Wagub Riza Minta Konser BTS di Stadion JIS tak Dikaitkan ke Ranah Politik Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Sabtu (23/10/2021). (ANTARA/Ricky Prayoga)

MerahPutih.com - Pemprov DKI meminta kepada publik untuk tidak mengaitkan rencana gelaran konser Bangtan Boys (BTS) di Jakarta International Stadium (JIS), untuk menggaet anak muda dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria menegaskan, niatan konser BTS saat stadion di Jakarta Utara tersebut diresmikan tidak ada kaitannya dengan perpolitikan Indonesia.

Baca Juga

BTS Dijadwalkan Manggung di Stadion JIS

"Enggak ada hubungannya. Masak semuanya mau dihubungkan sama politik?," ucap Riza di Jakarta, Rabu (27/10)

Mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini pun meminta, pada semua pihak untuk tidak mengaitkan kebijakan yang dibuat Pemerintah DKI Jakarta dengan urusan politik.

"Nanti kita bikin acara sama nenek-nenek dibilang juga politik karena nenek-nenek juga punya hak suara," tegas Riza.

BTS
BTS merasa kesepian karena tidak dapat melihat ARMY. (Foto Instagram layung808)

Menurutnya, terlalu dini bila segala dihubungkan dengan perhelatan Pemilu 2024. Sebab, kata dia, kontestasi pemilu masih kurang lebih 3 tahun lagi.

"Jadi, jangan semua apa-apa dihubungkan dengan politik. Masih lama, 2024," paparnya.

Sekarang ini, kata Riza, semua pejabat di Pemprov DKI tengah sibuk bekerja melaksanakan amanah yang diberikan rakyat Jakarta dengan menuntaskan semua janji kampanye Pilkada 2017 lalu.

"Jangan ngurusin pilpres, pilkada, pileg, masih jauh. Belanda masih jauh," tambah politikus Gerindra tersebut.

Seperti dijetahui, grup K-Pop asal Korea Selatan Bangtan Boys (BTS) berencana akan menggelar konser di Jakarta Internasional Stadium (JIS) pada 2022.

JIS sendiri dilengkapi dengan sistem audio (sound system) berteknologi canggih untuk menunjang pergelaran konser-konser besar.

Sistem audio tersebut juga didukung dengan ruang tertutup di dalam JIS sehingga suara musik terdengar lebih bagus dibanding konser di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). (Asp)

Baca Juga

Konser Daring Meriah, BTS Ngaku Kesepian

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hujan Dengan Intensitas di Atas 150 milimeter Bikin Jakarta Banjir
Indonesia
Hujan Dengan Intensitas di Atas 150 milimeter Bikin Jakarta Banjir

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan dengan intensitas di atas 150 milimeter cukup banyak mengguyur Ibu Kota Jakarta pada Sabtu dini hari.

Boyolali dan Klaten Diguyur Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi
Indonesia
Boyolali dan Klaten Diguyur Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat Gunung Merapi mengeluarkan belasan kali awan panas guguran sepanjang Selasa (26/1) malam sampai Rabu (27/1) pagi.

Wakil Ketua KPK: Jika Pacar Anda Bupati, Pemberian Bisa Dianggap Suap
Indonesia
Wakil Ketua KPK: Jika Pacar Anda Bupati, Pemberian Bisa Dianggap Suap

"Anda dengan pacar Anda dengan mertua, itu tidak masalah, tetapi kalau kemudian ternyata pacar Anda adalah bupati, mertua Anda adalah Dirjen atau menteri, itu yang kemudian sudah diliputi aspek hukum gratifikasi," kata Ghufron saat memberi sambutan dalam webinar "Pengendalian Gratifikasi: Mancabut Akar Korupsi" disiarkan kanal Youtube KPK, Selasa (30/11).

Puluhan Warga Diduga Keracunan Usai Makan Nasi Boks Berlogo PSI
Indonesia
Puluhan Warga Diduga Keracunan Usai Makan Nasi Boks Berlogo PSI

24 warga dilarikan ke Rumah Sakit Koja untuk menjalani perawatan

DPR Minta Polisi Usut Tuntas Pihak Penyebar Sertifikat Vaksin COVID-19 Jokowi di Internet
Indonesia
DPR Minta Polisi Usut Tuntas Pihak Penyebar Sertifikat Vaksin COVID-19 Jokowi di Internet

Polisi diminta segera mengusut tuntas pihak-pihak yang mencoba mencuri dan menyebarkan informasi terkait dugaan sertifikat vaksin COVID-19 milik Presiden Jokowi (Jokowi) yang bocor di internet.

Fatwa MUI Diharapkan Redam Hoaks Vaksin COVID-19
Indonesia
Fatwa MUI Diharapkan Redam Hoaks Vaksin COVID-19

"Hasil survei, warga yang paham tentang vaksin baru 75 persen, jadi ada 25 persen yang mungkin di daerah terpencil yang tidak tahu apa itu vaksin COVID,” kata Ridwan Kamil.

Bomber Gereja Katedral Tinggalkan Surat Wasiat, Izin Pamit dan Siap Mati Syahid
Indonesia
Bomber Gereja Katedral Tinggalkan Surat Wasiat, Izin Pamit dan Siap Mati Syahid

Identitas L dan YSF terkuak dari identifikasi tim Inafis Polrestabes Makassar

Hilangnya Aturan Wajib Pendidikan Pancasila
Indonesia
Hilangnya Aturan Wajib Pendidikan Pancasila

Kurikulum pendidikan tinggi tertuang dalam pasal 40 ayat 3. Pada pasal itu, tercantum kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, dan bahasa.

600 Pegawai KPK yang Lulus TWK Minta Pelantikan ASN Ditunda
Indonesia
600 Pegawai KPK yang Lulus TWK Minta Pelantikan ASN Ditunda

Dengan demikian, pegawai yang dinyatakan memenuhi syarat sebanyak 1.274 pegawai. Para pegawai yang lulus TWK rencananya bakal dilantik pada Selasa (1/6) besok.

Pemprov Tak Bisa Putuskan Sendiri Penambahan Ruas Ganjil Genap Saat PPKM Level 3
Indonesia
Pemprov Tak Bisa Putuskan Sendiri Penambahan Ruas Ganjil Genap Saat PPKM Level 3

Dishub DKI akan mencermati situasi dan kondisi terkini terkait pengembalian 25 titik ruas jalan yang diterapkan ganjil genap