Wagub Riza Berikan Vitamin Buat Nakes Jakarta Wakil Gubernur Riza Patria.(Foto: Asropih).

MerahPutih.com - Wakil Gubernur (Gubernur) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengunjungi Puskesmas Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (17/2). Kedatangan Riza untuk memberi dukungan moril kepada tenaga kesehatan (nakes) yang berhadapan langsung pasien COVID-19.

Wagub menyerahkan bantuan berupa kebutuhan penunjang, seperti masker dan vitamin. Dalam kunjungannya, Riza didampingi oleh sang istri, Elissa Sumarlin; Kepala Dinas Kesehatan DKI, Widyastuti.

"Masyarakat dimohon juga (dapat memberikan) perhatian dan bantuannya bagi seluruh nakes di Jakarta menghadapi pasien COVID-19," jelas Riza.

Baca Juga:

Duh! Vaksinasi Tenaga Kesehatan di DKI Masih di Bawah 50 Persen

Riza memastikan, para tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien, dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, terlebih di masa pandemi COVID-19.

"Karena di tempat-tempat Faskes ini menurut data itu hampir 50 persen tempat penularannya, setelah itu baru di perumahan," ucap Riza.

Riza turut menyaksikan langsung proses pelaksanaan vaksinasi COVID-19, khususnya di Puskesmas Kecamatan Setiabudi.

"Tidak ada efek sampingnya, tadi kami tanya ke beberapa pasien. Pelaksanaannya sesuai dengan protokol kesehatan," paparnya.

Tenaga Kesehatan Jakarta. (Foto: Pemprov DKI)
Tenaga Kesehatan Jakarta. (Foto: Pemprov DKI)

Ia mendukung kinerja Dinkes DKI dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta dalam pengendalian wabah COVID-19. Mulai dari upaya promotof preventif, kuratif maupun rehabilitatif kepada masyarakat Ibu Kota.

"Memang Jakarta masih cukup tinggi angka penyebaran, tapi juga tolong dilihat fakta dan data angka kesembuhannya tertinggi sampai dengan 90 persen. Angka kematiannya terus menurun sampai di 1,6 persen," ungkapnya. (Asp)

Baca Juga:

Mengenal Vaksin COVID-19 Merah Putih dengan Pendekatan DNA

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
'Orang Dalam' Terlibat dalam Pembobolan dan Pemalsuan Sertifikat Vaksin COVID-19 di PeduliLindungi
Indonesia
'Orang Dalam' Terlibat dalam Pembobolan dan Pemalsuan Sertifikat Vaksin COVID-19 di PeduliLindungi

HH bekerja sama dengan FH yang merupakan karyawan swasta lulusan SLTA

Jokowi: Indonesia Berhasil Lolos dari Krisis dan Resesi Bertubi-tubi
Indonesia
Jokowi: Indonesia Berhasil Lolos dari Krisis dan Resesi Bertubi-tubi

Presiden Joko Widodo mengklaim Indonesia telah berhasil melalui resesi dan krisis yang telah datang secara bertubi-tubi. Ujian itu membuat Indonesia semakin kuat.

Jokowi Minta TNI Fokus Investasi Dibanding Belanja Pertahanan
Indonesia
Jokowi Minta TNI Fokus Investasi Dibanding Belanja Pertahanan

Kepala Negara juga meminta para prajurit TNI untuk selalu bersiap menghadapi berbagai ancaman

Perbaikan Ekonomi Lambat Tapi Pasti
Indonesia
Perbaikan Ekonomi Lambat Tapi Pasti

Perbaikan ekononi seiring jumlah dosis vaksin yang disuntikkan kepada masyarakat Indonesia untuk mencapai herd immunity.

Anggap Polemik TWK KPK 'Panggung', Sekjen Gelora: Ujungnya Sampai 2024
Indonesia
Anggap Polemik TWK KPK 'Panggung', Sekjen Gelora: Ujungnya Sampai 2024

Jadi, intinya panggung ini akan dibikin panjang

LPSK Siap Lindungi Korban dan Saksi Kasus Rasisme terhadap Natalius Pigai
Indonesia
LPSK Siap Lindungi Korban dan Saksi Kasus Rasisme terhadap Natalius Pigai

Kasus ujaran bernuansa rasisme teranyar menimpa mantan Komisioner Komnas HAM RI asal Tanah Papua, Natalius Pigai.

ICW Ungkap Dua Penyebab Maraknya Pelaporan Kode Etik di KPK
Indonesia
ICW Ungkap Dua Penyebab Maraknya Pelaporan Kode Etik di KPK

Putusan terhadap Firli Bahuri yang semestinya dapat dikenakan pelanggaran berat namun hanya diganjar dengan teguran tertulis

Usai Diperiksa Polisi, Rachel Vennya Mengaku Khilaf
Indonesia
Usai Diperiksa Polisi, Rachel Vennya Mengaku Khilaf

Rachel pun mengungkapkan permohonan maaf atas tindakannya tersebut

Satgas Pamtas RI-Malaysia Diminta Bersinergi Tingkatkan Keamanan
Indonesia
Satgas Pamtas RI-Malaysia Diminta Bersinergi Tingkatkan Keamanan

LaNyalla menilai wilayah perbatasan sangat rentan

Penyidik KPK dan Wali Kota Tanjungbalai Ditetapkan sebagai Tersangka
Indonesia
Penyidik KPK dan Wali Kota Tanjungbalai Ditetapkan sebagai Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan penyidik AKP Stefanus Robin Pattuju dan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial sebagai tersangka kasus dugaan suap.