Wagub Riza Pilih Ikut MLM Dibandingkan Main Proyek dan Korupsi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (tengah) di Balai Kota Jakarta, Kamis (17/3/2022). Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Enam bulan lagi masa jabatan Ahmad Riza Patria sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta berakhir. Kini, ia sudah mempersiapkan bisnis multi level marketing (MLM) setelah pensiun menjadi orang nomor dua di Pemprov DKI. "Jadi, saya kemarin mulai daftar multi level, lalu sekarang persiapan multi level. Ya sudah, ikut multi level. Katanya lumayan," kata Riza Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (17/3).

Baca Juga

Politikus PDIP Sebut Big Data Luhut tidak Bisa Dipertanggungjawabkan

Ia bercerita, keikutsertaannya di MLM karena didorong sang istri. Sebab, lanjut Riza, selama menjabat Wagub belum pernah mendapatkan tambahan penghasilan apapun.

Oleh karena itu, istrinya kemudian menyuruh Riza untuk mendaftar bisnis MLM.

"Saya disuruh daftar, katanya 'mana teman-teman kamu? Coba didaftar, nanti kita prospek'. Pensiunan wagub ngurusin multilevel sebentar lagi," kata Riza.

Baca Juga

Mendag Luthfi Pastikan Datangi DPR RI Hari Ini

Riza mengakui, kegiatan bisnis dengan sistem pemasaran jaringan piramida ini memang tak lebih mudah dan praktis daripada melakukan tindakan korupsi atau main proyek yang memanfaatkan jabatannya. Namun, setidaknya, hal ini bisa memberi keberkahan bagi dirinya.

"Mudah-mudahan halal dan berkah, ya. Ini memang tantangan bagi kita semua, terutama yang menjabat seperti saya. Saya tinggal 6 bulan ini. Mudah-mudahan bisa selamat dari godaan," ucap Riza.

Mantan Anggota DPR Fraksi Gerindra ini juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam menjaga integritas pejabat hingga ASN Pemprov DKI dalam mencegah tindak korupsi.

Para pasangan dari pejabat Pemprov DKI, menurut Riza, perlu mengingatkan pasangannya dan menjadi benteng pertahanan pertama jika ada godaan-godaan tertentu yang mengarah pada tindakan korupsi.

"Saya mengajak kepada seluruh jajaran ASN Pemprov DKI Jakarta untuk terus membangun tata kelola yang lebih baik dan yang bia mencegah tindak koruptif, pelayanan harus lebih cepat dan efisien tanpa adanya ongkos-ongkos khusus. Salah satu contoh cara mencegah atau menangkal prilaku korupsi adalah kembali menggali nilai kearifan lokal yang beragam," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

Dewa United FC Gandeng Ajax Amsterdam Kembangkan Akademi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Nyatakan Kebebasan Pers di Indonesia Lebih Baik daripada Polandia Serta Indi
Indonesia
Pemerintah Nyatakan Kebebasan Pers di Indonesia Lebih Baik daripada Polandia Serta Indi

Kemenkominfo telah menjalin komunikasi yang erat bersama Dewan Pers

Pembelian Mobil Bupati Hulu Sungai Utara Nonaktif Ikut Ditelisik KPK
Indonesia
Pembelian Mobil Bupati Hulu Sungai Utara Nonaktif Ikut Ditelisik KPK

KPK menduga pemberian komitmen bagian yang diduga diterima Abdul Wahid melalui Maliki

Hukuman Mati Koruptor, Gimmick Penegakan Hukum di Tahun 2021
Indonesia
DKI Siap Vaksinasi Booster Lansia Interval 3 Bulan Setelah Vaksin Kedua
Indonesia
DKI Siap Vaksinasi Booster Lansia Interval 3 Bulan Setelah Vaksin Kedua

Pemerintah DKI akan menyesuaikan aturan terbaru Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait vaksinasi booster bagi lansia di atas 60 tahun.

Diusir Paksa dari Tokonya, Penyewa Stan Giant Lapor Polisi
Indonesia
Diusir Paksa dari Tokonya, Penyewa Stan Giant Lapor Polisi

Robert pun meminta kompensasi kepada manajemen

3 Nama Bakal Capres NasDem: Anies, Andika, Ganjar
Indonesia
3 Nama Bakal Capres NasDem: Anies, Andika, Ganjar

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh telah mengumumkan tiga bakal calon presiden (capres) yang akan diusung partainya di Pilpres 2024 mendatang.

13 Desa di Nunukan Terendam Banjir
Indonesia
13 Desa di Nunukan Terendam Banjir

Kementerian Sosial sudah mengirimkan bantuan bagi korban banjir di dua wilayah kecamatan di Kabupaten Nunukan.

Jokowi Dorong Lebih Banyak Wirausahawan dari Kalangan Santri
Indonesia
Jokowi Dorong Lebih Banyak Wirausahawan dari Kalangan Santri

Presiden Joko Widodo mengungkapkan, ekonomi syariah Indonesia berkembang cukup pesat meski di masa pandemi COVID-19.

Ini Harapan BPIP terhadap Jenderal Andika Perkasa
Indonesia
Ini Harapan BPIP terhadap Jenderal Andika Perkasa

Harapan akan perbaikan institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) di tangan Jenderal Andika Perkasa terus mengalir.

Kemenag Minta Jemaah Haji Waspada setelah Belasan Positif COVID-19
Indonesia
Kemenag Minta Jemaah Haji Waspada setelah Belasan Positif COVID-19

Lebih dari 11 ribu jemaah haji Indonesia sudah pulang ke tanah air sejak 15 Juli 2022.