Waisak 2562 BE/2018 Momen Menjaga Kerukunan dan Keharmonisan Majelis Buddha DKI Jakarta menggelar acara waisak bersama menyambut hari raya Waisak (ist)

Merahputih.com - Majelis Buddha DKI Jakarta menggelar acara waisak bersama menyambut hari raya Waisak di Restaurant Ekaria, Gambir, Jakarta Pusat, sabtu (2/6).

Ketua Panitia Waisak Bersama Seluruh Majelis Buddha DKI jakarta, Romo Pdt Asun Gotama mengatakan acara ini digelar dengan Semangat dan berkah Waisak. Meski berbeda-beda Majelis dan berbeda dalam tata cara spritual, namun tetap satu tujuan untuk Umat Buddha Indonesia.

"Yang mempunyai tujuan Sama yaitu membebaskan diri kita dari penderitaan. Terbebas Dari Usia Tua, Penyakit dan Kematian," kata Asun Gotama.

Untuk itu, dengan acara ini ia ingin menunjukkan kebersamaan dan kekompakan sebagai umat Buddha Indonesia. "Marilah kita bersama-sama menjaga kerukunan dan keharmonisan kita di dalam kehidupan beragama dengan saudara-saudara kita yang beragama lain dengan saling menghargai, menghormati dan saling melindungi satu dengan yang lain," jelas Asun Gotama.

Suasana acara waisak bersama menyambut hari raya Waisak di Restaurant Ekaria, Gambir, Jakarta Pusat (ist)

Hadir dalam Acara Waisak Bersama ini Pembimas Buddha DKI jakarta Suwanto, Penyelenggara Buddha Jakarta Barat Suratman, sembilan Bhikkhu Sangha, Ketua Walubi DKI jakarta dan Jajaran, Lembaga Pengembangan Tipitaka Gatha (LPTG), Lembaga Pembinaan Keagamaan Buddha (LPKB), Majelis Agama Buddha Tantrayana Sukhavati Indonesia (Masukhavati), Majelis Sokka Gakkai dan Majelis Umat Buddha Mahayana Indonesia (Majubumi).

Hadir pula perwakilan Majelis Umat Buddha Theravada Indonesia (Majubuthi), Majelis Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI), Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia (Magabutri), Majelis Mahayana Indonesia (Mahasi), Majelis Agama Buddha Tantrayana Zhen Fo Zhong Kasogatan (ZFZ Kasogatan), Majelis Palpung Thubten Choekhorling, Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi), Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (Magabhudi), Majelis I - Kuan Tao, Majelis Nichiren Shosu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI), Majelis Agama Buddha Tantrayana Satya Buddha Indonesia (Madhatantri), Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Majelis Parisadha Buddha Dharma Nichiren Shosu Indonesia (PBDNSI), Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) dan Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi).

Romo Asun Gotama (ist)

Saat ini, sambung Asum Gotama, seluruh majelis, lembaga dan perhimpunan mahasiswa dapat berkumpul Bersama, duduk bersama dalam satu tempat merayakan Waisak ke 2562 BE tahun 2018 dengan tema yang sangat tepat sekali yaitu Indahnya Kebersamaan dalam Kebhinekaan. "Dengan semangat Trisuci Waisak kita saling menghargai perbedaan yang ada untuk menjaga Keutuhan Negara Kesatuan RI yang berlandaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945," jelasnya.

Dalam kesempata ini, ia mengajak semua untuk bersatu melakukan perbuatan baik. "Melalui pikiran, ucapan dan perbuatan kita , karena kalau kita tidak hati-hati dalam berbicara. berpikir dan bertindak bisa menimbulkan suatu permasalahan yang pada akhirnya hanya akan merugikan Diri kita sendiri. Bahkan mengganggu keharmonisan hidup berbangsa dan bernegara," ucapnya.

Perayaan waisak 2562BE/2018 (ist)

Pembimas Buddha Kanwil Kemenag DKI jakarta, Suwanto mengatakan bahwa perayaan Waisak 2562BE/2018 harus dijadikan momentum untuk mengingat kembali perjalanan Sang Buddha dan meneladani perjuangan pangeran Siddharta dalam berjuang untuk mencapai pembebasan. Sebagai umat Buddha, harus memiliki semangat untuk berjuang dalam mencapai kebahagiaan dan pembebasan seperti yang dilakukan oleh Sang Buddha.

"Pentingnya menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam berbangsa dan bernegara dengan senantiasa membangun dan terlibat bersama-sama dalam berbagai kegiatan-kegiatan antar lembaga keagamaan Buddha DKI Jakarta," bebernya.

Acara dilanjutkan dengan pemakai selendang kuning seluruh Ketua Majelis dan Lembaga yamg berjumlah 22 Majelis. "Ini melambangkan Walaupun kita Berbeda-beda tetapi Tetap satu, Yaitu umat Buddha Indonesia," jelas Asun Gotama. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH