Wagub Papua Meninggal Dunia di Jakarta Wagub Papua Klemen Tinal.(ANTARA News Papua/HO-Humas Pemprov Papua)

MerahPutih.com - Wakil Gubernur (Wagub) Papua Klemen Tinal meninggal dunia pada Jumat (21/5), sekitar pukul 04.00 WIB.

Klemen meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdi Waluyo Menteng Jakarta. Pemprov Papua masih berkoordinasi dengan keluarga terdekat yang kini sedang menuju ke Jakarta.

Baca Juga:

150 Orang Anggota KKB di Papua Masuk Daftar Buruan Polisi

"Ibu Wagub rencananya akan tiba di Jakarta siang ini sekitar pukul 13.00," ujar Kadiskominfotik Papua Jery Yudianto kepada wartawan.

Dia menjelaskan, karena almarhum merupakan pejabat negara, pihaknya juga masih menunggu proses protokoler.

"Mengenai pernyataan resmi terkait kondisi medis Wakil Gubernur Papua, hingga kini belum ada keterangan yang kami terima," katanya.

Baca Juga:

Permasalahan di Papua Dinilai Paling Kompleks dan Alot

Menurut rencana, jenazah Wagub Papua Klemen Tinal sementara akan disemayamkan di Rumah Duka RS Gatot Subroto.

"Namun penguburannya saya belum bisa mengungkapkan. Kita akan berkoordinasi dengan keluarga dulu," ujar Jubir Gubernur Papua Rifai Darus kepada awak media. (Knu)

Baca Juga:

Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Buru Kelompok Teroris Bukan Orang Papua

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menlu Beberkan Kendala Evakuasi 26 WNI dari Afghanistan
Indonesia
Menlu Beberkan Kendala Evakuasi 26 WNI dari Afghanistan

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menjelaskan bahwa proses dan rencana evakuasi sempat mengalami sejumlah perubahan akibat perkembangan situasi.

COVID-19 Mengganas, DKI Siapkan 11.643 Petak Makam
Indonesia
COVID-19 Mengganas, DKI Siapkan 11.643 Petak Makam

Meski jumlah petak makam ditambah, Pemprov berharap kuburan tersebut tidak terisi penuh dan pasien COVID-19 segara sembuh agar kembali ke rumah masing-masing bertemu dengan keluarga.

Ketua DPRD Minta Dipanggil BK Soal Dugaan Pelanggaran Tatib Rapat Paripurna Formula E
Indonesia
Ketua DPRD Minta Dipanggil BK Soal Dugaan Pelanggaran Tatib Rapat Paripurna Formula E

Prasetyo sendiri tak memahami apa alasan BK DPRD hingga kini belum memintai keterangan dirinya

Sudah 3 Hari, Warga di Kabupaten Mamuju Dilanda Banjir
Indonesia
Sudah 3 Hari, Warga di Kabupaten Mamuju Dilanda Banjir

Banjir telah beberapa kali merendam permukiman warga dengan ketinggian air hingga lutut orang dewasa. Hujan deras turun di daerah tersebut dalam satu sepekan terakhir ini.

Penyitas COVID-19 Berpotensi Terkena Post COVID Syndrome
Indonesia
Penyitas COVID-19 Berpotensi Terkena Post COVID Syndrome

Semua pasien yang tertular COVID-19 berpotensi terkena Post COVID Syndrome atau gejala berkelanjutan pasca dinyatakan negatif dari paparan virus tersebut.

Ganjar Tidak Hadir saat Puan Resmikan Pasar Legi, Ketua DPC PDIP Solo Beri Pembelaan
Indonesia
Ganjar Tidak Hadir saat Puan Resmikan Pasar Legi, Ketua DPC PDIP Solo Beri Pembelaan

Rudy mengatakan pada saat bersamaan Ganjar ternyata sudah dapat undangan acara jauh hari di Jakarta. Yakni presentasi atau paparan terkait mitigasi kebencanaan di Jawa Tengah.

DKI Masuki Fase Genting COVID-19, Anak Buah Anies Minta Pusat Tambah Tracer
Indonesia
DKI Masuki Fase Genting COVID-19, Anak Buah Anies Minta Pusat Tambah Tracer

Pemprov DKI Jakarta terus melakukan upaya penanganan COVID-19 yang mengalami kenaikan kasus signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Gegara PPKM Darurat, Kota Solo Kehilangan Potensi PAD Retribusi Pasar Rp 2 Miliar
Indonesia
Gegara PPKM Darurat, Kota Solo Kehilangan Potensi PAD Retribusi Pasar Rp 2 Miliar

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah kehilangan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar senilai Rp 2 miliar.

BMKG: Sejumlah Provinsi Masuk Kategori Waspada Banjir
Indonesia
BMKG: Sejumlah Provinsi Masuk Kategori Waspada Banjir

BMKG memperingatkan sejumlah provinsi masuk dalam kategori waspada banjir.

Setahun Menjabat Pimpinan KPK, Harta Nurul Ghufron Meroket Rp 4,2 Miliar
Indonesia
Setahun Menjabat Pimpinan KPK, Harta Nurul Ghufron Meroket Rp 4,2 Miliar

Ghufron tercatat memiliki 12 bidang tanah dan bangunan di Jember dan Jakarta Selatan senilai Rp 8.220.000.000.