Wagub Tegaskan Pemprov DKI Belum Bahas Reuni Akbar PA 212 di Monas Peserta Reuni 212 memenuhi kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (2/12/2018). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengaku belum menggelar rapat membahas mengenai kegiatan Reuni Akbar PA 212 yang direncanakan dilaksanakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

"Belum (dibahas)," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (13/11).

Baca Juga

Ucapkan 'Kami Bersamamu Rizieq Shihab', Anggota TNI Ini Dijatuhi Sanksi

Beredar juga secarik surat di kalangan awak media terkait undangan rapat dari Pemprov DKI untuk sejumlah pihak yang agendanya mengenai pembahasan pelaksanaan kegiatan Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat.

Undangan rapat tersebut dijadwalkan pada hari Rabu (11/11) pukul 09.30 kemarin WIB di ruangan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI. Surat itu dibuat oleh Kepala Badan Kesbangpol DKI, Taufan Bakri.

Taufan membenarkan adanya rapat pertemuan dengan sejumlah pihak dari Pemprov hingga kepolisian. Hanya saja ia mengatakan, bila agendanya belum membahas mengenai kegiatan reuni akbar 212.

"Belum, belum (bahas reuni akbar). Enggak ada kok (orang 212) yang datang," ujar Taufan.

Baca Juga

Penjemputan Rizieq Shihab Rusak Fasiltas Bandara, Panitia Diminta Tanggung Jawab

Taufan mengaku, pihaknya sedang membahas masalah ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) di ibu kota. Terlebih lagi mengenai pergerakan mobilitas masyarakat akan semakin banyak setelah kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

"Kan dalam waktu dekat gerakan makin banyak setelah ulama besar kita pulang. Mungkin maulid kan banyak bisa saja dia maulid di sini, di sini. Itu aja," papar dia. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sulsel Berharap Bisa Salurkan 15 Ribu Rumah Subsidi
KPR
Sulsel Berharap Bisa Salurkan 15 Ribu Rumah Subsidi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan bantuan pembiayaan perumahan 2021 yang terdiri dari empat program.

Penangkapan Kembali Habib Bahar Bukti Hukum Tak Pandang Ustaz atau Pejabat
Indonesia
Penangkapan Kembali Habib Bahar Bukti Hukum Tak Pandang Ustaz atau Pejabat

Persoalan penangkapan Bahar Bin Smith tersebut tidak pandang bulu sama sekali.

BNPB Imbau Warga Lereng Gunung Ili Lewotolok Jangan Nekat Lawan Alam
Indonesia
BNPB Imbau Warga Lereng Gunung Ili Lewotolok Jangan Nekat Lawan Alam

Kalau satu dua masih bertahan di kampung, diperingatkan untuk mengungsi

Temui Kardinal Suharyo, Menteri Agama Sebut Perlu Ada Moderasi Beragama
Indonesia
Temui Kardinal Suharyo, Menteri Agama Sebut Perlu Ada Moderasi Beragama

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berkunjung ke Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo di Gereja Katedral Jakarta.

[HOAKS atau FAKTA] PBB tak Beri Bantuan COVID-19 Bagi Negara yang tidak Legalkan Aborsi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] PBB tak Beri Bantuan COVID-19 Bagi Negara yang tidak Legalkan Aborsi

Artikel itu diterbitkan oleh portal media LifeNews berjudul “UN Refuses to Send Coronavirus Funds to Pro-Life Nation Unless It Legalizes Abortions” pada 18 Mei 2020

Pembentukan Kementerian Investasi Tidak Sekedar Perubahan Nomenklatur
Indonesia
Pembentukan Kementerian Investasi Tidak Sekedar Perubahan Nomenklatur

Kementerian Investasi harus memiliki jangkauan yang lebih luas, termasuk ke dalam kebijakan ekonomi lainnya.

Jabar Gelar Rapid Test Antigen di Rest Area Tol Cipali dan Cipularang
Indonesia
Jabar Gelar Rapid Test Antigen di Rest Area Tol Cipali dan Cipularang

Kolaborasi ini dilakukan agar pengetesan berjalan optimal

Anak Buah Anies Siap Tindak Tempat Wisata yang Gelar Acara Malam Pergantian Tahun
Indonesia
Anak Buah Anies Siap Tindak Tempat Wisata yang Gelar Acara Malam Pergantian Tahun

Sehingga, tidak diperkenankan untuk melakukan perayaan kegiatan malam tahun baru 2020-2021

Pemkot Tangsel Beri 'Lampu Hijau' Restoran Layani Makan di Tempat
Indonesia
Pemkot Tangsel Beri 'Lampu Hijau' Restoran Layani Makan di Tempat

PSBB jilid III yang dimulai tanggal 1 Juni 2020 - 14 Juni 2020 memberikan kelonggaran kepada warga

Penumpang KRL Tembus Sehari  400 Ribu, Persentase yang Positif COVID-19 Segini
Indonesia
Penumpang KRL Tembus Sehari 400 Ribu, Persentase yang Positif COVID-19 Segini

Dilakukan tes COVID-19 kepada sekitar 800 pengguna KRL di Stasiun Bogor dan Bojonggede