Wajah Novel Bakal Melepuh Jika Disiram Air Keras, IPW: Saat Ini Masih Mulus dan Tampan erdakwa kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan, Rahmat Kadir Mahulett bersiap menjalani sidang dakwaan di PN Jakarta Utara, Kamis (19/3) Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Merahputih.com - Pengamat kepolisian Neta S Pane menilai, majelis hakim PN Jakarta Utara harus membuktikan, apakah wajah Novel Baswedan disiram air keras atau disiram air aki yang sudah dicampur air biasa.

Hal ini menanggapi salah satu isi pledoi pengacara dua terdakwa, Rony Bugis dan Ramhad Kadir yang menyebut mata penyidik KPK itu rusak karena 'kesalahan penanganan'. Menurut Neta, jika disiram air keras pastilah wajah Novel sudah melepuh dan hancur, seperti korban penyiraman air keras lainnya.

Baca Juga

Pengacara Sebut Rahmat Kadir tidak Bermaksud Celakai Novel Baswedan

"Sementara wajah Novel saat ini masih mulus dan tetap tampan," kata Neta kepada Merahputih.com di Jakarta, Selasa (16/6).

Neta mencontohkan penasihat hukum Rahmat Kadir Mahulette, Widodo mengatakan, pada 11 April 2017 setelah mengalami serangan, Novel dibawa ke RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

Di sana, oleh dokter IGD, mata Novel dicuci dengan air sehingga PH-nya menjadi 7, yang artinya sudah netral.

"Asam sulfat yang sudah diencerkan dengan air juga tidak menimbulkan daya destruktif pada wajah Novel tapi memang bersifat korosif, dan untuk menetralkannya dapat menggunakan air," ungkap Neta.

Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan, Ronny Bugis menjalani sidang dakwaan di PN Jakarta Utara, Kamis (19/3). Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Terdakwa kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan, Ronny Bugis menjalani sidang dakwaan di PN Jakarta Utara, Kamis (19/3). Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Dalam visum et repertum nomor 03/VER/RSMKKG/IV/2017 yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Mitra Keluarga pada 24 April 2017 tidak ada menunjukkan kerusakan mata Novel.

Visum et repertum dibuat 13 hari setelah terjadi dan tidak berisi derajat kerusakan tapi hanya potensi, sehingga tidak bisa menunjukkan kerusakan itu sendiri, namun hanya potensi dan berdasarkan yurisprudensi. Lalu, visum et repertum tidak mengikat majelis hakim jika bertentangan dengan keyakinannya, sehingga unsur penganiayaan berat dalam kasus Novel tidak terbukti.

Baca Juga

Tim Kuasa Hukum Minta Dua Penyerang Novel Dibebaskan

Sepertinya, keyakinan inilah yang membuat jaksa menuntut satu tahun penjara pada pelaku karena dinilai melakukan penganiayaan ringan.

"Sebab pada dasarnya, kasus penyiraman Novel berbeda dengan kasus penyiraman air keras yang ada selama ini dimana wajah korbannya rusak parah, sementara wajah Novel tetap mulus dan tampan," imbuh Neta. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Minta Jangan Ada yang Sinis, PKS Sebut RUU Ketahanan Keluarga Penting untuk Generasi Unggul
Indonesia
Minta Jangan Ada yang Sinis, PKS Sebut RUU Ketahanan Keluarga Penting untuk Generasi Unggul

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini meminta semua pihak tak berprasangka buruk dalam menyikapi Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga.

  196 Masjid Masih Adakan Salat Tarawih, Kemenag Solo: Sebaiknya Beribadah di Rumah Saja
Indonesia
196 Masjid Masih Adakan Salat Tarawih, Kemenag Solo: Sebaiknya Beribadah di Rumah Saja

"Kami melakukan pendataan di lapangan masih menemukan ada 196 masjid yang belum patuh akan SE Kemenag Solo," ujar Musta'in.

Penyebaran COVID-19 Berpotensi Terjadi di Lokasi Bencana Alam
Indonesia
Penyebaran COVID-19 Berpotensi Terjadi di Lokasi Bencana Alam

"Kelompok rentannya harus kita lindungi karena ada COVID-19,” jelas Doni

Harta Anak Presiden Jokowi Vs Penjahit Bagyo
Indonesia
Harta Anak Presiden Jokowi Vs Penjahit Bagyo

Kedua paslon yang bertarung di Pilwakot Solo semuanya sudah menyerahkan LHKPN ke KPK. Untuk lebih lengkapnya perincian harta kekayaan kedua paslon bisa dilihat melalui situs ehkpn.kpk.go.id.

Tekan Penularan Corona, Pemprov DKI Kembali Batasi Transportasi Umum Jakarta
Indonesia
Tekan Penularan Corona, Pemprov DKI Kembali Batasi Transportasi Umum Jakarta

Pemprov DKI Jakarta memutuskan menerapkan pembatasan transportasi umum di Jakarta mulai Senin (23/3) mendatang.

Anies: Pinjaman Dana Rp12,5 Triliun Bantu Serap Tenaga Kerja
Indonesia
Anies: Pinjaman Dana Rp12,5 Triliun Bantu Serap Tenaga Kerja

Pemprov DKI Jakarta mengaku senang mendapatkan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp12,5 triliun dari Kementerin Keuangan.

Ini Janji Komjen Listyo Soal Praktik Tilang di Jalanan
Indonesia
Ini Janji Komjen Listyo Soal Praktik Tilang di Jalanan

Listyo Sigit Prabowo menyebut akan mengurangi interaksi dalam proses penilangan untuk menghindari praktik penyimpangan uang.

 Minyak Anjlok, INDEF Pertanyakan Motif Pemerintah Belum Turunkan Harga BBM
Indonesia
Minyak Anjlok, INDEF Pertanyakan Motif Pemerintah Belum Turunkan Harga BBM

"Menurut saya sampai akhir bulan ini harusnya harga BBM bisa diturunkan walaupun tidak drastis bertahap Misalnya 20 persen dulu," kata Tauhid kepada wartawan, Minggu, (19/4).

KAI Daop 4 Semarang Setop Operasional 13 Rute Kereta Api
Indonesia
KAI Daop 4 Semarang Setop Operasional 13 Rute Kereta Api

"13 KA tersebut terdiri sari delapan kereta reguler dengan tujuan berbagai stasiun di Daop 4, lima sisanya merupakan KA yang melintas di daop ini," ujarnya

Darurat Sipil Dinilai Tak Cocok Diterapkan, Karena Bukan Perang Konvensional
Indonesia
Darurat Sipil Dinilai Tak Cocok Diterapkan, Karena Bukan Perang Konvensional

Semua pihak harus memahami bahwa virus corona harus dihadapi bukan dengan cara perang konvensional perang melawan kuman.