Wakil Ketua DPR Minta Komjen Listyo Perbaiki Pola Komunikasi Polri Wakil Ketua DPR-RI Aziz Syamsuddin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aa. (ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI)

MerahPutih.com - Komjen Listyo Sigit Prabowo dipastikan bakal segera menduduki kursi Kapolri.

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengucapkan selamat dan sukses atas disetujuinya Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri, setelah melewati fit and proper test di Komisi III DPR, Rabu (20/1).

Azis berharap Komjen Sigit dapat membawa Korps Bhayangkara semakin maju.

Baca Juga:

DPR Gelar Rapat Paripurna Penetapan Komjen Listyo Jadi Kapolri Siang Ini

"Semoga Pak Listyo Sigit Prabowo dapat amanah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya serta membawa Polri semakin maju dan profesional," kata Azis kepada wartawan, Kamis (21/1).

Azis pun mengharapkan Polri dapat lebih memaksimalkan koordinasi dan komunikasi antarlembaga.

Ini guna memudahkan dan menyelesaikan berbagai macam pekerjaan rumah serta persoalan.

Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo (kanan) memberikan keterangan pers usai mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.
Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo (kanan) memberikan keterangan pers usai mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.

Azis melihat, masih banyak kementerian/lembaga yang memiliki ego sektoral menjadi hambatan dalam mewujudkan program Nawa Cita Presiden Jokowi.

"Tentunya komunikasi dan koordinasi merupakan hal yang utama," tegas Azis.

Wakil Ketua Umum Golkar itu juga menambahkan, Polri ke depan harus dapat lebih bersahabat dengan masyarakat.

Baca Juga:

Rencana Komjen Listyo Hapus Tilang Ibarat Mengayuh Kapal di Daratan

Selalu hadir di tengah masyarakat tanpa melihat pangkat dan jabatan serta keterbatasan.

Ia juga mengapresiasi komitmen Komjen Listyo Sigit Prabowo yang ingin melayani masyarakat dengan cepat, seperti memesan makanan cepat saji.

"Tentunya hal ini harus dapat di realisasikan dalam program 100 hari kinerjanya sebagai prestasi ke depannya, usai dirinya menjabat sebagai Kapolri," tutup Azis. (Knu)

Baca Juga:

Komjen Listyo Dituntut Benahi Sejumlah Masalah di Polri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kebun Binatang Tertua di Jepang Sambut Kelahiran Bayi Gajah Pertama
Dunia
Kebun Binatang Tertua di Jepang Sambut Kelahiran Bayi Gajah Pertama

Kebun Binatang Ueno mengumumkan kelahiran bayi gajah pertamanya sejak tempat itu berdiri 138 tahun yang lalu.

Tania Clarisa Irawan Diduga Bawa Kabur Saksi Kasus Mafia Peradilan Nurhadi
Indonesia
Dalam Usia Ke-79, Mantan Atlet Sepeda Ini Pecahkan Rekor MURI Surabaya-Jakarta
Indonesia
Dalam Usia Ke-79, Mantan Atlet Sepeda Ini Pecahkan Rekor MURI Surabaya-Jakarta

Bersamaan dengan HUT ke-79 Unesa, pemberangkatan Tour de Java berlangsung di depan Gedung Rektorat Unesa, Kamis (18/09).

Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi, Menaker: Kita Siapkan Pekerja Unggul Pasca Pandemi
Indonesia
Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi, Menaker: Kita Siapkan Pekerja Unggul Pasca Pandemi

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mulai menyiapkan pelatihan berbasis kompetensi untuk bersaing di dunia usaha dan industri pasca pandemi COVID-19.

Pemprov DKI Izinkan Sepeda Non-Lipat Masuk MRT
Indonesia
Pemprov DKI Izinkan Sepeda Non-Lipat Masuk MRT

DKI Jakarta telah mengizinkan masyarakat untuk memasukkan sepeda non-lipat ke dalam gerbong kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Perang Lawan COVID-19 Belum Selesai meski Sudah Ada Vaksin
Indonesia
Perang Lawan COVID-19 Belum Selesai meski Sudah Ada Vaksin

Kemenkes menegaskan perilaku memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir (3M) tetap harus dilakukan meskipun sudah ada vaksin

Amien Rais Dinilai Terlalu Bersemangat Kritik Pemerintah hingga Berujung Suudzon
Indonesia
Amien Rais Dinilai Terlalu Bersemangat Kritik Pemerintah hingga Berujung Suudzon

"Mungkin Pak Amien terlalu bersemangat mengkritik pemerintah, sehingga pernyataannya cenderung suudzon," kata Karyono

[Hoaks Atau Fakta]: Jadi Ketum Demokrat, Moeldoko Masih Kader Partai Hanura
Indonesia
[Hoaks Atau Fakta]: Jadi Ketum Demokrat, Moeldoko Masih Kader Partai Hanura

Setelah ditelusuri Mafindo, Moeldoko telah berhenti menjadi kader Partai Hanura sejak 2018 lalu karena ingin fokus dengan mandatnya sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan.

Dewas KPK Tindaklanjuti Dua Laporan Terkait Pelanggaran Etik Firli
Indonesia
Dewas KPK Tindaklanjuti Dua Laporan Terkait Pelanggaran Etik Firli

"Semua laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran etik oleh pimpinan dan pegawai KPK akan ditindaklanjuti oleh Dewas," tegas Haris.

Mensesneg: Tidak Ada Pergantian 18 Menteri
Indonesia
Mensesneg: Tidak Ada Pergantian 18 Menteri

"Jadi kita semua terkejut dengan rilis yang mengatakan ada 18 menteri yang akan 'di-reshuffle'. Itu tidak benar," tegasnya