Wagub DKI Tunggu Keputusan Pusat Soal Level PPKM Wagub Ahmad Riza Patria menyampaikan keterangan pers usai meninjau pelaksanaan vaksinasi dan donor darah di SMKN 29 Jakarta, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (11/9/2021). (ANTARA/Sihol Hasugian)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta bakal mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat ihwal nasib kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam penanganan COVID-19.

Hari ini, Senin (20/9), dimungkinkan pemerintah pusat akan mengumumkan status Pemprov DKI dalam penanggulangan wabah virus corona.

"Prinsipnya kami akan melaksanakan dengan baik yah apa pun keputusan," ucap Wakil Gubernur (Wagub) DKI Ahmad Riza Patria di Jakarta, Senin (20/9).

Baca Juga:

PPKM Diperpanjang, Bioskop Boleh Beroperasi Hingga Ganjil Genap di Tempat Wisata

Pada prinsipnya, ucap Riza, pihaknya akan melaksanakan apa yang nantinya ditetapkan pemerintah pusat. Sejauh ini, DKI menjalankan semua yang diputus pempus dalam mengendalikan COVID-19.

"Ya nanti PPKM kami bergantung kepada kebijakan pemerintah pusat," urai ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini.

Seorang lansia berdoa saat sedang menjalani suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada Minggu (12/9/2021). ANTARA/Andi Firdaus/am.
Seorang lansia berdoa saat sedang menjalani suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada Minggu (12/9/2021). ANTARA/Andi Firdaus/am.

Orang nomor dua di DKI ini pun mengaku bersyukur kasus COVID-19 di ibu kota mengalami penurunan yang signifikan. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta menjalankan protokol kesehatan (prokes).

"Kita tunggu saja keputusan dari pemerintah pusat, apakah tetap di level 3 atau turun di level 2," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Kabupaten Cirebon Masuk PPKM Level 4, lni Penyebabnya

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas Nemangkawi Tangkap Buronan Separatis Papua Terlibat Pencurian Senjata
Indonesia
Satgas Nemangkawi Tangkap Buronan Separatis Papua Terlibat Pencurian Senjata

Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi menangkap satu daftar pencarian orang (DPO) kelompok separatis dan teroris (KST) Papua, Kopengga Enumbi.

Kasus Aktif Corona 7.354 Orang, Dinkes Solo: Pemerintah Salah Input Data
Indonesia
Kasus Aktif Corona 7.354 Orang, Dinkes Solo: Pemerintah Salah Input Data

Sejak Solo ditetapkan kejadian luar biasa (KLB) pada 13 Maret 2020 hingga saat ini jumlah kasus Covid-19 ada sebanyak 9.377 kasus.

IPW: Teroris yang Sudah Selesai Jalani Hukuman Kini Bebas Melakukan Aktivitas
Indonesia
IPW: Teroris yang Sudah Selesai Jalani Hukuman Kini Bebas Melakukan Aktivitas

Tingkat kerawanan ini makin tinggi tatkala konflik polri dengan ormas keagamaan yang dipimpin Rizieq tak kunjung selesai

Kronologi Detik-Detik KPK Tangkap Menteri Edhy Prabowo di Bandara Soetta
Indonesia
Kronologi Detik-Detik KPK Tangkap Menteri Edhy Prabowo di Bandara Soetta

Edhy ditangkap usai mendarat di Terminal 3 Kedatangan International Bandara Soekarno Hatta

Prasasti Penghormatan Tenaga Medis Melawan COVID-19 Bakal Dibangun di JPO Sudirman
Indonesia
Prasasti Penghormatan Tenaga Medis Melawan COVID-19 Bakal Dibangun di JPO Sudirman

Revitalisasi JPO Karet Sudirman juga ditujukan untuk peningkatan pelayanan mobilitas aktif

Alasan PDIP Keberatan Pileg dan Pilpres Digelar 15 Mei
Indonesia
Alasan PDIP Keberatan Pileg dan Pilpres Digelar 15 Mei

Fraksi PDIP di DPR keberatan dengan sikap pemerintah yang mengusulkan pencoblosan pileg dan pilpres dilakukan pada 15 Mei 2024.

Syarat Naik Kereta Api di KAI Daop 3 Saat PPKM Darurat
Indonesia
Syarat Naik Kereta Api di KAI Daop 3 Saat PPKM Darurat

Aturan tersebut mengacu pada SE Kemenhub No 42 Tahun 2021

Pemkot Jakarta Pusat Pastikan Hotel di Kawasan HI tak Rayakan Tahun Baru
Indonesia
Pemkot Jakarta Pusat Pastikan Hotel di Kawasan HI tak Rayakan Tahun Baru

"Di hotel ini tidak ada orang (kerumunan) prinsipnya dunia usaha Hotel mematuhi seruan Gubernur nomor 17 tahun 2020," tegas Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi.

Politisi Senayan Minta Jokowi Desak PBB Kirim Pasukan Perdamaian ke Palestina
Dunia
Politisi Senayan Minta Jokowi Desak PBB Kirim Pasukan Perdamaian ke Palestina

Pemerintah Indonesia menyiapkan pasukan perdamaian untuk diterjunkan di wilayah Palestina, jika PBB membuat keputusan penempatan pasukan perdamaian di zona penyangga antara Israel-Palestina.

Gempa Magnitudo 5,5 Kembali Guncang Malang
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,5 Kembali Guncang Malang

Gempa M 5,5 itu terjadi di kedalaman 98 kilometer