Wagub Riza Minta Pendatang Pastikan Pekerjaan di Jakarta Para calon pemudik menunggu jadwal keberangkatan dari Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (9/5/2022). (ANTARA/Katriana)

MerahPutih.com - Setelah Lebaran Idul Fitri, masyarakat dari berbagai daerah biasanya mencoba peruntungan di Jakarta, untuk mencari kerja atau membuka usaha.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta, kepada pendatang baru dan berniat bekerja di Jakarta, untuk memperhatikan pekerjaan yang akan dilamar.

Baca Juga:

Pemkot Surabaya Gunakan Aplikasi Puntadewa Data Para Pendatang

"Dicek secara detail, jangan sampai pekerjaan yang dilamar tidak sesuai," katanya di Jakarta, Selasa (10/5)/

Mantan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini tegaskan, Pemerintah DKI tidak melarang orang baru datang ke Ibu Kota, usai Lebaran dan mengadu nasib di Jakarta.

"Namun kami minta seluruh warga yang ingin datang ke Jakarta yang ingin mengadu nasib atau yang ingin bekerja tolong diperhatikan kembali kepastian tempat bekerjanya, sebagai apa, melalui siapa dan pastikan semua," ucap Riza di Jakarta, Selasa (10/5).

Namun, Riza berharap, tidak semua orang dari daerah atau kampung harus mengadu keberuntungan di Jakarta. Alangkah baiknya membangun kampung atau membuat lapangan pekerjaan, dengan keahlian yang dimiliki. Sehingga perekonomian di desa-desa dapat tumbuh.

"Mari kita bangun kampung kita masing-masing desa kita masing masing kota kita. Banyak tempat pekerjaan yang lain yang bisa kita kerjakan di desa di kampung di kota kita masing-masing," urainya.

Sejumlah penumpang menunggu bus yang akan membawa mereka ke berbagai daerah di Terminal Kalideres, Senin (9/5/2022). (ANTARA/Indriani)
Sejumlah penumpang menunggu bus yang akan membawa mereka ke berbagai daerah di Terminal Kalideres, Senin (9/5/2022). (ANTARA/Indriani)

Kendati begitu, Riza tegaskan lagi, Jakarta adalah kota bersama, tidak hanya milik warga ber KTP Jakarta, tapi milik semua warga Indonesia lakaren Ibu Kota. Bahkan warga asing pun boleh datang ke Jakarta.

"Jadi kita tidak pernah ada pembatasan apalagi larangan orang datang ke Jakarta," pungkasnya.

Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) meminta RT dan RW untuk dapat memonitor terhadap pendatang baru dari daerah dan kemudian jadi penghuni di delapan kecamatan wilayah itu.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi menjelaskan bahwa operasi yustisi seperti pengecekan kartu identitas tidak akan dilakukan kepada pendatang baru, mengingat DKI Jakarta menjadi kota terbuka untuk seluruh penduduk.

"Tidak ada operasi yustisi, tetapi kita minta RT dan RW monitor pendatang baru, kan indekos banyak di Jakarta Pusat, mereka lapor secara kependudukan, dari mana, apa pekerjaannya," kata Irwandi. (Asp)

Baca Juga:

Pendatang ke Kota Bandung Diimbau Bikin Surat Keterangan Tinggal Sementara

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pimpinan Komisi IX DPR Dorong Kajian Ilmiah soal Ganja untuk Medis
Indonesia
Pimpinan Komisi IX DPR Dorong Kajian Ilmiah soal Ganja untuk Medis

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris menilai, Indonesia harus memulai kajian tentang manfaat tanaman ganja untuk kepentingan medis.

Sosok Kabaintelkam Polri Baru Pilihan Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Indonesia
Sosok Kabaintelkam Polri Baru Pilihan Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Dofiri merupakan peraih penghargaan Adhi Makayasa atau sebagai lulusan terbaik

Komisi D Tanggapi Konsep Sumur Resapan Anies Dipakai di IKN Nusantara
Indonesia
Komisi D Tanggapi Konsep Sumur Resapan Anies Dipakai di IKN Nusantara

Komisi D DPRD DKI Jakarta menanggapi pemerintah pusat yang akan menggunakan konsep sumur resapan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara guna pencegahan banjir.

Ridwan Kamil: Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas APBD Perubahan 2021
Indonesia
Ridwan Kamil: Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas APBD Perubahan 2021

Sedangkan Belanja Tidak Terduga (BTT) ditingkatkan

7 Pedoman Idul Adha yang Perlu Dipatuhi Warga saat PPKM Darurat
Indonesia
7 Pedoman Idul Adha yang Perlu Dipatuhi Warga saat PPKM Darurat

Pedoman pelaksanaan Iduladha 2021 ini sudah diatur melalui Surat Edaran Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021.

Wagub DKI Minta Masyarakat Mulai Antisipasi Banjir
Indonesia
Wagub DKI Minta Masyarakat Mulai Antisipasi Banjir

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan sudah mulai mengambil langkah antisipasi menghadapi banjir yang kerap mengincar wilayah ibu kota.

Kapal Tenggelam di Perairan Johor Bahru Malaysia, 11 Pekerja Indonesia Tewas
Indonesia
Kapal Tenggelam di Perairan Johor Bahru Malaysia, 11 Pekerja Indonesia Tewas

Kapal yang mengangkut sekitar 50 pekerja migram Indonesia (PMI) tenggelam di perairan Johor Bahru, Malaysia, Rabu (15/12).

Pasca Ambruknya Atap, Mal Margo City Depok Belum Dibuka untuk Umum
Indonesia
Pasca Ambruknya Atap, Mal Margo City Depok Belum Dibuka untuk Umum

Struktur bangunan di sekitar TKP dikhawatirkan masih rapuh

Puluhan Warga Jadi Korban Kecelakaan Bus, Kampung Benowo Surabaya Berduka
Indonesia
Puluhan Warga Jadi Korban Kecelakaan Bus, Kampung Benowo Surabaya Berduka

Rombongan bus bernomor polisi S-7322-UW mengalami kecelakan usai menggelar wisata dari Dieng—Yogyakarta pada tanggal 14—15 Mei 2022.

Aturan Detail Protokol Kesehatan pada Pelaksanaan Kegiatan Berskala Besar
Indonesia
Aturan Detail Protokol Kesehatan pada Pelaksanaan Kegiatan Berskala Besar

Kegiatan berskala besar adalah rangkaian aktivitas dalam acara berskala internasional ataupun nasional yang dapat mengundang secara fisik lebih dari 1000 orang dalam satu waktu tertentu serta pada satu lokasi yang sama.