Wakil Ketua DPRD Tegal Mengaku Bersalah dan Minta Maaf Gelar Konser Dangdut di Tengah Pandemi Sejumlah warga tidak mengenakan masker menyaksikan musik dangdut di Lapangan Tegal Selatan, Tegal, Jawa Tengah, Rabu (23/9/2020). ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/foc.

MerahPutih.com - Kasus konser dangdut di Tegal, Jawa Tengah, memulai babak baru. Pasca ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (28/9), Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo (WES) mengaku bersalah dan meminta maaf kepada semua pihak.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iskandar Fitriana Sutisna menyatakan, sudah mengakui secara jujur bahwa telah melakukan konser dangdutan secara besar-besaran lebih dari 1000 orang.

“Tersangka telah mengakui meskipun surat pemberitahuan dari Polsek sudah dikeluarkan tetapi masih juga menggelar konser dangdut tersebut bahkan ketika dihimbau untuk dilakukan pembubaran tidak dilaksanakan,” ungkap Iskandar Fitriana Sutisna kepada wartsawan, Jumat (2/10).

Baca Juga

Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Terancam Dipenjara

Berkas penyidikan untuk kasus tersebut telah disusun lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah pada Kamis (1/10) kemarin.

Tersangka akan diancam 216 KUHP ancaman hukuman kurang lebih satu tahun dan pasal 93 tentang Karantina Kesehatan dengan ancaman hukuman 4,5 bulan.

“Tersangka kooperatif saat dilakukan pemeriksaan, untuk selanjutnya tersangka akan dikenakan wajib lapor hari Senin dan Kamis setiap minggunya sampai hasil penelitian berkas dari Kejati diturunkan,” tambahnya.

Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah.
Konser dangdut di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah. Ribuan warga hadir menikmati hiburan konser musik. Foto: Istimewa

Seperti diberitakan sebelumnya, penanganan kasus konser dangdut Tegal telah diambil alih Polda Jateng setelah Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad ditetapkan tersangka pada Senin (28/9)

Baca Juga

Nekat Gelar Dangdutan, Wakil Ketua DPRD Tegal Jadi Tersangka

Diduga Wasmad melanggar Pasal 93 Undang Undang Nomor 6 Tahun 2018 dan Pasal 216 KUHP karena tidak mengindahkan imbauan petugas yang sah yaitu kepolisian. Ancaman hukuman maximal 1 tahun penjara. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
4.494 Pasien Corona Berhasil Sembuh dalam Sehari
Indonesia
4.494 Pasien Corona Berhasil Sembuh dalam Sehari

Jumlah penambahan pasien positif virus corona (COVID-19) di Indonesia tercatat sebesar 5.534 kasus.

Buntut Kontak Tembak Aparat-KKB di Sugapa, Prajurit Banteng Raider Meninggal Dunia
Indonesia
Buntut Kontak Tembak Aparat-KKB di Sugapa, Prajurit Banteng Raider Meninggal Dunia

Jenazah Prada Ginanjar saat ini sudah dievakuasi ke Timika

Hanya untuk Pejabat Bareskrim, Djoko Tjandra Tak Berhak Dapat Surat Jalan
Indonesia
Hanya untuk Pejabat Bareskrim, Djoko Tjandra Tak Berhak Dapat Surat Jalan

Argo tak menjelaskan secara rinci prosedur pembuatan surat jalan itu.

Terapkan Berbagai Strategi, Menaker Berharap Pengangguran Dibawah Dua Digit
Indonesia
Terapkan Berbagai Strategi, Menaker Berharap Pengangguran Dibawah Dua Digit

Pada masa transisi kebiasaan baru ini, diharapkan aliran investasi dapat terus bertumbuh hingga akhir tahun agar dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

Satu Lagi Pejabat di Lingkup Pemprov DKI Meninggal Akibat COVID-19
Indonesia
Satu Lagi Pejabat di Lingkup Pemprov DKI Meninggal Akibat COVID-19

Proses pemakaman dilakukan secara protokol COVID-19

Jokowi Perintahkan Bupati Ngerti Detail dan Monitor Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Jokowi Perintahkan Bupati Ngerti Detail dan Monitor Vaksinasi COVID-19

Presiden mengarahkan agar vaksinasi didahulukan untuk mereka yang beraktivitas di tempat-tempat yang memiliki interaksi tinggi, seperti pasar, terminal dan sebagainya.

Pemerintah Pangkas Hari Libur Akhir Tahun
Indonesia
Pemerintah Pangkas Hari Libur Akhir Tahun

Pemerintah memutuskan untuk memangkas hari libur akhir tahun 2020.

Begini Tanggapan Wagub DKI Soal Anies Baca Buku How Democracies Die
Indonesia
Begini Tanggapan Wagub DKI Soal Anies Baca Buku How Democracies Die

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta publik bijak dalam memandang sesuatu.

Cara Anak Buah Anies Sikapi Maraknya Cabai Diwarnai
Indonesia
Cara Anak Buah Anies Sikapi Maraknya Cabai Diwarnai

Selain Pasar Gondangdia, sidak ini juga dilakukan di tiap pasar di tingkat kecamatan lainnya

Stasiun Gondangdia Ditata, Dishub Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah
Indonesia
Stasiun Gondangdia Ditata, Dishub Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah

Pemprov DKI Jakarta menerapkan uji coba rekayasa lalu lintas sistem satu arah dalam penataan kawasan Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat.