Wagub Sebut Perpanjangan Kontrak Pengelolaan Sampah Bantar Gebang Masih Proses TPST Bantar Gebang. (MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta bersama Pemkot Bekasi tengah melakukan negosiasi perpanjangan kontrak pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

"Perpanjangan kontrak masih dalam proses," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Ahmad Riza Patria di Jakarta, Rabu (29/9) malam.

Orang nomor dua di DKI ini meminta masyarakat untuk sabar menunggu perihal keputusan kontrak pengelolaan sampah di Bantar Gebang. Bila semuanya sudah selesai berproses, akan disampaikan ke publik.

Baca Juga:

Kontrak Bantar Gebang Segera Berakhir, PSI Singgung Proyek ITF

"Kita tunggu yah, nanti akan diumumkan," lanjut politikus Gerindra ini.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi meminta kenaikan dana kompensasi atau tipping fee kepada Pemprov DKI ihwal pembuangan sampah di Bantar Gebang, Bekasi.

Bekasi menginginkan dana kompensasi naik 100 persen dari perjanjian tahun sebelumnya.

Aktivitas pembuangan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (26/10). ( ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Aktivitas pembuangan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (26/10). ( ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

"Kalau perhitungan kita, kemarin kan dengan perhitungan di angka hampir Rp 385 miliar. Mungkin ke depan bisa naik 100 persen mungkin jadi Rp 800 miliar lah. Namun, angka pastinya belum ditentukan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Yayan Yuliana.

Nominal kenaikan dana kompensasi tersebut, kata Yayan, diperhitungkan dari rencana kenaikan kompensasi baru kepada sekitar 18 ribu warga yang tinggal di 3 kelurahan pada lingkungan Bantar Gebang. (Asp)

Baca Juga:

Bantar Gebang Hampir Penuh, DPRD DKI Desak Anies Segera Rampungkan ITF

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Basrief Arief Jaksa Agung Era SBY Meninggal Dunia
Indonesia
Basrief Arief Jaksa Agung Era SBY Meninggal Dunia

Basrief menjabat sebagai Jaksa Agung hingga Oktober 2014. Saat itu, dia didampingi oleh Darmono dan Andhi Nirwanto sebagai Wakil Jaksa Agung.

Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Tersisa 2,59 Persen
Indonesia
Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Tersisa 2,59 Persen

128. 415 orang telah keluar dari RSDC Wisma Atlet Kemayoran

Kejagung Sita Vila di Bali dan NTB Diduga Aset Kasus Dugaan Korupsi Asabri
Indonesia
Kejagung Sita Vila di Bali dan NTB Diduga Aset Kasus Dugaan Korupsi Asabri

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menyita aset milik salah satu tersangka kasus korupsi PT Asabri, Teddy Tjokrosaputro. Penyitaan itu berupa tanah dan bangunan vila di Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Tak Lolos TWK, Pegawai KPK Ajukan Judicial Review ke MK
Indonesia
Tak Lolos TWK, Pegawai KPK Ajukan Judicial Review ke MK

TWK sebagai syarat alih status pegawai menjadi ASN bertentangan dengan Pasal 1 dan Pasal 28 UUD 1945

KPK Jebloskan Eks Anggota BPK Rizal Djalil ke Lapas Cibinong
Indonesia
KPK Jebloskan Eks Anggota BPK Rizal Djalil ke Lapas Cibinong

Rizal Djalil dinilai terbukti menerima suap senilai SGD 100 ribu

Puan Maharani Serahkan 30 Ribu Dosis Vaksin untuk Warga Jawa Timur
Indonesia
Puan Maharani Serahkan 30 Ribu Dosis Vaksin untuk Warga Jawa Timur

Kunjungan Puan kali ini untuk menyerahkan bantuan 30.000 dosis vaksin untuk masyarakat Surabaya dan Jawa Timur melalui Pemerintah Kota Surabaya.

Para Pemenang Nobel Terima Penghargaan dari Rumah Masing-masing
Dunia
Para Pemenang Nobel Terima Penghargaan dari Rumah Masing-masing

Para pemenang Nobel 2020 menerima penghargaan mereka dalam siaran yang ditayangkan pada Kamis (10/12).

Prabowo Siap Kerja Sama dengan Andika Perkasa untuk Perkuat Pertahanan Indonesia
Indonesia
Prabowo Siap Kerja Sama dengan Andika Perkasa untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

"Pada prinsipnya Menhan Prabowo mendukung siapa pun yang ditunjuk dan dipercaya Presiden sebagai Panglima TNI, dan siap bekerja sama untuk memperkuat pertahanan RI," tuturnya.

Mengkhawatirkan, Dokter Meninggal Terpapar COVID-19 Capai 401 Orang
Indonesia
Mengkhawatirkan, Dokter Meninggal Terpapar COVID-19 Capai 401 Orang

IDI pun memberikan usulan kepada Kementerian Kesehatan untuk dapat menyediakan sistem telemedisin atau pengobatan jarak jauh memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan panduan isolasi mandiri untuk pasien COVID-19.

Rasio Timpang, Pemerintah Diminta Menambah SDM Dokter
Indonesia
Rasio Timpang, Pemerintah Diminta Menambah SDM Dokter

Menurut La Nyalla saat ini kondisi rasio dokter dengan masyarakat tidak ideal. Apalagi jumlah dokter saat ini semakin berkurang akibat banyak yang berguguran karena menjadi korban pandemi COVID-19.