya adalah transportasi. Namun, karena belum ada fasilitas tersebut diganti dengan tunjangan transport sehingga selama ini pimpinan KPK menggunakan mobil pribadi untuk kegiatan dinasnya," kata Ghufron dalam keterangannya, Senin (19/10).

Baca Juga

Dewas KPK Tolak Fasilitas Mobil Dinas

Pimpinan KPK berlatar akademisi ini menyatakan demikian lantaran banyak yang mengkritisi rencana lembaga antirasuah menganggarkan fasilitas mobil dinas.

"Saya tidak akan menerima pun tidak akan menolak. Silakan saja ke rumah saya untuk melihat rumah kontrakan saya, lihat makanan saya, lihat kendaraan, pakaian dan semua yang ada. Setelah itu saya akan menerima apa pun penilaiannya," ujarnya.

Menurut Ghufron, penganggaran mobil dinas ini sudah beberapa kali direncanakan sebelumnya. Hanya saja, baru pada 2021 rencana tersebut disetujui DPR RI.

"Tahun-tahun anggaran sebelumnya diajukan ke DPR, bukan hanya tahun 2021 ini, namun karena kondisi ekonomi belum diberikan," imbuhnya.

Ghufron juga menyebut bahwa KPK tidak menentukan harga dan standar mobil dinas tersebut. Hal ini, menurut dia, sudah diatur dalam peraturan standar fasilitas aparatur negara.

Baca Juga

Soal Mobil Dinas, BW Sebut Pimpinan KPK Berbuat Cela

"Dengan segala tingkatannya, bahkan KPK meminta standar yang paling minim harganya,” tutup Ghufron. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hari Ini, Rizieq Shihab Cs Diperiksa Polda Metro Jaya
Indonesia
Hari Ini, Rizieq Shihab Cs Diperiksa Polda Metro Jaya

Ini adalah panggilan kedua terhadap Rizieq Shihab, Sebab, warga Petamburan, Jakarta Pusat, itu tidak datang pada panggilan pertama

Hukuman bagi Warga Nekat Mudik Tengah Dibahas
Indonesia
Hukuman bagi Warga Nekat Mudik Tengah Dibahas

Pemerintah menggodok penerapan sanksi bagi warga yang nekat mudik Lebaran tahun 2021.

Pegawai Terkena COVID-19, Layanan Dukcapil Tangsel Ditutup Sementara
Indonesia
Pegawai Terkena COVID-19, Layanan Dukcapil Tangsel Ditutup Sementara

Layanan di 54 Kelurahan, tujuh kecaatan, empat pusat perbelanjaan tetap buka seperti biasanya.

[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Masker Scuba di Surabaya Langsung Didenda dan Dites Swab
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Masker Scuba di Surabaya Langsung Didenda dan Dites Swab

Pemerintah mengeluarkan imbauan tidak menggunakan masker scuba.

Gelar Dangdutan, Golkar Cuma Beri Teguran Pada Wakil Ketua DPRD Tegal
Indonesia
Gelar Dangdutan, Golkar Cuma Beri Teguran Pada Wakil Ketua DPRD Tegal

Wasmad Edi Susilo merupakan kader sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal periode 2019-2024 yang menggelar hajatan dan dangdutan dihadri ribuan orang.

Soroti JPU Kasus Novel, DPR: Cederai Akal Sehat, Tidak Bisa Diterima
Indonesia
Soroti JPU Kasus Novel, DPR: Cederai Akal Sehat, Tidak Bisa Diterima

Tak mungkin ada orang membawa-bawa air keras lalu melemparkan ke orang lain dengan tidak sengaja

New Normal Dinilai Langkah Sembrono Pemerintah Pertaruhkan Nyawa Rakyat
Indonesia
New Normal Dinilai Langkah Sembrono Pemerintah Pertaruhkan Nyawa Rakyat

Jumlah korban tertular Covid-19 di seluruh Indonesia justru terus mengalami peningkatan bukan penurunan.

Mangkunegaran Tiadakan Kirab Pusaka Malam 1 Suro
Indonesia
Mangkunegaran Tiadakan Kirab Pusaka Malam 1 Suro

Pertimbangan Mangkunegaran tidak mengadakan kirab pusaka karena situasi tidak memungkinkan mengadakan Kirab Pusaka Malam 1 Suro karena situasi Solo masih pandemi COVID-19.

Jadi Dirut, Ini Langkah Darmawan Kembangkan Bank Mandiri
Indonesia
Jadi Dirut, Ini Langkah Darmawan Kembangkan Bank Mandiri

Kondisi ketidakpastian karena pageblug juga menyebabkan bank belum mampu menumbuhkan modal secara anorganik.

Dua Strategi Anies Dibalik Unggahannya Membaca Buku How Democracies Die Versi Pengamat
Indonesia
Dua Strategi Anies Dibalik Unggahannya Membaca Buku How Democracies Die Versi Pengamat

Apabila dugaan itu benar, artinya Anies sedang memainkan drama politik