Wagub DKI Yakin Pembangunan Sirkuit Formula E Rampung Tepat Waktu Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Penyelanggaraan Formula E DKI Jakarta hanya tinggal menyisakan waktu 5 bulan. Namun, sampai saat ini pembangunan sirkuit di kawasan Ancol, Jakarta Utara, juga belum dikerjakan.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyakini lintasan Formula E yang akan dibangun di Ancol akan selesai tepat waktu.

Baca Juga

Penyelenggara Formula E Studi Banding ke Arab Saudi

"Soal waktu yang mepet Insya Allah kalau mau membangun jalan itu mohon maaf bukan bermaksud untuk menggampangkan itu bisa cepat dikerjakan," kata Riza di Jakarta, Jumat (28/1).

Klaim mantan anggota DPR Fraksi Gerindra ini, pembuatan lintasan lebih cepat dibangdingkan dengan buat gedung yang harus membuat pondasi hingga sampai tegak berdiri.

"Beda kalau kita bangun gedung ini kita membangun jalan," ucapnya.

Baca Juga

PAN DKI Sayangkan Banyak Pihak Doakan Formula E Gagal

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi pesimistis trek balap mobil Formula E dapat selesai tepat waktu atau rampung pada April 2022 mendatang.

Sepengalaman dirinya, dalam pembuatan lintasan balap bertaraf internasional bisa memakan waktu sampai 2 tahun lamanya.

"Buat trek balap bukan kayak buat lintasan tamiya. Rasionalnya 2 tahun," kata Prasetyo di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (26/1). (Asp)

Baca Juga

Ketua DPRD DKI Pesimistis Sirkuit Formula E Dapat Selesai Tepat Waktu

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
G20 Buka Opsi Kumpulkan Dana Internasional Perubahan Iklim di Sektor Wisata
Indonesia
G20 Buka Opsi Kumpulkan Dana Internasional Perubahan Iklim di Sektor Wisata

Pandemi COVID-19 telah meningkatkan kesadaran masyarakat global akan pentingnya menumbuhkan aksi iklim atau lingkungan pariwisata yang sehat.

Polisi Siapkan Tempat Isolasi Sementara Saat Operasi Lilin
Indonesia
Polisi Siapkan Tempat Isolasi Sementara Saat Operasi Lilin

Akselerasi vaksinasi sebagai upaya untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus COVID-19 pasca-libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Kabar Penangkapan Anggota Dewan dalam Perkara Narkoba Dipastikan Tak Benar
Indonesia
Kabar Penangkapan Anggota Dewan dalam Perkara Narkoba Dipastikan Tak Benar

Dikabarkan Unit 1 Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat diisukan masih melakukan pemeriksaan mendalam usai melakukan penangkapan.

Anies Klaim JIS Lebih Baik Dibandingkan Markas Manchester United
Indonesia
Anies Klaim JIS Lebih Baik Dibandingkan Markas Manchester United

"Insya Allah lebih baik (dari Old Trafford)," kata Anies dalam Youtube Total Politik, Jakarta (21/1).

Anies Minta Media Investigasi Soal Tuduhan Gratifikasi Rumah Mewah
Indonesia
Anies Minta Media Investigasi Soal Tuduhan Gratifikasi Rumah Mewah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada media massa menginvestigasi untuk mengungkap terkait isu gratifikasi rumah mewah dari pengembang pulau reklamasi.

Jokowi Siapkan Posisi Wakil Menteri Dalam Negeri tapi Belum Diisi
Indonesia
Jokowi Siapkan Posisi Wakil Menteri Dalam Negeri tapi Belum Diisi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan menambah jabatan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri). Namun, sampai saat ini posisi tersebut belum terisi.

AHY Ingatkan Sejarah Reformasi 98 Ketika Pemimpin Lupa Turun Takhta
Indonesia
AHY Ingatkan Sejarah Reformasi 98 Ketika Pemimpin Lupa Turun Takhta

Imbauan AHY terkait wacana penundaan pemilu 2024 yang belakangan mulai ramai.

Tilang ETLE Tol Berlaku 1 April, Ini Batas Kecepatan Berkendara di Jalan Tol
Indonesia
Tilang ETLE Tol Berlaku 1 April, Ini Batas Kecepatan Berkendara di Jalan Tol

Tilang elektronik atau ETLE akan berlaku pada 1 April 2022. Pengendara diharapkan memperhatikan batas kecepatan kendaraannya.

Bebas dari Penjara, Angelina Sondakh: Allah Menampar Saya
Indonesia
Bebas dari Penjara, Angelina Sondakh: Allah Menampar Saya

Mantan anggota DPR RI Angelina Sondakh mengungkapkan penyesalannya atas korupsi yang dia lakukan dulu.

Tanggapan KSAL Yudo Margono soal Isu Penyusupan Paham Komunis di Tubuh TNI
Indonesia
Tanggapan KSAL Yudo Margono soal Isu Penyusupan Paham Komunis di Tubuh TNI

Alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIII/tahun 1988 ini menjamin TNI AL tidak disusupi paham komunis.